| |
|
|
MLM dan jaringan yang dipaksakan..............
Kamis, 8 Mei 2008 @ 09:42 WIB - Diari
Masih ingat dengan kejadian yang menimpa Adnan Buyung Nasution di Bandara Changi beberapa waktu yang lalu?.Waktu itu karena masalah paspor Adnan Buyung Nasution mendapatkan perlakuan yang kurang nyaman dari pihak keamanan.Segera saja peristiwa itu menimbulkan kehebohan di negara kita.Adnan Buyung menghubungi jaringan yang pejabat yang dikenalnya untuk melakukan protes ke Singapura.Dan barangkali kita akan takjub dengan jaringan yang dimiliki pengacara berambut perak ini.Sekian puluh tahun malang melintang di LSM dan bidang hukum yang digelutinya membuat Adnan Buyung mempunyai pergaulan luas di banyak kalangan.
Banyak yang sepakat bahwa teman dan jaringan yang dibina sekian tahun dalam pergaulan adalah asset.Dan secara sadar atau pun tidak untuk keperluan tertentu banyak yang "memanfaatkan" jaringan dan pergaulan yang dimikinya.Namun barangkali anda akan takjub ketika memori anda tentang seorang teman lama mulai terkikis seiring waktu dan tiba-tiba teman lama anda menghubungi anda kembali.Anda boleh saja merasa kecewa kalau anda merasa berada di sebuah mata rantai pergaulan dan anda merasa "dimanfaatkan" dalam mata rantai itu.
MLM atau multi level marketing adalah salah satu bidang pemasaran yang pandai memanfaatkan jaringan.Dan barangkali anda tidak mengharapkan seorang teman lama tiba-tiba menghubungi anda "hanya" untuk menawarkan bisnis multi level marketing.Suatu hari,sepulang dari kantor,hp saya menjerit-jerit menandakan ada panggilan yang masuk.Layar di hp saya tertulis sebuah nama teman lama yang sudah hampir 2 tahun kami tidak berkomunikasi."Ada apa gerangan....?",batin saya.Setelah berbasa-basi sejenak si teman lama tadi bertanya,"Masih kerja di tempat yang dulu....?". "Masih....",jawab saya.Dan bla..bla..bla si teman lama tadi menerangkan tentang bisnis multi level marketing yang kini diikutinya.Tentunya di akhir kalimat dia berharap saya masuk dan terlibat dalam bisnis yang digelutinya. "Kamu menghubungi saya hanya untuk menawarkan bisnis MLM...?,"ada sedikit rasa kecewa menggelayut di pikiran saya.Dan bla..bla...bla teman lama itu menceritakan hal-hal yang sudah umum kita dengar tentang multi level marketing.
Meski berbeda jenis bidang usahanya,namun MLM menampilkan gaya yang seragam dari para pelakunya.Stimulan yang sedemikian rupa dari para seniornya membentuk pelaku bisnis ini menjadi orang-orang yang ulet dan pantang menyerah.Dan keramahan adalah salah satu kunci utama untuk memperluas jairngan ataupun memanfaatkan jaringannya yang sudah dipunyainya.Maka kalau anda mendapatkan keramahan di kota metropolitan yang konon individualis ini,maka janganlah anda terlalu bergembira.Belum tentu keramahan yang anda dapat adalah sebuah kehangatan hubungan antar manusia.
Suatu kali,sehabis makan siang di sebuah warung,seorang ibu menegur saya dengan ramah.Dan kota metropolitan membentuk saya mnjadi pribadi yang paranoid."Tumben ada orang yang ramah....,".Dan kami pun kemudian terlibat pembicaraan yang akrab.Saya sedikit takjub dengan kemampuan si ibu ini mengorganisir sebuah pembicaraan."Mas sudah tahu tentang bla...bla...bla....,tiba-tiba si ibu mengalihkan pembicaraan.Oh...Tuhan..si ibu pun mulai menawarkan MLM yang digelutinya.Entah kenapa saya menjadi tidak berselera melanjutkan pembicaraan.Untuk tidak menyinggung perasaan,saya menunggu jeda pembicaraan untuk kemudian saya pun berlalu dari tempat itu.
Ada momen yang kurang tepat yang membuat penampilan MLM menjadi menyebalkan.Ada semangat pantang menyerah yang membuat MLM menjadi kurang bersahabat.Ada kemauan untuk berhasil meski terkadang seperti memaksakan kehendak.Dan handphone saya sudah seminggu ini menerima SMS yang berisi ajakan untuk mengikuti sebuah presentasi MLM.Meskipun saya tak kunjung menjawab dan mengiyakan SMS tersebut,namun si pengirim nampaknya tak bosan untuk selalu mengirimkan SMS ke hp saya.Perjuangan tak kenal lelah yang terkadang membuat orang lain menjadi bosan.
|
Disarankan: 1
 |
| |
hideous Kamis, 8 Mei 2008 @ 09:52 WIB
 (Reply)
quote: dan kota metropolitan membentuk saya mnjadi pribadi yang paranoid."
kok saya malah lebih tertarik sama kalimat ini neh
aih , waspada boleh aja lah mas, tapi jangan lantas jadi paranoid mencurigai semua orang hehee
btw, tumben posting lagih, dah inget passwordnya yah
|
|
 |
 |
 |
| |
henceu Kamis, 8 Mei 2008 @ 11:33 WIB
 (Reply)
sama kayak hideous, saya jadi tertarik sama quote nya... gak baik loh kalo paranoid sm semua orang, bisa2 kita dianggap orang aneh, kaku, anti sosial, dan kata2 yang kita keluarin bisa jadi terkesan sm orang sinis, bahkan mungkin gak manusiawi... hehehe
|
|
 |
 |
 |
| |
debby_cavanna Kamis, 8 Mei 2008 @ 11:40 WIB
 (Reply)
menjaga diri/pemproteksi diri atau apapun nama lainnya boleh2 aja..sah2 aja..
asal ingat kita hidup didunia yang serba multi. multi budaya, multi personal, multi wawasan dll banyak orang yg mungkin memaklumi sikap protektif anda yang menyebabkan anda menjadi paranoid. tapi banyak juga orang yg menganggap anda anti sosial, skeptis, dll seperti yg dikatakan saudara henceu.
coba lah belajar berpikir positif terhadap manusia lain, pandang dari sisi yg berbeda. jangan hanya dr kaca mata ego dan pemikiran sempit.
jika ada masalah/duka/sakit itu wajar. inilah hidup, harus ada keseimbangan. senang dan sakit, duka dan suka.dll.
sekian dan terima kasih ulasan dari debby
|
|
 |
 |
 |
| |
harry_zoe Kamis, 8 Mei 2008 @ 14:33 WIB
 (Reply)
di blog gue ada mlm tapi gak maksa juga gak keluarin duit buat bayar jaringan.hehheheh...maaf tapi gue bukan promosi.gak diliat juga gak apa gak join jg tak apa. hanya konfirmasi aja!
|
|
 |
 |
 |
| |
lesa Senin, 25 Mei 2009 @ 11:08 WIB
 (Reply)
ya memang betul, gara2 mlm banyak orang jadi ramah mendadak! saya gk menyalahkan sikap anda....memang males kalo sistem prospeknya masih seperti itu.....kaya jadi tukang minta2...kuno,,,
|
|
 |
 |
 |
|
|
|
|
Created on:
Selasa, 2 Mei 2006 @ 10:17 WIB |
|
|