| |
|
|
" Maaf Aku Sedang di-Detox "
Rabu, 20 Agustus 2008 @ 08:08 WIB - Diari
Sudah saatnya aku bangkit, berdiri dan berlari dari rasa yang sudah memanipulasi diri ini. Berbulan-bulan aku tenggelam dalam dunia sunyi, menyepi, mencari ruang sendiri lalu hanya sekedar berduaan dengannya dalam alam bawah sadarku.
Dia seolah berada di sisiku, menemani detik ke menit lalu ke jam dan hari. Bercumbu dengannya dalam bait-bait kalimat penuh kecengengan. Hingga aku dibuat sakaw.
Bukan tanpa upaya, seringkali aku berusaha melupakannya. Seperti detik ini juga. Menghapus jejaknya, mendellete bayangannya. Namun apa coba yang terjadi ? Selalu saja dia hadir kembali. Menemani hari-hari sunyiku menjadi cukup berdua saja bermesraan dalam maya. Padahal aku sadar bahwa semua hanya hayalan semu.
Berlembar bait puisi pernah kutulis. Dan semuanya hanya cengeng belaka Beratus kata layaknya pujangga pernah kuukir. Namun semuanya hanya semakin menenggelamkanku saja.
Berapa banyak waktuku terbuang ? Tak terhingga, hanya karena, kataku, AKU JATUH CINTA PADANYA. Cinta apa, bagaimana, untuk apa, mau dibawa kemana ?
Jatuh cinta padanya sama saja dengan menghisap sabu sabu, memabukkanku. Sudah berbulan lamanya aku jadi pecandu Menjadi perempuan cengeng, manja, banyak berharap.
Dan Hari ini aku akan memulai saja masa detoxifikasi ini. Membersihkan candu asmara. Pasti aku akan dibuat menderita karena semua organ tubuhku tentu akan mencarinya. Dimana mana di seantero mataku bisa memandang, telingaku bisa mendengar, kulitku bisa meraba, hatiku bisa bicara. Pasti aku akan mencarinya, dan itu adalah puncak penderitaanku.
Aku harus semangat dan yakin bahwa aku akan segera pulih dari ketergantungan ini. Aku tidak butuh prof. Dadang Hawari. Aku tidak butuh pesantren Abah Anom di Tasikmalaya. Aku akan mencoba dengan caraku sendiri. Aku sudah cukup dibekali rasa percaya diri, karena aku juga masih mempunyai antibodi.
Ya, kumulai saja langkah pertamaku dengan menyimpan telepon genggam di tempat yang aku AKAN LUPA MENCARINYA ( ??? ).
Diam-diam fikiranku masih saja tertuju pada HP ku. Disana ada berpuluh sms darinya. Aku tersesat....ambil lagi...enggak...ambil...enggak....ambil..enggak..... Uuurrrrrrggggggghhhhhhhhhhh......!!!!
|
Disarankan: 0
 |
| |
loiyloi Rabu, 20 Agustus 2008 @ 08:15 WIB
 (Reply)
kyaaaaaaa
hp nya kasih ke loiy aja bund hihihi pasti engga bisa di ambil lagi deh
*wushhhhhh kaburrrrrrrrrrr
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 20 Agustus 2008 @ 10:26 WIB
wuaaaaa...ntar ada yang pesen buku gimana ?
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
abell Rabu, 20 Agustus 2008 @ 09:49 WIB
 (Reply)
udah deeeh... nikmatin aja ! qlo emang itu bisa bikin semangat hidup ! krn gue jg pernah nyesel knp gue harus berhenti berharap... pdhl harapan itu bisa bikin gue kuat !
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 20 Agustus 2008 @ 10:30 WIB
nikmat c nikmat bell cuma banyak tapinya....tapi....tapi....
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
harry_zoe Rabu, 20 Agustus 2008 @ 10:22 WIB
 (Reply)
jangan jatuh cinta padanya jangan berharap padanya satu yang pasti kamu pasti adalah salah satu teman terbaiknya!
|
|
 |
 |
 |
| |
rawinaw Rabu, 20 Agustus 2008 @ 11:39 WIB
 (Reply)
yeah tekad diri lebih utama dari yang lain ... met kenal yah
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 20 Agustus 2008 @ 11:45 WIB
benar seraya berdoa, mudah"an bisa melauinya.
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
masboi_69 Rabu, 20 Agustus 2008 @ 13:08 WIB
 (Reply)
oohh siapakah lelaki itu...??
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 20 Agustus 2008 @ 20:29 WIB
hihihi.... gak tau tuh, gak kenal, laki laki asing yang selalu menggasing di sputar otakku....hahahahaha
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
nia_bjm Rabu, 20 Agustus 2008 @ 16:05 WIB
 (Reply)
hemmmm .. cinta cyberkah?? cinta via smskah???
hiks hiks hiks ..  whaaaaaaaaaaaa .. ga bisa koment niii baca postingannya mbak skrg
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 20 Agustus 2008 @ 20:35 WIB
pagi tadi pulpen di saku bajuku mengetuk dadaku rupanya ia ingin berbicara, meminta : "ijinkan aku menulis tentang diri sendiri, sesekali aku juga ingin bebas sepertimu ! "
aku hanya tersipu, kamu pasti mengiraku melucu.
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
dha lop mamah Rabu, 20 Agustus 2008 @ 21:06 WIB
 (Reply)
biar kan waktu yg terbuang demi cinta.. jangan kau sesali seolah kau merugi... karna cinta sangat lah berarti... dia kan hadir di hembusan nafas mu.. yg slalu menghiasi arti hidup mu...
karna cinta untuk cinta... kamu harus rela memberi,tanpa harus memita imbalan dari nya.. itulah cinta yg berarti.
katakan ya kalo emang km mencintai.. jangan satukan cinta dengan ucapan "tapi"  karna cinta sangat lah berarti... 
mom ada apa sih ??
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 20 Agustus 2008 @ 22:25 WIB
hmmmm betul dha bahwa cinta menjadi agung jika kita mampu dan ikhlas mencintai seseorang yang ternyata tak mencintai kita. cinta pula yang telah mengajarkan mom untuk ikhlas mendoakannya. mom bersyukur, tentang kekuatan cinta: merubah segalanya jadi hal yang terbaik; besarkan hati, beri kekuatan.
walaupun dha,.....siapakah dia dimanakah dia
|
| |
|
|
 |
 |
 |
|
|
|
" Kuta Bali "
Jumat, 15 Agustus 2008 @ 19:48 WIB - Diari
Sam, kau memang pantas marah. Menunggu cinta Tanya selama dua tahun dan ujung-ujungnya malah disia-siakan. You have a right to be disappointed. Kau boleh saja berasumsi bahwa endless love is only utopian fantasy. Itu hakmu ! Tapi...bukankah kau sekarang punya Maura, Sam ? She is so in love with you dan jangan dustai perasaanmu sendiri, You also love her. So what else ? Kenapa masih meragu, Sam ?
Ya, Tanya datang kembali. Wajar kalau tiba-tiba merasa bimbang. No matter how, kau tak bisa begitu saja membunuh perasaan yang telah tumbuh berakar dalam kalbumu. But, she is just a past. Kenapa masih saja menileh dan melukai diri sendiri ? Kau lihat akibatnya, Sam ? In front of You stand Maura’s n Tanya’s, dua jalan berbeda yang akan membawamu menuju bahagia-atau-atau duka ( we’ll see where distiny will take You ) Tapi intinya tetap sama, Sam. You have to choose. Kini atau masa lalu Dan jangan kira kau bisa berbalik dan mengingkari keputusanmu sendiri. You would never be that lucky, Sam.
******
Khatam juga akhirnya novel Moamar Emka setebal 184 halaman setelah kubaca sejak tadi pagi, saat menunggu panggilan dari perawat, sampai barusan. Ooooiiii..kepotong banyak tuh, dipake makan, bobok siang, sms an, Ol bentar karena langsung keluar keringat dingin. Alhamdulillah akhirnya selesai juga. Btw, tadi pagi cek cek sound lagi oleh juragan dokter....
Balik lagi ke Novel berjudul Kuta Bali ini Cover book nya matching dengan judul Novel ini, bibir pantai dengan nuansa langit bergradasi kuning keemasan. Exotis. Cerita yang ringan dengan mengambil setingan tentu di Bali ini mengalun dengan alur yang kalau aku bisa katakan agak monoton. It’s ok masih terlampau banyak kehebatan seorang Moamar Emka dibanding tulisanku...wakakakkkk...keren lah pokoknya. Emka cukup inovatif mengurai novel ini menjadi bacaan yang ...aku sendiri hampir gak mau menundanya. Dan yang penting buatku, ada satu hal yang paling nonjok dari buku ini. Bagiku hanya ada satu pilihan, one choose, tak ada dua...
|
Disarankan: 0
 |
| |
khoiri_se Jumat, 15 Agustus 2008 @ 20:21 WIB
 (Reply)
aku mau baca tapi kok males...
|
|
 |
 |
 |
| |
mila nih teh... Sabtu, 16 Agustus 2008 @ 08:37 WIB
 (Reply)
udah sembuh teh?? sakit apa cih, kecapekan kali bun...
|
|
 |
 |
 |
| |
sarojini Senin, 18 Agustus 2008 @ 08:14 WIB
 (Reply)
kkyy.. sorrryy nih baru mampir. baru tahu dari ebeng... ok.. ini cerpennya kky? udah apa masih ada sambungan? .. aku copi dulu biar kubaca ulang lagi siip say majuuu teruuus...
|
|
 |
 |
 |
| |
koesplator Rabu, 20 Agustus 2008 @ 21:19 WIB
 (Reply)
jadi ingat lagunya andre hehanusa 'kuta bali'
|
|
 |
 |
 |
|
|
|
" Menulis Dengan Hati, di Bedah Buku Three Colours
Rabu, 6 Agustus 2008 @ 11:03 WIB - Diari
Ungkapan menarik yang disampaikan pada saat buku Three Colours dibedah oleh para pakar sastra di gedung HB .Yassin Tanam Ismail Marzuki, ternyata amat relevan dengan proses menulis ala aku.
Selama dua jam buku Three Colours habis "dipretelin" oleh para pakar dan kritikus sastra juga para penulis kondang lainnya. Tentu saja semua rangkaian acara selama dua jam ini amat membanggakan sekaligus mengharukan aku. Baiklah reportase selengkapnya akan disampaikan di blog 3C.
Aku hanya ingin mengupas sedikit saja tentang " Menulis Dengan Hati " , apakah itu ?
Jujur saat seorang pakar sastra mengungkapkan hal ini membuatku manggut-manggut. Maksudku begini, katakanlah aku sebagai seorang yang punya hobby menulis, tentu mempunyai beberapa kebiasaan menulis. Dan tentu saja amat memungkinkan untuk berbeda dengan penulis yang lain.
Buat aku saat mood untuk menulis itu ada, lalu didukung oleh inspirasi, maka tulisan biasanya akan lebih mudah mengalir. Hati dan seluruh ekspresi jiwa ku juga berada dalam tulisanku. Bukan hal yang aneh apabila aku sedang menulis tentang suatu hal menyentuh perasaan, maka air mata pun bisa jatuh berderai-derai. Maka saputangan ( aku kurang suka menggunakan tisue, tau sendiri kan, ada apa dengan tisue ) akan selalu setia menjadi kawanku. Dan aku akan masuk ke dalamnya, menjadi tokoh yang berada di balik cerita sekaligus menjadi sutradara. Buatku menulis juga tidak bisa dipaksa. Namun membiasakan menulis juga akan membantu proses kreatif sebuah tulisan.
Karena aku tidak punya latar belakang seorang penulis, ternyata hobi membaca juga amat membantu menambah wawasan, menjadikan referensi , dan terkadang buku yang sudah kubaca juga bisa menjadi inspirasi.
Jadi sebetulnya ada beberapa hal yang bisa menuntunku menulis namun ada satu yang tidak pernah bisa lepas dari proses kreatif tulisanku, yakni "Menulis Dengan Hati". Akhirnya klop juga dengan apa yang para pakar sampaikan.
***********
"Kecelakaan kecil, saat hak sepatuku yang tinggi, patah, jadi moment bagus buat sang fotographer, Jini " Untung ada sepatu fitness Jini yang kepanjangan....

Salah kostum buuuukkk....!!! Tapi tetep aja PD....

" Proses kreatif pembuatan cerpen di blog..bla...bla....bla.."

" Eeehhh...ada pak Teguh Esha, itu loh penulis Novel Ali Topan Anak Jalanan, sempat memberondong dengan pertanyaan tajam menukik hehehe..tapi asik koq "
|
Disarankan: 0
 |
| |
herdiboy2 Rabu, 6 Agustus 2008 @ 11:13 WIB
 (Reply)
loh foto mhiminya mana ? ga datang ya dia ? hmm.. iya tuh lucu pake sepatu kets jadinya bunda.. seru dopng karyanya dikupas.. hasilnya gimana ? lulus kan ?
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:06 WIB
mhimi gak datang bro..... yaaahh..terpaksa aja, daripada gak pake sepatu.... pas masuk ke gedung, malah banyak yang lebih aneh penampilannya dariku...waakkkss..jadi nambah pd aja.. hasilnya? nanti di blog three colours bakal dikupas habis...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
masboi_69 Rabu, 6 Agustus 2008 @ 12:15 WIB
 (Reply)
abis ditelanjangi yaaa sama para novelis..??, trus hasilnya gmn..??
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:08 WIB
yupe masboi... hasilnya jadi nambah pengalaman dan banyak kejutan...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
miayam Rabu, 6 Agustus 2008 @ 12:31 WIB
 (Reply)
hati adalah kebenaran
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:12 WIB
yooiii...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
nia_bjm Rabu, 6 Agustus 2008 @ 12:49 WIB
 (Reply)
diam lalu ( ikut ) manggut manggut .. seakan lg dengerin mbak okky yg lagi ngomong didepan sy ..
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:14 WIB
iihh..hihihihi..nia mah gitu. nanti aku mau denger nia presentasi gkm deh..ngintip dari jauh....
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
miladewi Rabu, 6 Agustus 2008 @ 12:54 WIB
 (Reply)
biar saltum tapi tetep geulis... teh, gw capek banget... baru kali ini posting lagi...thanks teh...
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:19 WIB
hi hi hi....abis gimana lagi coba neng, disaat krisis biasanya muncul ide briliant...jadi kena deh, gak ada akar, rotanpun bisa...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
hideous Rabu, 6 Agustus 2008 @ 13:22 WIB
 (Reply)
menulis dengan hati itu rasanya emang nyenengin banget, kita jadi lancar bertutur dan terkadang malah ikut masuk ke dalam alurnya
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:22 WIB
memang yud begitulah sebaiknya. penulis akan mendapatkan nilai kepuasan tersendiri
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
harry_zoe Rabu, 6 Agustus 2008 @ 14:51 WIB
 (Reply)
aku sih biasanya menulis dengan tangan!hehhehhe.... sukses ya bund
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:24 WIB
yaa..yaa..yaa...tapi tetep pake hati kan..?
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
indian Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:01 WIB
 (Reply)
aiiiih.. serunya..
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:25 WIB
sayang sekali neng indi gak datang
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
mommyhore Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:07 WIB
 (Reply)
hiks...udah lama gak blogwalking, baca tulisan bunbun aku kok jadi terharu...
sukses terus ya bunda cantikkuwwww!!!
jadi inget blom beli bukunya...hiks lagi....
 |
 |
| |
 |
bubu_okky Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:27 WIB
momy....bunbun kangen iiiyyhh...sehatkah..? udah lama juga gak jalan ke momy. makasih yach doanya.. eeeehhh..sok atuh cepetan beli buku 3c nya geulis...
|
 |
 |
| |
 |
mommy Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:33 WIB
kiriiimmm!!
japri yah bun!!!
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
abell Rabu, 6 Agustus 2008 @ 15:33 WIB
 (Reply)
oooh.... nulis pake hati yah bukan pake tangan...?? heheheh
 |
 |
| |
 |
teh okky Rabu, 6 Agustus 2008 @ 18:24 WIB
yah bell pake hati plus tangan plus-plus dah
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
awonk Rabu, 6 Agustus 2008 @ 16:50 WIB
 (Reply)
mampir ah buuu
 |
 |
| |
 |
bunda Rabu, 6 Agustus 2008 @ 18:26 WIB
mangga..mangga lenggah kasep..aya lalawuhna haturan nu kasep....
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
aman Kamis, 7 Agustus 2008 @ 10:46 WIB
 (Reply)
eh selamat, mbak, ya atas terbit 3c-nya. saya juga ikut hadir waktu diskusi dan tidak sempat ngobrol lama. cuma nyempetin ngucapin selamat aja.
btw, blognya mbak jini apa ya? ada utang yang harus ditagih, hahaha.
|
|
 |
 |
 |
| |
sarojini Minggu, 10 Agustus 2008 @ 10:21 WIB
 (Reply)
okkky...... ternyata sepatu kets fitness ku turut berperan dalam suksesnya bedah buku3 c.. he hee menulis dengan hati.. berjalanpun dengan hati yang penuh percaya diri dan hati yang penuh ngakak ha haa..
|
|
 |
 |
 |
| |
ferror Jumat, 15 Agustus 2008 @ 08:00 WIB
 (Reply)
wah asik dong dapat banyak ilmu, bun cerpennya yang mana siih?
|
|
 |
 |
 |
|
|
S E L A N J U T N Y A »
|
|
Created on:
Jumat, 30 Mei 2008 @ 18:46 WIB |
|
|