HOME BLOG
   
  xiaoXue's
http://cellycute.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
 
Rabu, 17 Juni 2009 @ 18:47 WIB - Diari


http://www.quizbox.com/personality/test82.aspx

Your view on yourself:
You are down-to-earth and people like you because you are so straightforward. You are an efficient problem solver because you will listen to both sides of an argument before making a decision that usually appeals to both parties.

The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:
You are a true romantic. When you are in love, you will do anything and everything to keep your love true.

Your readiness to commit to a relationship:
You are ready to commit as soon as you meet the right person. And you believe you will pretty much know as soon as you might that person.

The seriousness of your love:
You are very serious about relationships and aren't interested in wasting time with people you don't really like. If you meet the right person, you will fall deeply and beautifully in love.

Your views on education
Education is very important in life. You want to study hard and learn as much as you can.

The right job for you:
You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life.

How do you view success:
You are afraid of failure and scared to have a go at the career you would like to have in case you don't succeed. Don't give up when you haven't yet even started! Be courageous.

What are you most afraid of:
You are concerned about your image and the way others see you. This means that you try very hard to be accepted by other people. It's time for you to believe in who you are, not what you wear.

Who is your true self:
You are mature, reasonable, honest and give good advice. People ask for your comments on all sorts of different issues. Sometimes you might find yourself in a dilemma when trapped with a problem, which your heart rather than your head needs to solve.

http://www.quizbox.com/personality/test81.aspx


1. You've got great self-confidence and you're full of charm. Most guys who get to know you will be attracted to you. You are far from sweet and proper; your intriguing personality fascinates them. Most guys find it easy to fall for a girl like you.
2. You really care about other people's feelings and are quite serious about the issues that affect your life. You are sincere, and your concern for the well-being of others makes many people want to be your friend.
3. You are a bright, cheerful and bubbly person. You are thoughtful and considerate, and like to have fun. Everybody feels comfortable around you because of your pleasant nature. When you walk into a room, people's eyes are likely to be drawn to you because of your charm.
4. Guys see you as being a thinker and a careful person. They will be really attracted to this quality in you, but you need to learn to speak your mind, otherwise people will find you too shy and quiet. Learn to relax and lighten up--it's okay to have fun sometimes. When you learn to develop your fun-loving side, guys are going to flock to your side.
5. Your boyfriend believes that you are a strong and independent person. Your confidence and cheerfulness make you an attractive person to be around, but sometimes you need to pay more attention to what other people, including your boyfriend, are thinking.


Disarankan: 0
  Komentar: 0 | Beri Komentar    Recommen | Print



Senin, 11 Mei 2009 @ 22:10 WIB - Diari


THE ROOM


Cerita di bawah ini tentang Brian Moore yang berusia 17 tahun, ditulis
olehnya sebagai
tugas sekolah. Pokok bahasannya tentang sorga itu seperti apa. "Aku
membuat mer eka
terperangah," kata Brian kepada ayahnya, Bruce. "Cerita itu bikin
heboh. Tulisan itu
seperti sebuah bom saja. Itulah yang terbaik yang pernah aku tulis."
Dan itu juga merupakan
tulisannya yang terakhir.



Orangtua Brian telah melupakan esai yang ditulis Brian ini sampai
seorang saudara sepupu
menemukannya ketika ia membersihkan kotak loker milik remaja itu di SMA
Teays Valley,
Pickaway County, Ohio .



Brian baru saja meninggal beberapa jam yang lalu, namun orangtuanya
mati-matian mencari
setiap barang peninggalan Brian: surat-surat dari teman-teman sekolah
dan gurunya, dan
PR-nya.. Hanya dua bulan sebelumnya, ia telah menulis sebuah esai
tentang pertemuannya
dengan Tuhan Yesus di suatu ruang arsip yang penuh kartu-kartu yang
isinya memerinci setiap
saat dalam kehidupan remaja itu. Tetapi baru setelah kematian Brian,
Bruce dan Beth,
mengetahui bahwa anaknya telah menerangkan pandangannya tentang sorga.



Tulisan itu menimbulkan suatu dampak besar sehingga orang-orang ingin
membagikannya. "Anda
merasa seperti ada di sana ," kata pak Bruce Moore. Brian meninggal
pada tanggal 27 Mei,
1997, satu hari setelah Hari Pahlawan Amerika Serikat. Ia sedang
mengendarai mobilnya
pulang ke rumah dari rumah seorang teman ketika mobil itu keluar jalur
Jalan Bulen Pierce
di Pickaway County dan menabrak suatu tiang. Ia keluar dari mobilnya
yang ringsek tanpa
cedera namun ia menginjak kabel listrik bawah tanah dan kesetrum.



Keluarga Moore membingkai satu salinan esai yang ditulis Brian dan
menggantungkannya pada
dinding di ruang keluarga mer eka . "Aku pikir Tuhan telah memakai
Brian untuk menjelaskan
suatu hal. Aku kira kita harus menemukan makna dari tulisan itu dan
memetik manfaat
darinya," kata Nyonya Beth Moore tentang esai itu.



Nyonya Moore dan suaminya ingin membagikan penglihatan anak mer eka
tentang kehidupan
setelah kematian. "Aku bahagia karena Brian. Aku tahu dia telah ada di
sorga. Aku tahu aku
akan bertemu lagi dengannya."



Inilah esai Brian yang berjudul "Ruangan".



Di antara sadar dan mimpi, aku menemukan diriku di sebuah ruangan.
Tidak ada ciri yang
mencolok di dalam ruangan ini kecuali dindingnya penuh dengan
kartu-kartu arsip yang kecil.
Kartu-kartu arsip itu seperti yang ada di perpustakaan yang isinya
memuat judul buku
menurut pengarangnya atau topik buku menurut abjad.



Tetapi arsip-arsip ini, yang membentang dari dasar lantai ke atas
sampai ke langit-langit
dan nampaknya tidak ada habis-habisnya di sekeliling dinding itu,
memiliki judul yang
berbeda-beda.



Pada saat aku mend eka ti dinding arsip ini, arsip yang pertama kali
menarik perhatianku
berjudul "Cewek-cewek yang Aku Suka". Aku mulai membuka arsip itu
dan
membuka kartu-kartu
itu. Aku cepat-cepat menutupnya, karena terkejut melihat semua
nama-nama yang tertulis di
dalam arsip itu. Dan tanpa diberitahu siapapun, aku segera menyadari
dengan pasti aku ada
dimana.



Ruangan tanpa kehidupan ini dengan kartu-kartu arsip yang kecil-kecil
merupakan sistem
katalog bagi garis besar kehidupanku. Di sini tertulis
tindakan-tindakan setiap saat dalam
kehidupanku, besar atau kecil, dengan rincian yang tidak dapat
dibandingkan dengan daya
ingatku. Dengan perasaan kagum dan ingin tahu, digabungkan dengan rasa
ngeri, berkecamuk di
dalam diriku ketika aku mulai membuka kartu-kartu arsip itu secara
acak, menyelidiki isi
arsip ini. Beberapa arsip membawa sukacita dan kenangan yang manis;
yang lainnya membuat
aku malu dan menyesal sedemikian hebat sehingga aku melirik lewat bahu
aku apakah ada orang
lain yang melihat arsip ini.



Arsip berjudul "Teman-Teman" ada di sebelah arsip yang bertanda
"Teman-teman yang Aku
Khianati". Judul arsip-arsip itu berkisar dari hal-hal biasa yang
membosankan sampai
hal-hal yang aneh. "Buku-buku Yang Aku Telah Baca".
"Dusta-dusta yang
Aku Katakan".
"Penghiburan yang Aku Berikan". "Lelucon yang Aku
Tertawakan". Beberapa
judul ada yang
sangat tepat menjelaskan kekonyolannya: "Makian Buat
Saudara-saudaraku".


Arsip lain memuat judul yang sama s eka li tak membuat aku tertawa:
"Hal-hal yang Aku
Perbuat dalam Kemarahanku.", "Gerutuanku terhadap Orangtuaku".
Aku tak
pernah berhenti
dikejutkan oleh isi arsip-arsip ini. Seringkali di sana ada lebih
banyak lagi kartu arsip
tentang suatu hal daripada yang aku bayangkan. Kadang-kadang ada yang
lebih sedikit dari
yang aku harapkan. Aku terpana melihat seluruh isi kehidupanku yang
telah aku jalani
seperti yang dir eka m di dalam arsip ini.



Mungkinkah aku memiliki waktu untuk mengisi masing-masing arsip ini
yang berjumlah ribuan
bahkan jutaan kartu? Namun setiap kartu arsip itu menegaskan kenyataan
itu. Setiap kartu
itu tertulis dengan tulisan tanganku sendiri. Setiap kartu itu
ditanda-tangani dengan tanda
tanganku sendiri.



Ketika aku menarik kartu arsip bertanda "Pertunjukan-pertunjukan TV
yang Aku Tonton", aku
menyadari bahwa arsip ini semakin bertambah memuat isinya. Kartu-kartu
arsip tentang acara
TV yang kutonton itu disusun dengan padat, dan setelah dua atau tiga
yard, aku tak dapat
menemukan ujung arsip itu. Aku menutupnya, merasa malu, bukan karena
kualitas tontonan TV
itu, tetapi karena betapa banyaknya waktu yang telah aku habiskan di
depan TV seperti yang
ditunjukkan di dalam arsip ini.



Ketika aku sampai pada arsip yang bertanda "Pikiran-Pikiran yang
Ngeres", aku merasa
merinding di sekujur tubuhku. Aku menarik arsip ini hanya satu inci,
tak mau melihat
seberapa banyak isinya, dan menarik sebuah kartu arsip. Aku terperangah
melihat isinya yang
lengkap dan persis. Aku merasa mual mengetahui bahwa ada saat di
hidupku yang pernah
memikirkan hal-hal kotor seperti yang dicatat di kartu itu. Aku merasa
marah.


Satu pikiran menguasai otakku: Tak ada seorangpun yang boleh melihat
isi kartu-kartu arsip
in! Tak ada seorangpun yang boleh memasuki ruangan ini! Aku harus
menghancurkan arsip-arsip
ini! Dengan mengamuk bagai orang gila aku mengacak-acak dan melemparkan
kartu-kartu arsip
ini. Tak peduli berapa banyaknya kartu arsip ini, aku harus
mengosongkannya dan
membakarnya. Namun pada saat aku mengambil dan menaruhnya di suatu sisi
dan menumpuknya di
lantai, aku tak dapat menghancurkan satu kartupun. Aku mulai menjadi
putus asa dan menarik
sebuah kartu arsip, hanya mendapati bahwa kartu itu sekuat baja ketika
aku mencoba
merobeknya. Merasa kalah dan tak berdaya, aku mengembalikan kartu arsip
itu ke tempatnya.
Sambil menyandarkan kepalaku di dinding, aku mengeluarkan keluhan
panjang yang mengasihani
diri sendiri.



Dan kemudian aku melihatnya. Kartu itu berjudul "Orang-orang yang
Pernah Aku Bagikan
Injil". Kotak arsip ini lebih bercahaya dibandingkan kotak arsip di
sekitarnya, lebih baru,
dan hampir kosong isinya. Aku tarik kotak arsip ini dan sangat pendek,
tidak lebih dari
tiga inci panjangnya. Aku dapat menghitung jumlah kartu-kartu itu
dengan jari di satu
tangan. Dan kemudian mengalirlah air mataku. Aku mulai menangis.
Sesenggukan begitu dalam
sehingga sampai terasa sakit. Rasa sakit itu menjalar dari dalam
perutku dan mengguncang
seluruh tubuhku. Aku jatuh tersungkur, berlutut, dan menangis. Aku
menangis karena malu,
dikuasai perasaan yang memalukan karena perbuatanku. Jajaran kotak
arsip ini membayang di
antara air mataku. Tak ada seorangpun yang boleh melihat ruangan ini,
tak seorangpun boleh.


Aku harus mengunci ruangan ini dan menyembunyikan kuncinya. Namun
ketika aku menghapus air
mata ini, aku melihat Dia.



Oh, jangan! Jangan Dia! Jangan di sini. Oh, yang lain boleh asalkan
jangan Yesus! Aku
memandang tanpa daya ketika Ia mulai membuka arsip-arsip itu dan
membaca kartu-kartunya.
Aku tak tahan melihat bagaimana reaksi-Nya. Dan pada saat aku
memberanikan diri memandang
wajah-Nya, aku melihat dukacita yang lebih dalam dari pada dukacitaku.
Ia nampaknya dengan
intuisi yang kuat mendapati kotak-kotak arsip yang paling buruk.



Mengapa Ia harus membaca setiap arsip ini? Akhirnya Ia berbalik dan
memandangku dari
seberang di ruangan itu. Ia memandangku dengan rasa iba di mata-Nya.
Namun itu rasa iba,
bukan rasa marah terhadapku. Aku menundukkan kepalaku, menutupi wajahku
dengan tanganku,
dan mulai menangis lagi. Ia berjalan mend eka t dan merangkulku. Ia
seharusnya dapat
mengatakan banyak hal. Namun Ia tidak berkata sepatah katapun. Ia hanya
menangis bersamaku.


Kemudian Ia berdiri dan berjalan kembali ke arah dinding arsip-arsip.
Mulai dari ujung yang
satu di ruangan itu, Ia mengambil satu arsip dan, satu demi satu, mulai
menandatangani
nama-Nya di atas tanda tanganku pada masing-masing kartu arsip.
"Jangan!" seruku bergegas
ke arah-Nya. Apa yang dapat aku katakan hanyalah "Jangan, jangan!"
ketika aku merebut kartu
itu dari tangan-Nya. Nama-Nya jangan sampai ada di kartu-kartu arsip
itu. Namun demikian
tanpa dapat kucegah, tertulis di semua kartu itu nama-Nya dengan tinta
merah, begitu jelas,
dan begitu hidup. Nama Yesus menutupi namaku. Kartu itu ditulisi dengan
darah Yesus! Ia
dengan lembut mengambil kembali kartu-kartu arsip yang aku rebut tadi.
Ia tersenyum dengan
sedih dan mulai menandatangani kartu-kartu itu. Aku kira aku tidak akan
pernah mengerti
bagaimana Ia melakukannya dengan demikian cepat, namun kemudian segera
menyelesaikan kartu
terakhir dan berjalan mend eka tiku. Ia menaruh tangan-Nya di pundakku
dan berkata, "Sudah
selesai!"



Aku bangkit berdiri, dan Ia menuntunku ke luar ruangan itu.. Tidak ada
kunci di pintu
ruangan itu. Masih ada kartu-kartu yang akan ditulis dalam sisa
kehidupanku.


"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
mengaruniakan Anak-Nya
yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,
melainkan beroleh
hidup yang kekal." (Yohanes 3:16)



Jika anda ingin meneruskan pesan ini kepada sebanyak mungkin
orang-orang sehingga kasih
Tuhan Yesus akan menjamah hidup mereka , forwardlah email ini! Arsip
"Orang-Orang yang Aku
Bagikan Injil" milikku akan makin bertambah besar, bagaimana dengan
milik anda?


Disarankan: 0
  Komentar: 0 | Beri Komentar    Recommen | Print



Kamis, 30 April 2009 @ 12:33 WIB - Diari


dapet dari imel hoho...

Enak yah jadi ceweK...
Singkatan KO = Kata Orang

1. Cowok angkat barang berat, KO : Udah biasa, biarin aja nggak usah dibantuin
Cewek angkat barang berat, KO: Kesian banget, bantuin yuk..emang suaminya ke mana ?

2. Cowok pake baju cewek ,KO : Idih mbak..mo ke mana ? suwit..suwit..(bencong maksudnya)
Cewek pake baju cowok KO : Cool..boleh juga..eksentrik

3. Cowok nganterin ceweknya orang
KO : Kamu siapa ? jedag..jedug (digebukin ama cowoknya yg cewek)
Cewek dianterin ama cowok orang lain
KO : Tetep aja yg digebugin yg cowok ama cowoknya yg cewek,
bingungkan.. he..he..

4. Cowok suka shopping, KO : Amit-amit kayak cewek aja..
Cewek suka shopping KO : Udah biasa maklumlah cewek :-P

5. Cowok muter-muter di mall,
KO : Muter-muter terus, nggak beli-beli... kayak setrikaan nggak panas
Cewek muter-muter di mall, KO : Maklumlah belon ada yg cocok untuk dibeli..

6. Cowok ditraktir cewek, KO : Pelit banget sih..dasar cowok nggak modal
Cewek ditraktir cowok, KO : Emang seharusnya gitu

7. Cowok cengeng ngeliat sinetron, KO: Dasar cengeng, gitu aja nangis..gengsi doongg !!
Cewek cengeng ngeliat sinetron, KO : Bener2 berperasaan halus..dia pasti terharu..

8. Cowok nggak kerja, KO : Nggak punya malu
Cewek nggak kerja, KO : Lebih mementingkan keluarga

9. Cowok suka marah-marah, KO : Kasar banget dia, moga aja ntar suamiku nggak gitu
Cewek suka marah-marah, KO : Pasti dia lagi datang bulan

10. Cowok menangis & ketawa dalam satu waktu, KO : Gila
Cewek menangis & ketawa dalam satu waktu, KO : Begitulah cewek

11. Cowok idiot, KO : Malu-maluin
Cewek idiot, KO : Dia kan cantik

12. Cowok ngabisin duit istrinya, KO : Pasti buat selingkuh
Cewek ngabisin duit suaminya, KO : Itulah tugas cewek


Disarankan: 0
  Komentar: 0 | Beri Komentar    Recommen | Print



Rabu, 15 April 2009 @ 17:31 WIB - Diari


Sekarang ni banyaaakkk banged orang yang make blackberry... termasuk temen" ngajar gw... yang biasa gw jalan... mereka semua pake BB tuh... n sebutan nya "autis" haha....

pas liad temen gw yang baru ganti BB minggu lalu gw kepengen banged juga punya 1 itu n pas banged emang rencana mau ganti hp.. hp gw yang sekarang ngerepotin.. baju na rusak mulu *kesing* but im jobless now .. gemana mu ganti ke bb haha...

keinginan sesaat... setelah gw pikir" lagi di rumah.. itu bb bagi gw fungsi nya cman buat eksis aja di dunia maya sama temen" gw yang pake bb anytime n anywhere.. *dunia serasa di tangan gw * so seperti di film shopaholic "do i need this" jawaban nya adalah "no" haha...

semoga aje gw bisa tahan godaan n ga beli itu bb... hihi,,,


Disarankan: 0
  Komentar: 3 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Senin, 6 April 2009 @ 18:10 WIB - Diari


dah lama ga nge blog negh di sini hehehe.... saking lama nya sampe" lupa n delete theme buat blog ini *stupid me >.<*

belakangan ni cman lagi males aja c sama waktu tu kerja capee.. sekarng dah santai jadi bisa update" lagi...

cman mau ngomong gitu aja c.. tar kalu ada bahan baru tulis di sini...

wakaka...

ga jelas banged nih

bodo d... lagi ga ada kerjaan c hihi....


Disarankan: 0
  Komentar: 3 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



S E L A N J U T N Y A »



 

MY WORLD
 
    » Profile
    » Buku Tamu
personality test
the room
kata orang...
blackberry
u p d a t e ^^
Arsip Blog 
CARI BLOG:
blog na cinta
vie_chou
vie_chou
vie_chou
vie_chou
vie_chou
Total: 354 
tp masih manas2in g b...
betul-betul asli fils...
gak usah ganti bb nta...
ikutan aja indosat fa...
hiiii...lam knal yah....
 
 
Created on:
Kamis, 10 January 2008 @ 19:08 WIB
 
   
 
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
Blogger Peduli
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
free download mp3 parcel ...
free download mp3 superno...
free download mp3 superno...
free download mp3 monita ...
free download supernova -...
slanker
ovie chyndutz
idealisme
primadonna's stories
samohung
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI