HOME BLOG
   
  D@M@93
http://damage.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
 
Rabu, 11 April 2007 @ 08:29 WIB - Diari


Hi smuanya,morniiiing...

pagi ini masih ngantuk banget dech..smalem gw kuliah, duduk disebelah temen2 cowok..gw cewe sndiri dalam 1 barisan paling belakang..selebihnya cowok..coba tebak, apa yang cowok2 obrolin disaat mereka kumpul? ternyata ga beda jauh ma cewek..ngerumpi! cuman bedanya kalo cowok ngobrolinnya yang berbau agak dewasa gitu dech..hasilnya, gw puas nahan ketawa takut kedengaran pak dosen yg lagi serius ngajar SISFO..ada2 aja yah cowok kalo dah pada ngobrol, ada aja yg dijadiin bahan ledekan..jadi inget waktu oceph n bisot ngumpul..segala orang lewat lah pake di ledekin sgala..cowok2 bcanda kaya gitu gak pandang umur loh..ga cuma cowok2 abg aja yang kaya gitu..buktinya oceph n bisot masih suka kaya gitu..cuman beda nya kalo orang2 dewasa ketawa nya pada ditahan2 (jaim banget). temen2 kampus gw sndiri bukan anak2 abg..mereka udah pada kerja smua n umuran nya sepantaran n bahkan lebih tua dari gw..tapi kalo dah bercanda, ampun dech gw dibikin mules nahan ketawa..

Seneng banget kalo dah kumpul ma temen2 kampus..segala stress dikantor kaya nya hilang..pulang kerumah dengan hati senang..gak terasa sih gw skarang dah masuk semester 4..taun depan gw harus lulus karena gw cuma ambil D3 n harus nerusin ke S1..udah janji ma nyokap n alm bokap soalnya gw kudu jadi sarjana, hehehhehe...skarang gw lagi ngejar target nilai, harus rajin masuk kelas, sayang kalo dah dikelas susah banget konsen belajarnya..gimana mau konsen coba, si cowok2 itu bcanda mulu..(banyak roh jahatnya, wkk...)

udah ah cape..gw mau kerja lagi..


Disarankan: 0
  Komentar: 4 (Lihat)    Recommen | Print



Jumat, 30 Maret 2007 @ 14:34 WIB - Diari


Ga tau neh...lagi kesel banget dikantor..pengen ngacak2 aja bawaannya..dooh..kenapa yah gw...nyolotin banget nih orang2 sini...pengen gw kerjain tapi kesannya gw mendendam..tapi nih orang2 dah bangunin singa yang lagi tidur..gw lagi adem ayem eh malah diganggu..sapa yang gak marah..huuh payah...pengen ngacak2 dulu ah..gila ye gw..hehehhe biarin ah..bodo..


Disarankan: 0
  Komentar: 7 (Lihat)    Recommen | Print



Selasa, 13 February 2007 @ 09:28 WIB - Musik, Film & Hiburan


Pernah kah kamu merasakan apa artinya cinta? Apa artinya sayang? Dan seberapa berartinya kasih sayang yang kamu miliki dari orang lain atau pun kasih sayang yang kamu miliki untuk diberikan kepada orang2 yang kamu kasihi? Darimana kah kamu mendapatkan makna berarti nya orang orang yang kamu kasihi bila kamu belum pernah merasakan kehilangan orang orang itu..terkadang kita baru tersadar betapa berharganya mereka setelah kita kehilangan mereka..

---

Hari ini adalah hari yang baru di tahun yang baru, namun semangat ku belum juga pulih. Setelah lelah semalaman mengikuti pesta penutupan tahun dengan kekasih ku tersayang. Hidup ini memang indah, karena aku merasa memiliki apa yang orang lain belum tentu miliki, apa yang orang lain dambakan. Kehidupan yang begitu mendekati sempurna pikirku. Mempunyai keluarga yang harmonis, kekasih yang selalu menyayangi ku, teman teman yang selalu ada disaat susah maupun senang, pekerjaan yang sudah cukup mapan, mempunyai fisik yang cantik dan banyak lagi keberuntungan ku yang orang lain sulit memilikinya. Memang aku menyebut nya semua ini adalah keberuntungan semata, dan tidak selamanya keberuntungan memihak dan menetap dalam kehidupan ku. Hingga saat itu tiba,saat dimana semua berubah drastis, saat bumi terasa terbalik dan hancur lebur..aku tidak akan melanjutkan cerita yang satu ini, tapi nanti aku akan menceritakannya, hampir mendekati detail kepada anda.

---

Hari haripun berlalu dengan ceria, semua waktu yang ku alami terasa sangat teratur dan terarah. Memang ada satu hal yang kututupi dari hidup ku yang hampir mendekati kesempurnaan ini, yaitu tentang kekasih ku. Dia memang agak bermasalah dengan karakter yang dia miliki. Agak temperamental dan egois, namun aku berusaha menutupi dan berpura pura bahwa semua baik baik saja. Hingga ibu ku pada suatu hari mencium suatu keadaan yang kurang baik. Suatu hari aku ketika bertengkar hebat dengan kekasih ku, dan dia dengan karakternya yang agak beda selalu senantiasa menyakitiku, memang ini sudah terjadi lebih dari 1 kali semenjak kami memutuskan bersama, namun tenang saja teman, itu adalah hal biasa bagi ku, setelah bertahun tahun aku bersamanya, aku agak terbiasa dengan keadaan seperti ini. Bagi ku ini adalah hal yang sangat lumrah dalam situasi yang penuh dengan emosi, tapi itu pikiran ku dulu, tidak saat ini.
Lalu ibuku sangat, marah ketika mengetahui semua keadaan yang sebenarnya, dan ibu ku pun mengadukan nya kepada ayahku, hingga mereka sangat marah besar dan meminta ku untuk memutuskan tali kasih itu. Saat itu, adalah 1 hal yang sangat berat yang harus kulalui. Hati ini sudah sangat mencinta terlalu dalam hingga rasanya sulit untuk memutuskan hal yang terlalu pelik seperti ini.

---

Akhirnya aku memutuskan untuk menuruti kemauan orang tua ku, dan hubungan yang sudah terjalin lama itu pun usai ditengah jalan, menghentikan sebuah rencana besar yang tengah disusun oleh kami berdua. Keputusan itu aku sampaikan lewat perbincangan melalui telepon selular, aku berpikir jika harus dikatakan langsung pasti akan sangat terasa berat dan sulit. Mulanya memang kekasih ku itu tidak menerima keputusan sepihak ini, namun dia mau mengerti dengan catatan dia tetap merasa bahwa aku masih kekasih nya, dengan alasan dia masih mencintaiku, walau aku tahu bahwa cinta yang dia miliki sudah tercampur dengan benih benih kebencian, amarah dan dendam. Cinta nya sudah tercampur dengan obsesi yang berubah menjadi keposesifan. Abstrak namun lugas makin menegaskan bahwa itu adalah cinta yang tidak absurd. Ketika cinta bersatu dengan kebencian..

---

Aku baru bertemu dengannya awal januari dipersimpangan jalan belakang kantor, namun sepertinya kami sudah sangat lama saling mengenal. Padahal baru saja kami pergi bersama dan melalui malam bersama di lantai dansa yang penuh dengan hiruk pikuknya dunia malam Jakarta. Memang dia tampak seperti laki laki yang sangat baik dan perhatian, namun aku tetap saja tidak mudah mempercayai laki laki lain, dalam benak ku selalu teringat kekasih ku yang dulu. Yang jauh dalam lubuk hati ku masih terukir jelas nama nya sehingga sulit ku hapus dan kuganti dengan nama yang lainnya.
Seiring dengan berjalannya waktu, dia sudah diterima baik dengan keluarga ku. Hingga disuatu sore tanggal 30 Januari 2007 dia datang kerumah ku dan berbincang bincang dengan keluarga ku, saat itu aku tidak menyadari bahwa perbincangan itu adalah perbincangan yang terakhir dengan ayahku.

---

Malam yang kelabu, dini hari tanggal 31 Januari 2007. Ketika hujan turun deras membasahi bumi pertiwi yang haus dengan ketentraman hati, disaat diluar sana banyak manusia manusia jalang seperti srigala saling membunuh dan membabi buta menyerang sesama. Namun dalam rumah ku ini kedamaian selalu ada. Hingga detik detik mengerikan terjadi, suatu hal yang tidak bisa ku duga sebelumnya, yang merubah ku menjadi manusia yang lain, manusia dengan sejuta dendam di hati, perasaan yang berkecamuk bercampur airmata yang tak bisa mengalir membasahi pipi, namun hanya bisa melukai hati disetiap tetesannya, dan kebencian kepada pencipta. Hingga sulit kutuangkan dalam tulisan ini. Jam yang berdentang tiga kali, menandakan kepergian ayahku, untuk selamanya..

---

Bumi terasa berguncang, terbalik dan menjatuhkan ku kedalam jurang kesedihan tiada dasar. Hingga sulit hati ini berpikir jernih, begitu banyak pertanyaan yang berputar dalam pikiran sempit ku. Pertanyaan pertanyaan dengan sejuta jawaban mengandung banyak makna yang hilang dan berpendar tak tentu arah. Kebencian kepada sang Khalik terus meracuni hati ku yang buta dengan kebenaran, sebuah konsekwensi yang seharusnya aku terima. Jika ada kehidupan sudah pasti akan ada kematian. Namun hati ini masih tidak bisa menerima nya dengan lapang dada. Sebuah keikhlasan hanya menjadi fatamorgana saat itu.

---

Hari hari berlalu semakin cepat, tanpa aku sadari semua sudah seperti direncanakan. Suratan takdir yang sudah tertulis rapi dalam buku rahasia Sang Pencipta yang Maha Mementukan segala nasib yang di ciptakan Nya. Hati ini masih ternoda oleh bilur bilur kebencian, hati yang rapuh dan ternoda oleh setitik pasir kesedihan dalam kehidupan, hati ini rapuh, perih dan terluka oleh tangisan tanpa air mata, terbalut oleh pasir pasir cobaan kehidupan yang semakin membuat perih. aku mencoba memahami. Semua ini adalah cobaan ku dalam menghadapi kehidupan yang fana ini, kejadian kemarin hanyalah permulaan dari langkah kehidupan ku yang akan semakin terseok dan tersendat oleh amarah dan keegoisan. Kaki ini terasa semakin berat melangkah, jiwa ini semakin rapuh dan buta oleh kebenaran. Mungkin hanya kesadaran yang bisa mengungkapkan kebenaran, mungkin hanya kesabaran yang membangkitkan keberanian. Mungkin saja dengan ketegasan hati harapan hidup dan semangat baru akan tumbuh dalam jiwa ini, mungkin jiwa yang haus akan kasih sayang yang hilang akan terpenuhi dengan siraman ketegaran dan sebuah keikhlasan akan roda kehidupan yang terus berputar mengikuti takdir yang sudah digariskan. Mungkin saja semua ini akan berakhir, dan mimpi buruk ini akan segera usai dengan terbangunnya diri ku dari keterpurukan. Ini hanyalah sebagian kecil penenangan diriku agar diri ini segera bangkit dari mati suri nya yang panjang. Hidup ini memang misteri, seperti kepingan puzle petunjuk yang terus dicari dan dikumpulkan agar bersatu demi mendapat arti kehidupan yang sesungguhnya. Perjalanan yang kulalui sampai detik ini mungkin hanya sepersekian dari perjalanan yang akan ku hadapi nanti. Dan aku mencoba memahami, bahwa hidup ini penuh dengan kerikil tajam dan jurang yang curam, namun pemahaman itu sepertinya tiba tidak pada waktunya. Semua sudah terlambat, penyesalan menjadi hal yang sia sia. Kini aku hanya melanjutkan sisa sisa kemunafikan ku, berharap semua yang ku korban kan ini dapat aku perjuangkan hingga tiba pada saat nya topeng sandiwara ini pecah dan terlepas dari raga ku. Walau jiwa eksplosif ini cenderung rapuh, namun aku tetap berusaha untuk tetap bertahan dalam siklus kehancuran ini. Eksaltasi ini kulakukan semata agar aku tetap semangat untuk membuat bahagia orang orang disekitar ku.

---

Keputus asaan ini masih terus menghantui dan meracuni relung pikiran ku..Aku hanya ingin pulang, kerumah ku yang dulu, sepertinya sudah sangat jauh ku melangkah dan tersesat. Aku lelah dalam keterasingan ditengah keramaian dunia. Lentera penunjuk jalan sudah padam dan aku kini merangkak meraba buta dikeheningan dan kebisuan duka, dan bersenggama dengan segala kebencian yang terus meracuni jiwa. Bukan tempat ku disini, bukan jiwa ku disini, kemanakah aku harus melangkah pulang.. ntah lah, lelah nya jiwaku, beratnya langkah ku, aku hanya ingin pulang..kembali ke pangkuan Tuhan..


Disarankan: 0
  Komentar: 4 (Lihat)    Recommen | Print



S E L A N J U T N Y A »



 

ITS MY LIFE n I LOVE MY SELF
 
    » Profile
    » Buku Tamu
cowok
kesel banget..
heart on the sands
bisot pamit
ada yang hilang
Arsip Blog 
CARI BLOG:
damagempor
bisot
ferror
bisot
mastery
davidianitzer
r4tu_b4l5em
Total: 1045 
cowok khan juga manu...
emberrr..heheh [8d] ...
gitu yah ...
huaa...kirain tentang...
la tahzan ... jangan ...
 
 
Created on:
Selasa, 13 Juni 2006 @ 10:56 WIB
 
   
 
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
Blogger Peduli
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
super junior
nicole scherzinger - punc...
seohyun meneteskan airmat...
klarifikasi tentang lagu ...
ntldr atau ntdetect.com t...
drs911
visual1
bengkel hp bajo
bisnis gratis 100%
all about korea
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI