HOME BLOG
   
  Bisnis_PINTAR
http://doelkomeng.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   





Web Hosting


PENGUMUMAN:
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
 
Minggu, 4 Oktober 2009 @ 16:45 WIB - Komputer & Internet


Bagaimana mungkin memahami musibah sebagai rahmat Tuhan untuk manusia, baik yang pendosa maupun yang baik-baik. Apa pula arti musibah bagi orang yang tidak terkena musibah, juga apa arti musibah bagi alam semesta?

Musibah berasal dari Bahasa Arab "ashaba" yang artinya suatu keadaan yang mengenai seseorang, baik berupa sesuatu yang menyenangkan maupun sesuatu yang tidak menyenangkan. Orang di Indonesia biasanya hanya mengartikan musibah sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan atau berkonotasi negatif.

* Musibah bagi orang yang berdosa

Musibah adalah hukuman atas dosa-dosa kejahatan yang telah dibuatnya. KUBIK.co.id berpendapat, mengutip teori hukum kekekalan enerji, setiap orang yang berbuat jahat sesungguhnya sedang menambahkan tabungan enerji negatifnya yang suatu saat kelak tabungan enerji negatif itu akan mengalami pencairan. Musibah adalah pencairan tabungan enerji negatif.

Namun dengan dihukumnya orang itu berarti terkikislah dosanya. Semakin berat musibah yang mengenainya semakin banyak pula dosanya yang terkikis. Ia menjadi bersih dan suci kembali. Kalaupun akibat musibah itu ia mengalami kematian, maka ia mati tanpa dosa. Ia mangalami kematian sebagai seorang syahid / martir. Kalaupun setelah musibah itu ia tetap hidup, maka ia akan hidup dalam kemuliaan di mata Tuhan karena tak ada lagi dosa padanya.

Memang kematian menyedihkan, tetapi bukankah kita memang akan mati. Kehidupan dunia ini bukan selamanya. Begitu juga kehilangan harta benda, betapapun kita sangat memerlukannya tetap saja harta benda bukan satu-satunya faktor penentu untuk memjalani kehidupan dunia dengan bahagia dan bermakna.

Jadi musibah yang berupa azab/hukuman atas dosa-dosa itu sebenarnya adalah rahmat (kasih sayang) Allah atas manusia. Hukuman yang Tuhan berikan bukan dimaksud dendam Tuhan kepada manusia, namun cermin sifat adil Tuhan untuk manusia yang setelah diberikan kebebasan berkehendak harus juga mempertanggungjawabkan penggunaan kebebasannya. Tuhan Maha Penyayang terhadap orang-orang yang menjadi korban kejahatan, maka untuk mereka disiapkan balasan pahala, juga kepada yang berbuat jahat, itu sebabnya didatangkan musibah untuk mengikis dosa-dosa mereka.

* Musibah bagi orang yang tidak berdosa

Kecuali para nabi dan wali, mungkin tak ada manusia yang tak berdosa. Namun terkadang anak-anak kita bertanya: "Ma, mengapa tetangga kita yang baik itu masih juga tertimpa musibah, ya? Padahal yang jahat saja justeru selamat dari kecelakaan pesawat terbang itu".

Musibah bagi orang yang baik-baik adalah bala' (artinya ujian atau cobaan). Suka atau tidak suka kehidupan dunia ini memang bukan kehidupan sesungguhnya yang abadi. Kehidupan di dunia ini fana (sementara) dan hanya ajang ujian untuk Allah mengetahui siapa yang sungguh-sungguh berkualitas dan bernilai tinggi. Seorang ahli logam mulia sudah mengetahui bedanya emas dan logam lain. Untuk memisahkan emas maka keseluruhan logam dibakar hingga meleleh dan mencair. Saat itulah material-material yang bukan emas akan terlepas dan memisahkan diri dari emas. Hanya dengan dibakarlah orang dapat mengetahui mana emas murni dan mana emas yang banyak campurannya. Jangan mengaku emas bila takut api!

"Apakah manusia menyangka mereka akan dibiarkan begitu saja berkata: 'Kami beriman' padahal belum diuji?" (al-Qur'an).

* Musibah bagi orang yang tidak terkena musibah

Ketika menyaksikan dahsyat kehancuran yang muncul akibat Tsunami di Aceh semua orang terperangah, perasaan mereka menciut, keangkuhan terporak. Orang merasa kecil dan tidak berdaya. Musibah adalah cara Tuhan mendemonstrasikan kekuasan-Nya sekaligus menggertak orang-orang yang sombong.

Kita tak suka orang yang sombong. Ketika menyaksikan orang sombong menunjukkan polahnya di depan kita, kita membencinya. Tapi masalahnya, kita juga sering berbuat sombong di depan orang lain. Jadi, jangankan untuk mengikis kesombongan diri kita, untuk menyadari bahwa kita sedang sombong pun bukan hal yang mudah. Sampai ketika kita menyaksikan musibah barulah saat itu kita dapat menyadari kerendahan dan ketidakberdayaan kita, lalu menyadari bahwa apa yang selama ini kita perbuat sudah melampaui batas kewajaran. Tuhan menyayangi kita dengan menyadarkan kita akan kesombongan kita. Kalau tak pernah menyaksikan musibah, mungkin kita akan merasa paling baik terus dan paling yakin akan masuk surga karena merasa tak pernah berbuat dosa.


oleh-oleh dari http://qalbu.net/depan/oase/47-memaknaimusibah.html


Disarankan: 0
  Komentar: 1 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print





DonkeyMails.com: No Minimum Payout

PersianPTC.com

no-minimum.com

fusionmails.com

cakebux.com

WordLinx - Get Paid To Click

YouRoMail.com

GPT.ir






ptr-business.com

boss-mails.com

Link2Communion.com

Comfortableincome.net

5cash.info

Selasa, 13 January 2009 @ 08:45 WIB - Komputer & Internet


Bila kita cermati masalah krisis global,berupa krisis ekonomi saat ini telah menimbulkan musibah baru bagi para pelaku ekonomi.Terlebih bagi para produsen yang menghasilkan produk-produk untuk dipasarkan kepada konsumen.Perusahaan mengalami kesulitan mengongkosi biaya produksi mereka sendiri.Imbas dari hal ini adalah terjadinya pengurangan produksi.Dan akhirnya berujung kepada rasionalisasi tenaga kerja.Maka terjadilah PHK.Salahkah perusahaan yang melakukan rasionalisasi tenaga kerja?Jika dilakukan secara serampangan,tergesa-gesa maka jelas merugikan para pekerja.Tetapi pilihan pahit(PHK) ini dilakukan pihak management perusahaan sebagai penyelamatan perusahaan dari kegagalan berproduksi dan mendekatnya kebangkrutan.Ini memang pilihan sulit yang harus dilalui.
Tentunya,pada saat timbul PHK di berbagai perusahaan saat ini,akan membuat para karyawan yang kena imbas PHK mulai berpikir setidaknya dua hal:
Pertama,mencari lapangan kerja baru.
Kedua,mereka membuat inovasi,untuk melakukan usaha sendiri sehingga mereka mampu membiayai ongkos kehidupan.Dengan ini mereka akan jauh dari Post Power Sindrom atau mungkin stress akibat jadi korban PHK.Bahkan jauh sekali dari tindakan kriminal.
Para pekerja korban PHK memiliki keluasan berpikir dan memiliki strategi untuk bertahan dalam kehidupan ekonomi yang layak untuk mereka akan berhasil.Mereka berkreasi dg modal yg ada pada mereka.Barangkali dengan uang pesangon yang didapatkan dari perusahaan,misalnya mereka membuka usaha.Maka kesulitanpun berakhir dengan kemudahan.Ketika demikian secara berkala tumbuhlah berbagai macam usaha ekonomi mikro yang baru di masyarakat.Karenanya pemerintah harus tanggap dan memberikan pembinaan,mempermudah pelayanan bagi mereka untuk usaha.


Disarankan: 0
  Komentar: 1 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Minggu, 28 Desember 2008 @ 12:00 WIB - Diari


Tahun baru merupakan kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya.Sebetulnya tidak ada yang istimewa.Jika kita lihat sepanjang tahun bumi mengelilingi matahari selama 365 hari,inilah satu putaran yang cukup lama,dimana kita menyebutnya satu tahun.Jika sekarang kita memasuki tahun 2009 Masehi,berarti menurut ukuran tahun masehi bumi ini sudah 2008 kali mengelilingi matahari.Sungguhpun demikian orang tidak tahu secara pasti,sudah berapa kali bumi mengelilingi matahari sejak diciptakan.
Dengan mengenang tahun 2008M/1429H dan menyambut tahun 2009M/1430H,berarti manusia seharusnya ingat akan kebesaran Allah SWT.Ia telah menciptakan langit dan bumi serta seluruh isinya.Kegembiraan rohani(tasyakuran rohani) dengan meningkatkan rasa taqwa lebih bijak dikedepankan saat ini dari pada gembira ria secara fisik,dengan mengikuti acara penuh hura-hura.Tasyakuran rohani itu dapat diujudkan dengan berzikir,amal-amal sosial dan lain sebagainya.
Tidak salah menyambut tahun baru dengan meniup terompet,bertepuk tangan,melepas balon,melepas burung merpati ke udara,meniup lilin dan sebagainya.Tetapi jangan sampai tiupan terompet berakhir dengan tumpah ruah ke jalan raya,membuat keributan dan foya-foya.Menciptakan suasana tahun baru dengan berkunjung ke orang tua,kaum kerabat,menyantuni anak yatim,membantu fakir miskin,dan ibnu sabil merupakan cara perayaan yang harus dipopulerkan oleh umat Islam.Kemudian pada detik-detik pergantian tahun diiringi dengan introspeksi diri (muhasabah) seperti yang di amanatkan oleh Allah SWT dalam surat Al Hasyr ayat 18."Hai orang-orang yang beriman,bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)......".


Disarankan: 0
  Komentar: 5 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



S E L A N J U T N Y A »



 

Mengungkap beberapa Bisnis Online maupun offline yang layak dan patut Anda ikuti dan jalankan..
SUKSES ADALAH PILIHAN!!





Masukkan Code ini K1-38EB31-B
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
 
    » Profile
    » Buku Tamu
memaknai musibah sebagai rahmat dari tuhan
antisipasi phk
selamat tahun baru
selalu berbuat baik
4 milyard/bulan?
Arsip Blog 
CARI BLOG:
Web Hosting


Adsense Indonesia

blog-indonesia.com

Counter Powered by RedCounter
PTC-PTC OK!
MRN (PT.RPM)
Bisnisan online(PTC/PTR)
0% Risk/100% GRATIS
50rb Gratis saat daftar
[HI]
Kumpul blogger
BONUSPULSA
PULSASUPER
Salafy Indonesia
haerulsohib
mika_chan
farelnine
kompetisiwebsite
zero2hero
Total: 151 
mari kita doakan saja...
lam kenal yah.. seke...
iya.kita harus bisa j...
happy new year.......
slm kenal.. tulisan y...
 
 
Created on:
Kamis, 19 Oktober 2006 @ 04:15 WIB
 
   
 
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
Blogger Peduli
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
free download mp3 parcel ...
free download mp3 superno...
free download mp3 superno...
free download mp3 monita ...
free download supernova -...
slanker
ovie chyndutz
idealisme
primadonna's stories
samohung
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI