| |
|
Jumat, 31 Oktober 2008 @ 16:36 WIB - Diari
You would need a good lawyer to set you free from the Jail of My Heart
Plakkk
Sebuah tamparan baru saja mendarat di pipinya, membuat tubuh kurusnya terlempar ke lantai. Seorang wanita melarat yang menyiratakan kenelangsaan bagi siapapun yang melihatnya. Matanya kering, tidak ada lagi air mata untuk meratapi nasibnya. Sorot matanya tajam, memendam amarah, siap untuk meledak.
“Tampar aku lagi …!! Kalau kamu memang laki laki! Tampar!”
Bagai api disiram bensin, seorang laki laki bertubuh besar, yang ternyata adalah suaminya segera mendaratkan pukulan ke arahnya, bertubi tubi tanpa ampun. Menghujam rusuknya, turun ke perutnya, tempat sebuah nyawa baru tengah bersemai.
Mereka berdua tidak tahu, di ujunga sana, dua pasang mata tengah meratapi nasib keduanya. Dua mata yang basah.
***
Sebuah taksi meluncur ditengah derasnya hujan yang melanda Jakarta selama hampir seharian. Lampu atasnya menyala, berjalan bersisian di antara padatnya jalanan yang kini mulai tergenang air. Kalau bukan karena telepon dari seorang wanita beberapa saat lalu, tidak akan segegabah ini sang sopir menyalip di jalur padat.
“Ini menyangkut hidup dan mati,” dari ujung telepon suara wanita itu terdengar begitu nyata.
Taksi itu memasuki sebuah areal apartemen mewah, menyambut seorang perempuan yang telah menunggu di sana selama beberapa menit.
“Kuningan pak!!” ujarnya tregesa gesa sambil menutup pintu
Taksi segera berputar, bersiap menembus hujan. Dari kaca depan, si sopir berusaha melirik pelanggn yang baru saja memasuki taksinya. Ini menyangkut hidup dan mati, apa maksudnya?
Dilihatnya sosok seorang perempuan dewasa, luar biasa cantik. Mengenakan blazer hitam dengan tatanan rambut yang dijepit ke atas dengan asal asalan namun berkesan seksi, memperlihatkan leher jenjangnya yang begitu menggoda. Perempuan itu terlihat sibuk sekali dengan teleponnya. Terburu buru oleh sesuatu.
“Angkat dong Mon??… “ Tidak ada jawaban “Damn…!” Wanita itu terlihat gusar, yang sebenarnya percampuran antara marah dan cemas. Ditekannya lagi nomor yang berbeda, berharap akan ada sebuah suara yang bisa memberinya jawaban.
“Si Medha juga ke mana sih kok nggak di angkat!... pak bisa lebih cepat!”
Si sopir terkejut mendengar namanya di sebut, tatapannya kembali fokus ke arah jalan, meninggalkan fantasi liarnya tentang leher indah perempuan itu.
Sementara perempuan itu sendiri makin panik, dibacanya kembali sebuah sms yang membuat hidupnya menjadi begitu kalang kabut.
Sender: Monica 25.08.2008 15:54 Mandy … perut gue berdarah, loe bisa ke tempat gue? Gue takut keguguran
***
Pintu apartemen nomer 43b itu terlihat nyaris begitu sempurna. Mandy, perempuan berleher indah itu menekan bell beberapa kali, hingga bunyinya nyaris memekakan telinga. Gurat cemas nampak dari wajahnya yang berbalut makeup minimalis. Ditekannya berulang ulang. Tidak ada jawaban, Mandy memutar kenop pintu yang ternyata tidak terkunci. Ia mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan tentang apa yang akan dihadapinya nanti.
God … please,only for this time!
Gelap
Ruangan itu gelap.
Surpriseee !!! Kliatan blitz dan lampu ruangan yang tiba tiba dinyalakan membuat Mandy terkejut setengah mati. Mulutnya ternganga, menunjukkan ekspresi yang jarang sekali ia perlihatkan. Tidak ada sosok bertubuh buncit yang tergolek atau darah yang membanjiri lantai. Dilihatnya Monic, cewek yang saat ini ingin sekali Mandy mencakarnya, tersenyum innocent membawa sebuah tart berhiaskan lilin berangka 32. Dibelakangnya rekan kerja Mandy dari Lontoh&Co dan tamu lainnya bersama sama menyanyikan lagu ulang tahun.
“Happy B’day Mandy .. happy b’day mandy …”. Mandy lunglai seketika, speechless bercampur takjub melihat ulah teman temannya. Ia melihat ruang tengah apartemen Monic yang kini telah dirancang sedemikian rupa sehingga menjadi bagian dari surprise party yang mengejutkan ini, lengkap dengan alunan musik waltz yang makin memeriahkan suasan.
“We love you Mandy …. Loe diem aja .. pokoknya nggak boleh marah” Monic yang kini cara berjalannya sedikit aneh karena kandungannya yang menginjak usia tujuh bulan mendaratkan ciumannya ke pipi Mandy, diikuti ucapan selamat dari rekan kerja Mandy. Kalau bukan karena tengsin, mungkin saat itu juga Mandy akan menangis sejadi jadinya, menangis terharu, sebelum berteriak memaki maki Monic dengan gurauan tololnya itu terlebih dahulu.
“Rese loe Mon …puas loe ngeliat gue dalam kondisi tolol kayak tadi? “ “Honnestly … gue puas banget Mandy!” Senyum jahil tampak di wajah chubby Monic. Mandy benar benar tidak habis pikir dengan dirinya. Untuk yang pertama kalinya dia melupakan hari jadinya. Kesibukannya sebagai penasehat hukum dan seabreg pekerjaan di kantor membuatnya lupa dengan tanggal kelahirannya sendiri.
It was the first time for me, yeah Habis mau gimana ? tiap ulang tahun party party aja? Buang buang duit.
Berbeda dari wanita seumurannya, meskipun saat ini tengah berada di puncak karir, Mandy sampai sekarang masih betah melajang. Bukan karena tidak laku. Sosoknya nyaris sempurna sebagai seorang wanita. Bahkan laki laki homo sekalipun akan tergoda begitu melihat sosok polos Mandy. Kulitnya yang mulus, dengan badan yang masih kencang kerap membuat wanita seusia Mandy menjadi sirik kepadanya. Dalam karier, Mandy yang namanya mencuat setelah memenangkan kasus tukar guling mantan pejabat negara yang korup beberapa tahun lalu telah menjelma menjadi sesosok dunia.
“Si Medha mana? He’s one of this surprise right?” “Gue disini Mandy …” Medha, pria tampan berbadan tegap itu keluar dari balik punggung Monic. “ Happy B’day ya…” Medha mendaratkan ciuman ke pipi Mandy, membuat Mandy sedikit geli karena jenggot tipis khas eksekutif muda milik Medha menyentuh lehernya. Tidak seperti Monic yang merupakan sahabat sejati Mandy, Medha adalah pria yang sampai saat ini masih berdiri menunggu di depan pintu hati Mandy , dan berharap suatu saat pintu itu akan terbuka untuknya.
“Thank you Med, for all your support ...” Mandy memeluk tubuh Medha. “I guees loe juga yang mengatur supaya mobil gue masih di bengkel kan?” ia menatap tajam ke arah Medha. “You right my baby, sekali kali naik taksi nggak papa kan ?”
Acara kejutan itu pun berjalan lancar. Beberapa orang besar yang pernah bekerja sama dengan Mandy ternyata juga datang dan mengucapkan selamat, Mandy terharu melihat betapa pedulinya orang orang terhadap dirinya. She never knew if they're so full of attention to her.
Musik yang kini berubah menjadi sedikit cheers up membuat beberapa orang terhanyut dalam dansa khas anak muda 70an, berbalut dengan suka cita pertambahan usia Mandy. Terlihat lucu dalam balutan busana kerja mereka yang nggak matching dengan musik . Baju baju berwarna gelap, yang seolah mencerminkan masalah dan hukum yang selalu menjadi bagian dari hidup mereka.
“Ibu Mandy? Saya yakin pasti anda Mandy Padmanegara,” seorang wanita muda mendekati Mandy dan menjabat tangannya. Mengenakan blouse ketat berwarna vermillon yang terlihat kontras sekali dengan kulitnya yang putih. Wajahnya ayu, khas eksotiknya gadis Indonesia, pas sekali dengan rambut hitamnya yang ditarik kebelakang dengan rapi sekali. Kaki jenjangnya terlihat proposional dengan dadanya yang menyembul di balik kancing blousenya, semua itu terlihat jelas diantara redup lampu ruangan. Gadis itu seolah bercahaya.
“Anda pasti bingung, perkenalkan saya Candice, Oh iya … saya ucapkan juga selamat ulang tahun,” wanita itu berkata ramah. “Terima kasih, Candice? Nama yang bagus.” Mandy sedang menganalisa kecerdasan wanita yang baru saja dia kenal, yang nampak jelas sekali dari sorot mata Candice yang tajam. “Saya ingin berbicara dengan anda sebentar, tidak keberatan?” Tanya Candice ramah. “Tentu saja tidak, saya ingin menjadi yang baik di hari jadi saya. Apa yang ingin dibicarakan?” Mandy tersenyum simpul. “Saya asisten bapak Yosef Purnomo, beliau ingin mengundang anda makan malam”
Pupil mata Mandy sedikit membesar begitu mendengar nama Yosef Purnomo.
“Beliau ingin memakai jasa anda sebagai penasehat hukum,” lanjut Candice dengan mantab.
***
Wanita kurus itu tengah merapikan rok milik putrinya. Badannya yang membiru tak kuasa lagi ia tutupi dibalik daster murahan yang ia kenakan. Tetapi pagi ini ia harus mengantarkan putinya ke sekolah dengan senyumnya yang mengembang, bertahan diantara perih yang tak kuasa lagi ia rasakan. Tubuhnya sudah kebas dengan segala pukulan dan tendangan, hatinya sudah mati rasa dengan segala cacian dan derita hidup. Ia tidak pernah menangisi nasibnya, mungkin karena sumber mata air yang mengaliri matanya telah habis termakan waktu, bahkan sebelum kehidupan yang ia jalani sebagai seorang ibu.
“Cepatlah berangkat … keburu ayahmu bangun!” Pesan si ibu kepada anaknya.
Tahu apa maksud sang ibunda, gadis kecil itu segera berjingkat meninggalkan rumahnya menelusuri gang kecil menuju sekolah. Ia tak kuasa menoleh kebelakang, melihat ibunya tersayang yang semakin mirip dengan sosok mayat hidup. Ia belum sepenuhnya mengerti tetang kedua orang tuanya. Bagi dirinya yang masih hidup dalam dunia hitam putih anak anak, ayahnya adalah tokoh antagonis yang harus dia hindari.
***
Acara makan malam dengan Yosef Purnomo berada di sebuah hotel mewah bintang 5. Mandy terlihat luar biasa dengan gaun hitam ketatnya. Terlihat begitu muda dan ganas, begitu komentar Monic ketika melihatnya bersiap siap. Mandy bertemu dengan Candice, berbincang sejenak, dan mereka berdua sangat cocok. Candice yang berasal dari sebuah kota kecil di tanah jawa terlihat begitu mempesona dengan gaun pendek hasil modifikasi batik. Bersusah payah, gaun pendek itu tak mampu lagi menutupi keindahan kaki Candice. Sebagai seorang perempuan, bahkan Mandy mengagumi kecantikan wajah Candice. Pantas saja Yoseff, don juan yang satu itu betah mepekerjakan Candice. .
Mandy pernah bertemu denga Yosef Purnomo dalam sebuah kesempatan, dan kini sosok yang dijumpainya masih tetap tidak berubah. Pria 50an yang memiliki kharisma sejati sebagai pecinta wanita. Badannya masih tegap dan gagah, sisa kejayaan masa lampau, menopang wajahnya yang terlihat sedikit mesum dalam senyuman tipis khas pria pria hidung belang. Pria ini memiliki style tersendiri dalam menjerat Mandy dengan kata kata yang keluar dari mulutnya. Pada awalnya Mandy sempat tertarik dengan tipe pria seperti ini, jauh dengan Medha yang benar benar laki laki sejati. Tetapi itu tidak untuk saat ini. Pria brengsek dan busuk seperti dia tidak layak mengecap tubuh Mandy. Dia tahu segala track record dibalik bergelimpangan harta tujuh turunan milik Yosef Purnomo. Mandy tidak ingin menghianati akal sehatnya.
“Mandy Padmanegara …” suara berat keluar dari mulut Yosef Purnomo, menjabat tangan Mandy. Bahka dari timbre suaranya, Mandy bisa mencium semua kebusuka yang telah ia lakukan. Tapi ini menyenangkan bukan? Berurusan dengan Yosef Purnomo sama saja dengan bermain dengan api. Menantang seorang pemikat wanita.
Mandy sendiri tidak habis pikir dengan Candice yang pastinya harus betah melayani tatapan mesum buaya darat ini setiap hari. Tapi Mandy tahu, Candice bukan tipe wanita boneka yang hanya mau dianggap sebagai sepasang payudara berjalan oleh pria mesum seperti Yosef. Begitu kesimpulan Mandy, meski dirinya baru sebentar mengenal Candice.
Sedangkan saat ini, Mandy rasanya ingin sekali mencolok mata nakal milik Yosef yang mulai menelanjangi dirinya, bahkan ketika mereka sedang membicarakan masalah hukum yang sedang melilit induk perusahaan milik keluarga Yosef..
***
Aura tegang terasa di ruang kerja Mandy. Bersama Medha dan beberapa asisten, mereka sedang mengadakan meeting tentang kasus Yosef Purnomo. Semua berjalan lancar ketika tiba tiba pintu ruangan itu diketuk secara amoral, berdebum dan sangat mengganggu sekali. Semua yang ada di ruangan, termasuk Mandy menoleh dan sangat terkejut.
Merasa waktunya telah diganggu, Mandy segera mendekati pintu yang masih juga diketuk secara tidak sopan, sebelum akhirnya pintu itu terbuka secara tiba tiba oleh seorang wanita.
“Saya sudah melarangnya masuk …!!” Sekretaris pribadi Mandy berusaha menahan wanita itu, merasa tanggung jawabnya lah semua keributan ini bisa terjadi.
Mandy melihat wanita itu, ia mengenalnya, tetapi kali ini dengan penampilannya yang lain. Mukanya berantakan karena make up yang basah oleh air mata. Ekspesi mukanya memelas, dengan rambut dan busana yang kacau. Meyakinkan semua orang bahwa perepuan ini adalah satu dari beberapa pasien yang melarikan diri dari rumah sakit jiwa.
Mandy mengenali sosok itu.
Kaki itu ... kaki jenjang milik Candice, meskipun tanpa rambut yag ditarik kebelakang dengan rapi atau tanpa tatapan mata cerdas yang selalu ia perlihatkan.
“Saya ingin bicara dengan bu Mandy …” Candice sedikit meronta dari pegangan si sekretaris. Semua di ruangan itu tegang menunggu reaksi dari Mandy. Semua tahu betapa galaknya Mandy ketika acara meeting seperti apapun mendapat gangguan dari luar. Tapi kali ini sorot mata Cadice berkata jujur, ada sejurus perimintaan tolong dari setiap air matanya yang jatuh.
“Biarkan dia masuk, empat mata”
Masih bertanya tanya, semua yang ada di ruangan itu meninggalkan Mandy berdua dengan Candice. “Candice?? Ada apa?” Tanya Mandy penuh telisik “Pak Yosef … “ Candice mulai menangis “Kenapa Yosef?” “Pak Yosef … Pak Yosef baru saja dibunuh!!!” Candice menangis terisak. “Apa??” Mandy terkejut setengah mati. “Pak Yosef baru saja dibunuh!!!” Tangisan Candice semakin menjadi. “Tenang Candice … saya mohon tenang, “ Mandy berusaha menenangkan Candice. “Pak Yosef baru saja dibunuh !!! Dibunuh !!” Seolah tidak mendengarkan Mandy, Candice makin histeris. “Siapa yang membunuhnya??” “Pak Yosef baru saja dibunuh … saya yang membunuhnya!!” Mandy serasa mendapat tamparan yang luar biasa hebat, berusaha memahami kata kata yang keluar dari mulut Candy. Ia memeluk Candice. Mengambil satu nafas panjang.
“Ceritakan semuanya dari awal …”
***
Tubuh manusia diciptakan cukup sempurna olehNya. Makhluk predator yang berjaya di tanah bumi selama beberapa ribu tahun. Terlahir dalam bentuk lahiriah dan batiniyah yang berbeda. Terlahir mungkin dengan garis nasip yang membutuhkan perjuangan hidup dalam menjalaninya. Perempuan kurus itu merasa inilah batas akhir dirinya. Satu satunya alasan untuk bertahan merasakan penderitaan ini adalah buah hati yang kini terkulai di pangkuannya dan satu nyawa lagi yang tertanam di perutnya. Dua nyawa yang lahir dari cinta, dua nyawa yang lahir dari pelampiasan nafsu seorang laki laki yang amat dicintainya. Bahkan setelah semua apa yang ia dapatkan. Luka luka itu adalah saksi hidup nya. Malam ini dengan perut yang makin membuncit, perempuan itu barusaja menyulut api iblis, melempar seongok daging kearah harimau Bengal. Membangunkan gelombang yang siap meluluh lantahkan seluruh lembaran hidpunya.
Di tengah kehamilannya yang memasuki masa rawan, wanita kurus itu mengunci pintu kamarnya. Ia sedang tidak ingin disentuh, penat oleh segala macam tekanan. Tangannya memegang telinga putrinya, menjauhkannya dari suara di balik pintu. Menjauhkannya dari seekor iblis yang tengah mabuk dan sedang ingin membuang hajatnya. Perempuan itu tidak rela membangunkan anaknya dari nina bobo dan mimpi mimpi lain tentang surga. Ia menatap gadis kecilnya. Ia mencintainya.
***
Suasana ruang sidang di Pengadilan Negeri Tingkat 1 Jakarta terlihat lain dari biasanya. Tidak ada artis selebritis yang sedang bercerai. Tidak terlihat pula muka muka tikus petinggi negeri ini. Beberapa media berjejalan meliput berita tentang pembunuhan seorang pengusaha papan atas oleh asisten pribadinya sendiri. Mandy Padmanegara, perempuan cantik itu memarkirkan Cadillac hitam miliknya, membawa tas hitam dan sebentar lagi bertemu Candice. Ia orang yang akan menyelamatkan Candice dari kepongahan kaum borjuis.
Candice didakwa atas tuduhan penghilangan nyawa secara disengaja, jaksa penuntut umum menyampaikannya dalam sidang yang pertama. Mandy sendiri, yang bertindak sebagai kuasa hukum Candice menyatakan kliennya tidak bersalah. Kejadian itu merupakan usaha terakhir Candice dalam mempertahankan derajatnya sebagai seorang perempuan. Merupakan usaha pembelaan diri terhadap dirinya yang dilecehkan secara semena mena oleh atasannya sendiri. Candice nyaris diperkosa di ruang kerja Yosef.
Dalam kasus kali ini, Mandy berhadapan bukan saja dengan Effendy Sihotang, jaksa penuntut umum yang kerap menjadi momok bagi penasehat hukum lain, tetapi dengan keluarga besar Purnomo yang terkenal berjaya dalam membuat suatu skenario kotor dalam usahanya menjaga nama baik Yosef Purnomo, yang mungkin sekarang tengah menderita di siksa di alam sana.
Dalam sidang ke dua yang beragendakan mendengar keterangan saksi, Mandy berusaha menguatkan mental Candice. Perempuan cerdas dan berintelejensi tinggi seperti Candise saat ini tengah syok daengan segala tekanan yang menghimpitnya.
“Kalau kamu ingin keadilan yang sebenarnya, trust me .. kamu harus percaya sama lawyer kamu. Paham? Saya akan memperjuangkan kamu. Karena saya tahu, kamu adalah bunga anggrek yang cantik.” Kata kata itu terngaing terus dalam kepala Candice, kepala yang penuh oleh segala macam pikiran yang campur aduk.
Saksi pertama dari pihak penuntut adalah Hasan, sopir pribadi Yosef Purnomo.
“Sebelum masuk ke kantor, saya lihat mbak Candice agak terburu buru. Saya tanya kenapa … eh dia kok malah sewot, padahal biasanya ya nggak gitu. Moodnya lagi jelek kali …” Ia berkata mantab
“Mbak Candice mungkin lagi PMS,” lanjutnya. Sontak seisi ruangan persidangan tertawa mendengar keterangan dari Hasan.
“Keberatan yang mulia ..” Mandy segera bangkit dari kursinya. Persidangan kali ini terlihat begitu panas. Saksi saksi yang dihadirkan pihak Yosef terlihat sangat meyakinkan, Mandy tentu saja tahu berapa rupiah yang dikeluarkan keluarga Purnomo untuk semua ucapan yang terlacur dari mulut yang telah disumpah itu.
Saksi ke dua memberikan kesaksiannya.
“Saya bekerja di tempat Bapak Yosef selama dua tahun, bapak nggak neko neko kok. Lagian sudah ada ibu, masa bapak mau ngelirik saya …” Perempuan bermake up tebal bernama Shireen yang dicurigai pula telah melakukan suntik silikon di beberapa bagian tubuhnya memberi kesaksian sebagai mantan asisten Yosef terdahulu. Gaya bicaranya dibuat buat, intonasi pada tiap kalimatnya dibuat seolah mendramatisir keadaan.
“Nggak mungkin bapak ngerayu duluan kalo …” “Itu bohong …!!!” Kesaksian dari Shireen dipotong oleh teriakan Candice. “Saya yakin dia yang merayu pak hakiiim….” Shireen masih meneruskan kalimatnya, sementara Candice makin tidak terkendali. “Keberatan yang mulia …” Mandy berdiri dari kursinya “Keberatan ditolak … saudara terdakwa dimohon tenang!! “ “Saya tidak membunuhnya … saya hanya membunuh iblis yang merasukinya !!” Candice menjadi lepas kendali. “Bohong yang mulia …” Ivonne Purnama, istri Yosef Purnama berdiri dari tempatnya duduk, sedikit emosional. “Saya tidak mungkin membunuh orang yang saya cintai …” Candice setengah histeris. Sontak seisi ruangan berteriak huuuuuu bersamaan. “Sidang ditunda 15 menit.” Keputusan hakim menutup sidang itu. Candice tidak mampu lagi membendung air matanya.
Mandy mendekati Candice. “Candice? Apa maksud kamu barusan?” Ia menatap tajam ke arahnya. “Kalau kamu masih mengagggap saya sebagai lawyer kamu, Kamu harus percaya dengan saya. Kamu juga harus jujur dengan saya. Kamu punya waktu 15 menit untuk menjelaskan apa yang baru saja kamu lakukan!.” Mandy tertegun menatap Candice yang hanya mampu mengangguk dengan lemas. Dari belakang Medha memberi tahu Mandy, saksi kunci dari pihaknya telah datang.
“Langsung dateng dari Tegal….” Ucap Medha mantab.
***
Perempuan kurus itu sedang berada di pasar ketika secara mengejutkan kakinya menjadi mati rasa dan kepalanya pening setengah mati. Tubuh buncitnya berdebum ke arah tanah pasar yang becek. Seperempat kilogram telur ayam yang barusaja ia beli terjatuh dari tangannya, pecah berserakan. Hanya satu yang masih bisa diingatnya, gadis kecil dan suaminya belum makan siang.
Malam telah turun, gerimis hujan berbunyi nyaring di atas sepetak rumah beratap seng. Gadis kecil itu mengurung diri di dalam kamarnya. Sejak mengantar ibu ke rumah sakit, ia tidak berani menemui ayahnya yang marah besar. Ia takut, lebih takut dari apapun. Diambilnya buku iqro jilid 3 yang biasa ia gunaka untuk mengaji di rumah Haji Salim. Ia berdoa. Pintu diketuk.
“Bapak nggak marah sama kamu… bapak marah sama ibu kamu!!”Suara itu keluar dari mulut yang sedang mabuk.
Gadis kecil itu menutup telinganya, meminta perlindungan dengan doa yang keluar dari mulut kecilnya, doa yang diajarkan Haji Salim. Sebuah doa pengampunan dosa.
“Bapak pengen gendong kamu … kamu udah besar ternyata”
***
Mandy mendatangkan saksi seorang wanita bernama Yuli, melihat kedatangan Yuli, yang pertama kali bereaksi adalah Shireen. Silikon berjalan itu berdiri dari tempatnya duduk dengan ekspresi muka yang sulit didefinikan oleh kata kata. “Apa yang anda ketahui tentang Yosef Purnama ?” Mandy berjalan ke depan, mengajukan pertanyaan kepada Yuli, perempuan Tegal yang sedikit malu malu. “Dia atasan mbak Shireen ... “ Jawab Yuli pelan dengan logat jawa yang terdengan lucu, “Anda kenal Shireen? Wanita cantik di sana? “ Gadis itu mengangguk. “Bagaimana anda bisa mengenalnya?” Sebelum sempat Yuli menjawab, Shireen kembali berdiri dari tempatnya, dan ini bukan efek dari silikon tentunya. “Keberatan yang mulia!” Efendy Sihotang segera berreaksi “Keberatan ditolak, lanjutkan saudara saksi “ Perintah hakim ketua. “Dia ... mbak Shireen ... aduh gimana ya, saya jadi ndak enak. Mbak Shireen datang ke rumah saya, dia bertanya tempat aborsi di daerah rumah saya ...Pak,” Yuli berkata polos, tanpa mencoba memilih kata. Beberapa orang di ruang sidang mulai kasak kusuk.
Shireen kembali berteriak ... kali ini dengan sedikit histeris “Yosef yang menyuruh saya ...!!”
Seisi ruangan menjadi riuh, terkejut dengan reaksi Shireen.
Dari meja pengacara Medha berbisik pelan ke arah Mandy “Barusan ada yang telephon, ngakunya juga mantan asisten Yosef, mereka katanya mau bersaksi jika diperlukan.” Medha tidak mendengan jawaban dari Mandy, ia hanya melihat wanita itu tersenyum puas.
*** Nama Mandy mungkin akan kembali masuk di surat kabar setelah ini. Candice menerima putusan tidak bersalah pada sidang selanjutnya. Media yang berjejalan langsung mengepung anggota keluarga Purnomo dengan segudang pertanyaan.
Seorang wanita mengenakan selendang mendekati Mandy, matanya sayu namun teduh. Berbicara dalam bahasa Indonesia dengan aksen Perancis yang sedikit kental. Perempuan setengah baya yang selalu setia mengikuti sidang Mandy dan Candice.
“Terimakasih saya ucapkan ” Wanita itu menyalami Mandy, matanya basah. Ia tak kuasa menahan kebahagiaannya, melihat putrinya terbebas dari hukuman. Mandy memeluk waita itu, merasakan luapan kebahagian darinya.
“Anda memiliki hati yang luar biasa ...” Wanita itu menghapus air matanya. “une belle coeur, tidak hanya wajah anda yang cantik, hati anda juga cantik ...” lanjutnya. Mata perempuan itu bersinar.
Andai semua orang tahu, mata yang bersinar itu adalah mata yang sama dengan mata seorang perempuan kurus yang mengalami nasib luar biasa ketika dirinya diselamatkan oleh seorang dari LSM. Perempuan kurus yang terluka, berusaha menyembuhkan putri kecilnya dari trauma masalalu dengan sosok antagonis ayahnya. Pembunuhan itu tidak hanya sekali dilakukan oleh putrinya. Putri kecilnya hanya membunuh iblis yang merasuki keduanya. Ayahnya dan Yosef Purnomo..
|
Disarankan: 0
 |
| |
mhimi Jumat, 31 Oktober 2008 @ 20:30 WIB
 (Reply)
yang pertama bro..!!
suasana sidangnya terasa banget tegangnya, salut..dech, asli keren..!
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 10 November 2008 @ 14:33 WIB
thankyou mbak nurhaeda ..... hehhehe
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
sarojini Sabtu, 1 November 2008 @ 01:21 WIB
 (Reply)
yang ke dua bro..!! asyiik ferror ikutan juga.. jadi rame.. jsukses buat ferror
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 10 November 2008 @ 14:34 WIB
tante jini makasih ... rame? et dah bisa aja [8d]
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
essa Sabtu, 1 November 2008 @ 08:47 WIB
 (Reply)
asli ... mantab ferr
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 10 November 2008 @ 14:35 WIB
mah mas esa kmana aja? makasih ya .. u p d a t e dong blognya
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
riu_aj Senin, 3 November 2008 @ 14:00 WIB
 (Reply)
suasana sidangnya manteb banget, bravo !
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 10 November 2008 @ 14:38 WIB
makasih riu
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
henceu Selasa, 11 November 2008 @ 15:09 WIB
 (Reply)
udah lama gak mampir2 blog, berhubung ,mata udah lelah gw baca ntar malem yah dek...udah baca setengah dan bagus dek
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 17 November 2008 @ 14:38 WIB
ceu ceu ... u p d a t e dong blog elo hehehhe ... mangga
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
iben Senin, 17 November 2008 @ 14:15 WIB
 (Reply)
ferr ... u p d a t e dong
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 17 November 2008 @ 14:38 WIB
still bussy ben
|
| |
|
|
 |
 |
 |
|
|
Senin, 27 Oktober 2008 @ 15:55 WIB - Diari
Berhubung dari tadi mau posting tapi kode cssnya error mulu, isi bulbo aja ah.
" t e r a k h i r k a l i " atau "t k" jawab yg jujur!!! yg baca kudu ngisi juga!!!
A P A apa yg t.k. kamu kerjain sebelum ngisi bulbo ini? * ngesave posting blog gue yang dulu dulu
apa website yg kamu buka t.k. sebelum ngisi bulbo? * google
apa yg t.k. kamu pikirkan? * semoaga gue masihs empet ngisi bulbo, jam 4 ada kuliah DKV wkwkw
apa mimpi kamu waktu tidur t.k.? * gak mimpi da ga tidur bener
apa yg t.k. kamu pakai? (maksudnya sekarang kamu pakai baju apa…) * Tshirt putih n celana yang dengkulnya robek
S I A P A siapa yg t.k. kasih kamu testimonial? * Anggie, temen kampus
siapa yg t.k. kirim email ke kamu? * waduh blom buka email
siapa yg t.k. telpon kamu? * temen kampus gue
siapa teman yg t.k. kamu temuin? * Eksi n Widy
siapa orang yg t.k. kamu pikirin hayo? * ga bisa fokus
K A P A N kapan t.k. kamu login msn/ym? * barusan, beberapa menit yang lalu
kapan t.k. kamu keluar rumah? * tadi pagi, ke kampus
kapan t.k. kamu ngeceng di mall? * bah ngeceng… ilfil ama kata itu
kapan t.k. kamu nonton di bioskop? * tanggal 7, nonton laskar pelangi
kapan t.k. kamu nangis? * lupa, jaman kapan yakk?
D I M A N A dimana t.k. kamu makan makanan yg belum pernah kamu coba sebelumnya? * Duh ga tau ya
dimana t.k. kamu makan eskrim? * gue gak suka ice cream
dimana t.k. kamu beli baju? * dah lama ga beli baju
dimana t.k. kamu "merenungi nasib"? * di atas kasur
dimana t.k. kamu pergi liburan? * Yogya
Name 13 songs in ur mind and answer the following questions.
1. Bohemian Rhapsody 2. Matahariku agnes - gak tau kenapa gue nulis ni lagu 3. Ordinary World nya Duran Duran 4. Mahadewi nya Padi 5. Selalu Mengalah nya Seventeen 6. Kiss from a Roses nya Seal 7. Don't sleep away this night nya Danie Sahuleka 8. Bang bang tut kentut nya slank 9. Rhoma Irama - Zulfikar - inget yang di metro tv semalem wkwk 10. Laskar Pelangi 11. Candyman 12. Nasty Naughty Boy 13. Musnah nya andra
Who do u remember when u hear no. 4? - kaset Padi yang judulnya "Lain Dunia" punya kakak gue.
Does no.8 make u happy? - Hepi .. tapi gue dah lama gak dengerin nih lagu
In what occasion did you hear no. 9? - semalem dia acara repulbik BBM di Metro TV
Do u miss no.10? - PENGEN NONTON LAGI, tapi kehabisan tiket mulu jahh
Whic h lyrics do u like the best from no.1? - i don't wanna die, i sometmes wish i'd never been born at all
Who do u remember when u hear no. 6? - Chrish Sligh
W hen was the last time u heard no. 11? - beberapa hari lalu, lagu ini nemenin gue bikin tugas. Bikin mata jadi melek
who told u about no. 2? - GA USAH DIKASIH TAU LAGEE!!! NI LAGU MAH UDAH TERKENAL DISEANTERO JAGAD LAGU DANGDUT KONDANGAN! wkwkw
Do u often sing no.12? - wkwkwkw sumpah suara gue najis banget kalo niruin si Christina wkwkwk
Hav e u sung no.7 to anyone? - jahhhh .... maunya sih gitu, buat yayang
Does no. 3 inspire ur life? - Damn !!!! iya BANGET
Doe s no. 5 tell about ur feelings? - DAMNN!!! IYA BANGET LAGI
Whe n was the first time u heard no.6? - Audisi American Idol 6 tahun lalu
If u could dedicate no. 9 to someone, who would it be? - wkwkkw buat semua fans bang haji n soneta
Do es no. 12 mean a lot to u? - nggak juga
Wha t’s so special about no. 13? - lagu ini pasti mantabsss abis kalo gue nyanyiin dengan suara pas pasan gue
udah ah sekian dulu .. wassalam
*ternyata kuliah DKV dimualai jam setengah 4
|
Disarankan: 0
 |
| |
festy Selasa, 28 Oktober 2008 @ 06:42 WIB
 (Reply)
lagunya gue banget
quote: 1. bohemian rhapsody 2. matahariku agnes - gak tau kenapa gue nulis ni lagu 3. ordinary world nya duran duran 4. mahadewi nya padi 5. selalu mengalah nya seventeen 6. kiss from a roses nya seal 7. don't sleep away this night nya danie sahuleka 8. bang bang tut kentut nya slank 9. rhoma irama - zulfikar - inget yang di metro tv semalem wkwk 10. laskar pelangi 11. candyman 12. nasty naughty boy 13. musnah nya andra
|
|
 |
 |
 |
| |
bubu_okky Selasa, 28 Oktober 2008 @ 13:24 WIB
 (Reply)
asik juga euy isi bulbo.... pengen ngakak deh...
|
|
 |
 |
 |
| |
uda Selasa, 28 Oktober 2008 @ 15:16 WIB
 (Reply)
quote: imana t.k. kamu makan eskrim? * gue gak suka ice cream
sama ror, gue juga ga suka es
|
|
 |
 |
 |
|
|
Senin, 20 Oktober 2008 @ 10:12 WIB - Diari
Gue lagi keranjingan lagu Jazz nya Christina Aguilera yang judulnya Nasty Naughty Boy. Belom pernah gue denger lagu jazz se seksi itu. Pindah aliran deh ... good bye GreenDay
mungkin hanya untuk sementara
Blom pernah denger yang Nasty Naughty Boy? Poor you .. wkwk nggak ding, nih gue kasih linknya Nasty Naughty Boy . Lagu ini seksi abis, terutapa past dimana Aguilera mengerang di tengah tengah lagu .. pas deh kalo imajinasi loe lagi jorok. Sayang belom ada music videonya .. kalo ada pasti hot banget.
Lagu ini diambil dari album Back to Bassic tahun 2006 kemaren. Lumayan basi sih. Materi lagu ini juga jauhh banget sama unsur pop yang selama hampir 8 tahun ini dikibarkan oleh Aguilera. Seperti judulnya, nih album memuat lagu lagu dengan aransemen yang kental dengan aura (et dah) bluess dan jazzy, era tahun 40-60an. Dijamin jadul n klasik abis.
Kenapa musti nyoba Klasik? Makin klasik .. makin mahal kan?
Selain lagu Nasty Naughtu Boy, ada juga yang patut kalian coba, yang judulnya Understand n Welcome, ini linknya
Understand Welcome
"Nasty Naughty Boy"

Come here big boy Ahh, mmmhmm, yeah
You've been a bad bad boy I'm gonna take my time, so enjoy There's no need to feel no shame Relax and sip upon my champagne 'Cause I wanna give you a little taste Of the sugar below my waist, you nasty boy
I'll give you some oh-la-la Voulez vous coucher avec moi? I got you breaking into a sweat Got you hot, bothered, and wet You nasty boy
Nasty naughty boy
Oh baby for all it's worth I swear I'll be the first to blow your mind Now if you're ready, come and get me I'll give you that hot, sweet, sexy loving (loving)
Hush now, don't say a word I'm gonna give you what you deserve Now you better give me a little taste Put your icing on my cake You nasty boy
Oh no, oh there I go again I need a spanking, 'cause I've been bad So let my body do the talkin' I'll slip you that hot, sweet, sexy loving
Ohh ha! Come on daddy! Ohh ohh, ohh ohh oh yeah Oh yeaah oh, come on, sugar
I got you breaking into a sweat Got you hot, bothered, and wet You nasty boy
Nasty naughty boy Naughty boy
Oh baby for all it's worth I swear I'll be the first to blow your mind Now that you're ready, give it to me Just give me that hot, sweet, sexy loving
Now give me a little spanking Ohh, ohh, is that all you've got? Come on now, don't play with me
Oh give me that hot, sweet, nasty Boy don't you make me wait Now you better give me a little taste Put your icing on my cake You nasty boy
Mmmm
Udah dulu ya, gue udah telah 31 menit kuliah Gambar 3
|
Disarankan: 0
 |
| |
debby_cavanna Senin, 20 Oktober 2008 @ 11:48 WIB
 (Reply)
wow..gw blum pernah denger lagunya..nanti gw cari dech...
btw, suka jazz juga? gw juga suka..hentakan ceria d'sound n nada groovy nya incognito suka bikin gw merasa seksi...
huehehehe...
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 20 Oktober 2008 @ 15:05 WIB
gue semua aliran suka debz, mulai nat king cole sampe nita thalia juga gue jabanin . kalo gue lagi gambar .. gue paling seneng denger lagu2 ginian (yang bikin seisi rumah bete) wkwk
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
henceu Senin, 20 Oktober 2008 @ 12:28 WIB
 (Reply)
gt yah beh...hehe
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 20 Oktober 2008 @ 15:06 WIB
yoi ceu
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
lim_dan_lim Senin, 20 Oktober 2008 @ 12:59 WIB
 (Reply)
tebeh memang basih. heheheh...
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 20 Oktober 2008 @ 15:09 WIB
uda emang asin[:d] [:d] [:d]
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
ichal Senin, 20 Oktober 2008 @ 14:10 WIB
 (Reply)
damn .. sexy abis , abis dengerin nih
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 20 Oktober 2008 @ 15:11 WIB
enjoy the fusion
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
yulianbjm Senin, 20 Oktober 2008 @ 14:57 WIB
 (Reply)
ah elu fer bikin penasaran aja...  belum pernah denger tuh, coba denger ah... ( mencari dan mencari......)
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 20 Oktober 2008 @ 15:00 WIB
kan udah gue kasih linknya yul .. tinggal download aja
|
 |
 |
| |
 |
yulianbjm Senin, 20 Oktober 2008 @ 17:45 WIB
fer.. koq larinya ke gambar bokep....? aaarggghhhhh....
|
 |
 |
| |
 |
ferror Rabu, 22 Oktober 2008 @ 10:16 WIB
welehhh .. gambar porno gimana?
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
iestea Senin, 20 Oktober 2008 @ 16:06 WIB
 (Reply)
inetku lg lemot abis hiks... besok deh downloadnya..
 |
 |
| |
 |
ferror Rabu, 22 Oktober 2008 @ 10:24 WIB
sok atuh manga
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
purbo Senin, 20 Oktober 2008 @ 17:05 WIB
 (Reply)
heiii...ferror!!! i love jazz too.. purbo_7422 (7422 = jazz)...see!
 |
 |
| |
 |
ferror Rabu, 22 Oktober 2008 @ 13:43 WIB
hi purbo ... sip dah sealiran
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
koesplator Senin, 20 Oktober 2008 @ 18:37 WIB
 (Reply)
klu jazz masa kini lbh suka norah jones n diana krall deh utk cwe nya
 |
 |
| |
 |
ferror Rabu, 22 Oktober 2008 @ 13:44 WIB
kalo itu mah (norah jones) emang ngejazz luar dalem om koes. tapi sunrise nya lumayan kok
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
farelnine Rabu, 22 Oktober 2008 @ 18:04 WIB
 (Reply)
ferror, bala-balanya udah ada tuh. meong dan yess belum ada. gimana lagu yg gue post, udah didonlot/dengerin?
 |
 |
| |
 |
ferror Kamis, 23 Oktober 2008 @ 10:57 WIB
udah udah .. wkwkw si agnes gokil juga pas masih kecil
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
sheed Rabu, 22 Oktober 2008 @ 21:38 WIB
 (Reply)
asal jangan pindah aliran sesat aja yak? weezer apalagi yang blue album syaik juga lho buat di jadiin koleksi!
 |
 |
| |
 |
ferror Kamis, 23 Oktober 2008 @ 10:59 WIB
jangan dong bang sheed ... ya boleh dicoba weezer
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
mhimi Kamis, 23 Oktober 2008 @ 09:51 WIB
 (Reply)
hmmm....jazz ya ferr..? 
saya sech bukan penggemar berat jazz, tapi kalau dari aliran jazz, saya lebih demam ama george benson, ngga tahu juga sech..! mungkin karna ia jago main gitar sambil nyanyi kale yehh.., yg membuat saya menganggap dia penyanyi jazz yang sesungguhnya..
 |
 |
| |
 |
lim Kamis, 23 Oktober 2008 @ 15:52 WIB
g benson lebih ke pop mhi. tepatnya pop yang ke jaz2an
|
 |
 |
| |
 |
ferror Jumat, 24 Oktober 2008 @ 10:52 WIB
lagian gitar keknya bukan identik ma jazz deh mhi
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
sastrawiguna Sabtu, 25 Oktober 2008 @ 08:56 WIB
 (Reply)
i love michele frank....dunk....pokoknya gila abiiiiizzzzz....
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 27 Oktober 2008 @ 08:00 WIB
mchael frank yah? blom pernah denger nih, adanya frank sinatra ..
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
sastrawiguna Senin, 27 Oktober 2008 @ 08:10 WIB
 (Reply)
happy blogger day of indonesia..!!
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 27 Oktober 2008 @ 08:53 WIB
happy bog juga,emang skrang ya?
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
herdiboy2 Senin, 27 Oktober 2008 @ 09:15 WIB
 (Reply)
gw lebih tertarik gambarnya ketimbang syairnya hehehe..
|
|
 |
 |
 |
| |
merama Selasa, 28 Oktober 2008 @ 14:11 WIB
 (Reply)
udah nonton dvd konsernya? wew, itu lagu ini di bikin kayak mv kecil gitu, sexy loooooh
|
|
 |
 |
 |
|
|
Senin, 6 Oktober 2008 @ 09:43 WIB - Diari

Hari Senin, tanggal 6, jahhh balik ke kampus lagi deh.
Setelah seminggu yang lalu gue sekeluarga liburan ke Magelang, sowan ke rumah eyang n ngerayain lebaran di sana, mau balik lagi ke dunia kuliah kok ngerasa males ya? wkwkwk, syndrome yang biasanya menghinggapi kita semua setelah hari libur yang panjang.
Oya, sebelumnya gue, Tebeh mau ngucapin Selamat Hari Lebaran (telat banget), nggak lupa gue minta maaf kalau selama ini pernah berbuat salah.
So gimana liburan kemaren?
Gue sekeluarga seperti tahun tahun sebelumnya masih sama acaranya, mudik. Yang beda adalah, sejak tiga tahun yang lalu, sejak gue punya SIM C, gue milih pergi ke Magelangnya naik motor. Yup, gue termasuk satu dari bayak riders yang banyak menghiasai jalanan di kala mudik tiba. Gue boncengan sama kakak gue, bawa barangnya juga dikit, dua tas berisi pakaian dan kebutuhan masing masing (baju, celana, daleman, bola bekel dll). Nggak sampe bawa kardus segala pokoknya.
Dari semarang biasanya sih berangkat sore, jam 3an, biar sampe Magelang pas udah waktunya buka, maklum, biasanya kita berangkatnya H-2 (pas padet padetnya jalan). Semarang - Magelang kalau naik motor biasanya ditempuh sekitar 2,5 jam, dengan taksiran macet bentar di daerah Ambarawa. Tahun kemaren ternyata parah banget, di Ambarawa pasar tumpahnya gila gilaan, alhasil gue kemaleman sampe di Magelang. Parahnya lagi kalo malem di daerah Agrobisnis setelah kota Bawen jalurnya ngeri banget. Alhasil (kok gue pake kata ini mulu ya?) tahun ini gue milihnya perjalanan pagi aja. Ada bedanya Beh?
Amazing (wkwkw gue ilfil sama kata2 ini), tahun ini jalanan sepi banget. Gue aja sampe bengong, tau tau udah masuk kota Secang, padahal yang ada dalam otak gue adalah view yang bagus yang ada di kota Ungaran, fokus Beh sama jalan. Tahun ini alhamdulilah deh lancar lancar aja perjalanannya.
Lebaran tahun lalu, 2007 mungkin adalah lebaran paling asik yang pernah gue rasain. Gue dan beberapa sepupu gue "melarikan diri" ke Jogja. Pelarian yang paling nagih.
Jadi ada kebiasaan kalo hari H lebaran kita pasti pergi ke Muntilan n Bandungan buat mengunjungi kerabat tua nenek gue, acara tahunan yang lumayan basi kalo gue bilang. Nah tahun kemaren, sepupu gue yang lama gak pulang pulang (tinggalnya di Papua) akhirnya nongol juga. Namanya mas Imam, anak dari pakde nomor 2. Dia dateng sama istrinya mbak Noni. Tadinya nih, dilihat dari cashing nya, pasangan berdua ini keliatan normal normal aja kayak suami istri lainnya, eh taunya mereka berdua gila juga.
Waktu sekitar mahrib, abis jalan jalan, di mobil kita (para anak muda doang, anak kecil n orang tuanya lagi nggak diajak ) tanpa sengaja menyebut "Jogja" dalam sebuah percakapan, gak tau gimana ceritanya sampe kita punya pikiran kalo ... "maen ke Jogja aja yuk..."
Akhirnya malemnya, jam 8an gue, kakak gue, mas imam, mbak noni, sama dua sepupu gue yang laen nekat maen ke Jogja. Istilah najisnya "melarikan diri". Kita nggak bilang bilang, soalnya sepupu yang kecil pasti pada pengen ngikut *licik. Lagi nggak pengen di repotin soalnya. Sampe Jogja ... have fun deh wkwkkwkw. Mbak Noni langsung kalap begitu ketemu sama orang papua, dimana akhirnya dia bisa ngomong pake bahasa papua. Gak ketahuan emang kalo mbak Noni ini orang sana, soalnya rambutnya yang kribotertutup sama kerudung ayat ayat cinta nya.
Tapi, totaly sadly, tahun ini kita nggak bisa mengulang momen momen kemenangan itu, mas Imam sama pakde gue udah keburu ke Klaten, tempat neneknya yang lain. Cuma gue sama sepupu gue yang pergi ke Jogja, yang ini pamit sih. Ada untungnya juga lebaran pake motor, bisa buat ngelayap. Mulai Malioboro, Prang tritis sampe tiap ada warung makan kita gue sama kaka sepupu gue pada wisata kuliner, kenyang kenyang dah. Malemnya kita nongkrong di depan BI, sambil menikmati mie rebus n jahe susu, mantab abis. Ditambah dengan foto foto lah .
Yang kita berdua cari sebenernya cuman satu, yaitu kaos Gareng. Biasa, jogja kan pabriknya kaos kaos yang "nyentil", nah dari tahun kemaren kalo ke Jogja yang kita cari selalu kaos Gareng. Pantas dicoba kalo kesana. Ada lumayan banyak yang jugal kaos Gareng, sekitar sebrang mall Malioboro. Selain Gareng ada sih merek Gayeng, Guyon ...yang jelas semua desainnya nonjok abis. Kalo dipake pasti semuanya pada ngeliatin. Try that ..
Oh iya, baytheway, gue sekarang lagi di warnet di Dekanat kampus gue, deket sama kampus gue. Tau nggak, gue lagi kuliah grafis sekarang, yang dateng cuma 4 anak , yang bawa alat alat lengkap cuma gue dan akhirnya kita cuman bikin cetakan grafis punya gue doang, monyet monyetak 3 itu bantuin gue bikin gambarnya. Karena masih harus dikeringin di kamar gelap, nunggu satu jam, akhirnya kita ke warnet, ada yang makan juga sih. Gue geleng geleng kepala ... apakah gue sedang kuliah? atau hanya main main?
|
Disarankan: 0
 |
| |
itamar Senin, 6 Oktober 2008 @ 12:39 WIB
 (Reply)
nice to see you again fer ... happy idul fitri
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 6 Oktober 2008 @ 13:16 WIB
wah .. dah 3 bulan. kmana aja ? nice to meet you too
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
koesplator Senin, 6 Oktober 2008 @ 13:13 WIB
 (Reply)
ada info neh .... teman2 saya kuliah dulu from yogya http://desaingrafisindonesia.wordpress.com/2008/09/26/diskomfest-3-dkv-fsr-isi-yogyakarta-ring-of-fire/
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 6 Oktober 2008 @ 13:16 WIB
thanks om , kemaren gue cuman lewatin isi doang
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
kurajamban Senin, 6 Oktober 2008 @ 13:43 WIB
 (Reply)
oleh2 nya mana ??????????????????????????
 |
 |
| |
 |
ferror Kamis, 9 Oktober 2008 @ 10:17 WIB
gue oleh2 in cerita aja yak wkwkkw
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
yulianbjm Senin, 6 Oktober 2008 @ 14:40 WIB
 (Reply)
wah ...asyik neh lebarannya gak kaya gua, ketiban posko lebaran di kantor...wwaaakks...
 |
 |
| |
 |
ferror Kamis, 9 Oktober 2008 @ 10:17 WIB
wkwkkw ... dinikmati aja mas yul, setahun sekali juga
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
indian Selasa, 7 Oktober 2008 @ 14:20 WIB
 (Reply)
hehehe... penasaran sama kaosnya, fer.. coba kamu foto'in  btw, visit blog indi, ya... makasih
 |
 |
| |
 |
ferror Kamis, 9 Oktober 2008 @ 10:18 WIB
lagi nunggu emai dari sepupu gue
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
uda Kamis, 9 Oktober 2008 @ 09:31 WIB
 (Reply)
maap lahir batin juga fer
 |
 |
| |
 |
ferror Kamis, 9 Oktober 2008 @ 10:19 WIB
maafin gue juga ya uda
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
m_ulan_n Jumat, 10 Oktober 2008 @ 14:28 WIB
 (Reply)
kemarin mudik, aku sekeluarga juga sempet ke jogja.. numpang nginep semalem aja sih hehe..
 |
 |
| |
 |
ferror Sabtu, 11 Oktober 2008 @ 19:12 WIB
ke mana ulan? ayah sayang kemaren ga ketemu ya heheh tau gitu janjian
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
debrian Jumat, 10 Oktober 2008 @ 19:49 WIB
 (Reply)
enak ya libur lbran liburan tyus yah..hehe
 |
 |
| |
 |
ferror Sabtu, 11 Oktober 2008 @ 19:14 WIB
setahun sekali deb, tapi sekarang? wkakak tugasanya numpuk
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
mhimi Jumat, 10 Oktober 2008 @ 21:41 WIB
 (Reply)
liburan yang asyik ferr, aku mah liburannya didapur...hehehehe..!!
 |
 |
| |
 |
ferror Sabtu, 11 Oktober 2008 @ 19:16 WIB
di dapur?? banyak makanan dong mhi? pasti mhimi pinter masak ya?
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
mizzminu Minggu, 12 Oktober 2008 @ 16:13 WIB
 (Reply)
wah... enaknya yg abis liburan. skrg udah balik ngampus lagi yah.. back 2 daily activity
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 13 Oktober 2008 @ 11:28 WIB
kembali kerja rodi!!!
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
dhee_bubble Senin, 13 Oktober 2008 @ 09:56 WIB
 (Reply)
iya nih... abis liburan kok males bgt y buat masuk kul lagi??
 |
 |
| |
 |
ferror Senin, 13 Oktober 2008 @ 11:30 WIB
bawaan orok kali dhee hehe .. loe udah kul?
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| | |