| |
|
|
pointer
Senin, 15 January 2007 @ 11:39 WIB - Diari
Setiap orang selalu merasa dirinya adalah benar. Setiap orang berhak untuk menghakimi orang lain. setiap orang merasa berhak untuk menjelekan orang lain. Apakah diri ini selalu benar, sehingga pantas menyalahkan kelakuan orang lain?
Dogol bukanlah manusia sempurna. Dogol bukanlah impian semua orang. Badannya gendut, kulitnya hitam, mukanya menggariskan kemalasan dirinya. Tetapi dogol punya jiwa. jiwanya memiliki perasaan dan keinginan. Ia ingin di cintai wanita. Ia ingin di kagumi semua kalangan. Ia punya sejuta cita dalam dirinya.
Namun kemalasan mengalahkan kemandirian hidupnya. Diumur seperempat abad ia masih menetek di dada ibunya yang berkulit hitam itu. Ibunya yang sehari-hari selalu memakai kacamata hitam besar, dan memakai baju terusan sedada.
Namun pantaskah hidup dogol di caci ketika masa depan terasa suram di garis hidupnya? Tuhan maha Adil. Ia akan memberikan keberkahan pada hambanya, walau itu jauh dari pemikiran rasional.
Ketika dogol si anak malas itu kaya raya mendapatkan warisan emas permata dari bapaknya yang ternyata seorang pengusaha dodol di garut. Masihkah berani orang-orang yang biasa menyela dan lampiaskan caci makinya, berbicara sekali lagi tentang rendahnya nilai dogol?
Bagaikan gula jatuh ditanah maka semut akan datang sendirinya. Begitu pula penghargaan dan penilaian semua orang atas orang lain. bila ia kaya raya, bila ia berhasil maka serta merta tanpa di cari pun akan memiliki teman yang banyak. Namun bila ia miskin, hidup bagaikan parasit maka wajah-wajah enggan melihatnya bagai manusia.
How about you? Masihkah berani menilai orang lain? masihkah berani memberikan makna kepada orang lain? berkacalah pada hidupmu, apakah hidupmu memiliki nilai?
|
Disarankan: 0
 |
| |
henceu Senin, 15 January 2007 @ 12:01 WIB
 (Reply)
memberikan makna bagi orang lain untuk menyemangati orang tersebut gak masalah kaliiii, biar jadi motivasi buat orang tersebut
|
|
 |
 |
 |
| |
davidianitzer Senin, 15 January 2007 @ 12:02 WIB
 (Reply)
khusus untuk anda, kalo hidup hanya menjadi beban. saya kira bunuh diri adalah penyelesaian yang patut dipertimbangkan.
|
|
 |
 |
 |
|
|
|
|
Created on:
Senin, 6 November 2006 @ 15:22 WIB |
|
|