| |
|
|
its time to come
Kamis, 24 Mei 2007 @ 13:36 WIB - Diari

Lama tidak melihatnya, gadis berkacamata yang selalu datang. Tadi ia memakai blus biru. Menenteng sekantung uang. Untuk ku, untuk kamu bahkan untuk mereka.
Irham tersenyum kecut melihatnya. Ia teringat ponselnya pernah di banting oleh tunangannya gara-gara irham dengan genitnya menggoda gadis itu lewat sms maupun sekedar miskol tak penting.
Wahyu berteriak bagai tarzan melihat cheetah. Bagi tarzan menggaris hutan dengan lengkingannya. Menandakan inilah daerah kekuasaanku.
Aku melirik tak tahan, dengan celana yang menyempit. Bergerak tak terkendali. Melayangkan beribu khayalan tentang gadis itu.
Hidung mancungnya. Kulitnya yang berbulu halus. Bibirnya yang basah, merekah. Dadanya tertutup blus, aku masih bisa membayangkannya. Sungguh..
|
Disarankan: 0
 |
| |
henceu Kamis, 24 Mei 2007 @ 14:02 WIB
 (Reply)
quote: aku melirik tak tahan, dengan celana yang menyempit. bergerak tak terkendali. melayangkan beribu khayalan tentang gadis itu.
koq celananya bisa jadi menyempit sih mas priblek??
|
|
 |
 |
 |
|
|
|
|
Created on:
Senin, 6 November 2006 @ 15:22 WIB |
|
|