HOME BLOG
   
  the other foolblack
http://freeblack.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
 
empty skin
Minggu, 6 April 2008 @ 08:37 WIB - Diari


Terkadang menjadi manusia itu serba salah. Ketika kita ingin bersikap baik selalu saja ada godaan. Entah itu datang dari teman, kekasih, pacar dan lain sebagainya. Ada saja yang bisa menyulut emosi.

Bila ada kiri pasti ada kanan, ada atas ada bawah, ada perang ada damai, ada siang ada malam. Begitu pun emosi ada positive ada negative. Dan manusia pasti memiliki emosi, kecuali anda adalah kotak koin telepon umum.

Saya mengerti manusia memang di kodratkan memiliki emosi. Namun saya juga sadar manusia juga di beri akal agar mampu memanaje emosi itu dalam jalur yang positif dan proporsional. Artinya boleh saja sih marah, menangis, menggerutu, bahkan mengeluh sekalipun. Namun hal-hal tersebut tidak di lakukan sepanjang kita bernafas. Masa sih mau jutek terus.

Kalau ada yang begitu siap-siap saja di rawat di unit gawat darurat rumah sakit jiwa. Berarti kamu mengalami stress akut. Dan harus di ikat ke tempat tidur. Wah berlebihan sekali mengetiknya.

Sudah lama saya tidak melakukan “walking on da blog.” Saya takjub akan kemampuan blogger menjabarkan setiap kata dalam kalimat. Terkadang emosi saya menjadi tersulut. Saya bisa takjub itu sendiri merupakan emosi bukan? Mengapa saya bisa tersulut? Rekan-rekan blogger sungguh manis mengungkapkan isi hatinya masing-masing. Ada yang gembira, ada yang sedih, ada yang saling memaki, ada yang mengeluh, wah banyak ya emosi yang terkandung dalam badan kalian?

Pengayaan emosi itulah yang menjadikan semua rasa tercampur baur menjadikan suatu sinkronisasi yang tunggal dalam kemajemukan karya. Sungguh hebat. Sekali lagi saya takjub akan perkembangan psikologi juga intelegensia anda semua.

Didalam suatu kemajemukan terdapat rasa yang begitu toleran dalam menyikapi banyak hal. Dalam perasaan yang berbeda menimbulkan akuisi-akuisi yang sacral. Dimana suatu blog adalah suatu pemikiran murni dari sang penciptanya, yaitu sang blogger.

Kita coba mengejawantahkan setiap perilaku dalam kandungan emosi yang hakiki, pada setiap padanan kata yang kita toreh di dunia maya ini menjadi sepenggal emosi yang terekam untuk khalayak.

Mampukah orang lain menangkap emosi dan rekaan dalam jiwa kita sang penulis, sang komentator, bahkan mungkin sang provokator namun saya lebih senang menyebut sang provokator menjadi TS (threads source) dimana TS berfungsi untuk memancing semua khalayak mengungkapkan pendapat-pendapat dalam suatu postingan atau wacana tertentu. Peran TS sungguh menakjubkan. Ia akan membawa emosi anda ke suatu jalur yang penuh perdebatan, pembahasan untuk menghasilkan kesimpulan tertentu, mungkin bahkan tanpa kesimpulan.

Didalam dunia nyata yang terbias dalam dunia maya atau dunia cyber, perilaku setiap manusia tetaplah sama. Tak mungkin berubah. Malah saya lebih yakin perilaku sebenarnya dari setiap individu tercipta di dunia maya. Mengapa saya yakin akan hal itu?

Pertama di dunia maya setiap individu merasa memiliki tameng, bahwa ini bukan diri “aku” bahwa ini orang lain. Setiap perilaku yang terjadi adalah mutlak bukan milik aku. Itu adalah hasil rekayasa saja. Padahal jauh diluar pemikiran-pemikiran tersebut, sadar atau tidak, karakter dari perilaku itu adalah bentuk nyata dari emosi individu ybs.

Kedua, setiap individu yang terhubung ke dalam cyber adalah indvidu-individu kreatif. Dimana ia ingin di “akui.” Ingin di lihat sejauh mana eksistensinya berbudaya dalam suatu nilai-nilai kreatif suatu karya tunggal maupun majemuk oleh komunitasnya berada. Misalkan dalam dunia per-blogan, anda di tuntut secara tidak langsung untuk menampilkan suatu karya yang unggul. Karena keunggulan adalah kunci eksistensi anda dalam bersosialisasi. Oleh karena itu sifat dasar manusia adalah survival, sadar atau tidak anda telah berusaha ingin tetap hidup dalam suatu komunitas. Atau anda tersingkir dalam kesakitan yang amat parah.

Ketiga, setiap individu memiliki suatu ego. Baik itu yang berbias maupun yang tunggal dalam perilaku. Artinya berbias adalah suatu kemajemukan jiwa, emosi dalam diri masing-masing individu yang di pengaruhi oleh keadaan-keadaan tertentu di luar jiwa itu sendiri. Seperti mood, bisikan-bisikan, atau sarapan anda di pagi hari. Hal-hal tersebut dapat memicu suatu emosi apakah ia positif ataukah ia negative. Tunggal berarti sikap tersebut memang adalah karakter anda sendiri yang lahir dari kemanunggalan anda sebagai manusia dewasa.

Namun di luar point-point tersebut diatas, antara salah dan benar adalah suatu keniscayaan dalam hukum relativitas alam. Sesuatu menjadi salah atau benar di pengaruhi oleh beberapa factor seperti lingkungan, pemikiran, pemahaman dan ideology (agama, UU dan peraturan-peraturan lain yang sifatnya mengikat).

Apa yang saya ketahui sebagai manusia yang sarat dengan kehidupan religy, salah dan benar hanyalah milikNya semata. Walaupun keputusan salah dan benar terputuskan dalam suatu emosi tertentu yang menaungi anda kala itu. Spontanitas, bagi orang yang memiliki sikap, dan ragu-ragu bagi pemilik jiwa-jiwa labil. Dan tak memiliki jiwa bagi orang-orang yang hanya bisa mengagguk meng-iya-kan tuannya berkata.

Dan kebenaran hakiki bagi anda yang memiliki emosi tertatan rapi pada jalurnya, yang berani mengungkapkan suatu sikap yang di landasi emosi, kejujuran dan logika.






Disarankan: 0
  Komentar: 8 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print
  kristi_sari   Minggu, 6 April 2008 @ 11:16 WIB    (Reply)
aduh ;atarnya bikin tulisannya rada susah dibaca. jd kudu di highlight
btw iyah... kadang rasa toleran itu dilupakan sebagian org apalagi kalau di dunia maya. mainnya emosi. mentang2 ga kliatan kali yeeeee
ts emank memegang segalanya (jd inget penebasan besar2 postingan di lautan). ad yg kena tebas 6000 post
 
  yulianbjm   Minggu, 6 April 2008 @ 11:25 WIB    (Reply)
setuju deh.sama tulisannya, memang kayanya kita harus mempunyai pemikiran dan emosi yang bijak dalam hal ini..
 
  haerulsohib   Minggu, 6 April 2008 @ 23:16 WIB    (Reply)
wow...layak direnungkan baik-baik, dipikirkan dan ditimang dan selanjutnya........
 
  debz   Senin, 7 April 2008 @ 08:03 WIB    (Reply)
rajin amat minggu posting sot..
 
  deesan   Senin, 7 April 2008 @ 19:26 WIB    (Reply)
setujuuuu!!!!!!!!!!! *sasyaob.made.on* hehehe....
 
  passion   Kamis, 10 April 2008 @ 09:51 WIB    (Reply)
saya gak ngerti mas priblek
 
  henceu   Jumat, 11 April 2008 @ 11:54 WIB    (Reply)
seriusan amat seh kamu
 
  ucy   Senin, 8 Desember 2008 @ 21:50 WIB    (Reply)
nice writting...
memang kadang kala apa yg kita keluarkan emosi, sifat dan perilaku didunia maya...tanpa tersadar itu adalah sifat dasar ybs...sifat asli ybs...

hanya saja,,,dalam hal tertentu..ada yg ingin disembunyikan oleh ybs, dengan menjadikan dirinya sebagai "orang lain" didunia maya tersebut, bahkan.... ingin menyamarkan supaya ybs nggak terlihat seperti aslinya.....

itu bisa saja terjadi.........

tapi itu tadi....
tanpa sadar, lama kelamaan...kembali sifat, emosi dan perilaku asli dari si ybs terlihat juga.....
good point

___________


 


 

hitam putih hitamnya kedukaan dan kesukaan kalbuku
JACP
 
    » Profile
    » Buku Tamu
kutukupret
answer me..
empty skin
jealous guy
c u on da blog, again
Arsip Blog 
CARI BLOG:
lim
upil
ochep
Bisot Area
bayan semun
hideous
akh_ahmadsyah
haerulsohib
rhey_maniezt
henceu
Total: 461 
lemes pasti uju[blue]...
kerja disini aja....b...
nice writting... mem...
gue penasaran sama to...
pertanyaannya seperti...
 
 
Created on:
Senin, 6 November 2006 @ 15:22 WIB
 
   
 
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
Blogger Peduli
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
[<blink>indonesia 7...
[<blink>lagu etnik ...
[<blink>indonesia 6...
[<blink>indonesia 6...
grrrr... kesel banget
bali skies
visual1
bengkel hp bajo
bisnis gratis 100%
all about korea
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI