HOME BLOG
   
  BISMILLAH
http://haerulsohib.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
 
Minggu, 17 Mei 2009 @ 12:08 WIB - Diari


Lama sudah waktu itu berdetak,mengikuti irama ketukan ambisi, Terkadang aku selalu merenung ,hidupku sudah sampai birama ke berapa ?. Apakah sudah cocok dengan irama yang ada dalam jiwaku ini, aku tak habis pikir, karena memang saat ini pikiranku seakan mau
habis, habis karena desiran-desiran ego yang begitu liar, Liar menjalar
seolah sudah sempurna yang berefek arogansi.

Aku terkadang bertanya lagi dalam jiwa yang pening.
Tuhan, apakah Tuhan itu masih bersemayam dalam berbagai lini, ataukah ia sengaja serta pura-pura tidak diketahui seperti apa wujudnya, ataukah Tuhan itu berpihak kepada siapa ?, pertanyaan-pertanyaan bodoh pikirku, tapi itulah sifat dasar manusia, selalu saja begitu dan begini,Tapi sebaiknya aku belajar saja,

Belajar pada budha cara meditasi yang baik,agar jiwa ini bisa tenang,
belajar pada pastor tentang kasih itu seperti apa, agar aku bisa mewujudkan sebentuk cinta yang sebenarnya,
belajar pada bunda Theresa tentang pengorbanan yang tiada pamrih untuk kemanusian agar aku tidak menjadi egois malah peduli sesama,
Belajar pada kaum barbar yang hancur agar aku tidak seperti mereka,
Belajar pada Gandhi dan Nelson Mandela tentang perdamaian, agar aku bisa mewujudkan hidup yang harmonis.
Belajar pada Gichin Funakoshi tentang keberanian menempuh hidup
melalui jalan Bushido.
Belajar pada Muhammad tentang Rahmatan lil alamin, agar aku mengenal baik dan menjalankan agama yang tertera pada KTPku.
Belajar pada manusia yang sok suci agar aku tidak suka memvonis
tentang suatu hal. Karena aku tahu aku hanyalah manusia biasa. bahkan Belajar pada peralatan komputer sekalipun, agar aku selalu UNDER MAINTANANCE, karena aku tahu aku adalah manusia yang selalu hang,itu semua kulalukan agar selalu refresh keesokan harinya.


Disarankan: 0
  Komentar: 0 | Beri Komentar    Recommen | Print



Selasa, 21 April 2009 @ 08:54 WIB - Diari


Hari ini aku masih ingat ketika helai rambutmu terkibas,menari-nari lembut seperti mengajak menerobos ruang kegelisahan, aku terpana bagai kehilangan kesadaran, namun beruntunglah aku karena kau menamparku dari kebegoan, menyadarkan aku dari sifat ketamakan, membekukan keegoisanku untuk bisa berbagi terhadap sesama. Bahkan yang terpenting, engkau memacu andrenalin cintaku dengan kasih yang hakiki, kasih yang tersirat dalam lubuk hati yang paling dalam,deep down inside seperti kata
bule-bule itu.

Saat itu aku ingat betul dan masih hangat bersemayam dalam memoriku, kamu mendekat erat kepadaku, lebih dekat, dan bibirmu itu menyandar di telingaku sambil berbisik "Rul, bukankah lelaki ada karena wanita, bukankah wanita yang membuat hidup ini paling indah, perhiasan dunia dan bisa juga menjadi perhiasan akhirat yang menjelma menjadi bidadari, Karena wanita itu sesuatu yang sensitif, tak ada alasan untuk tidak menghargainya, bahkan seharga jiwamu itu sendiri, maka jagalah ia Rul "

Namun kini kau telah menghilang entah kemana, berangkali terseret angin selatan yang begitu kuat tiupannya. aku telah mencarimu kemana-mana namun nihil juga, kenapa engkau pergi begitu saja tanpa memberitahuku, mungkinkah kamu marah, jengkel, dongkol. Aduh...entahlah aku sendiri bingung. Namun aku tidak pernah melupakan ucapanmu itu saat kita selalu bersama dulu, dan kini masih terus terbayang, semoga ilmu pengetahuan yang ada mampu membuat cloning dirimu, menjadi wanita indonesia yang hakiki seperti Ibu kita KARTINI.

Selamat Hari Kartini, wahai para wanita indonesia karyamu untuk bangsa ini selalu dinantikan.


Disarankan: 0
  Komentar: 2 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Kamis, 26 Maret 2009 @ 22:29 WIB - Diari


Menangis
serasa mau pipis
kucoba menepis
Sampai hati menjadi bengis
semua persoalan yang mengiris

Pedas sungguh pedas
makian dari sang kekasih yang terus menerus memelas
hingga nyaris lukanya membekas
namun kuademkan hati ini dengan syair bagai dalam kulkas
Karena kusadar, hidup ini adalah seni nan indah dan bebas

Gemuruh ombak losari menyambut kebekuanku
Menampar sukmaku yang nyaris terpaku
Dalam genangan noda hitam gemerlapnya yang memukau
Aku bangkit dan berteriak seperti orang yang sakau
saking gemetarnya peluh dadaku
Berharap perubahan berarti mendatangiku

jauh sudah langkah yang tertoreh dalam bingkai kerisauan
Bersama jiwa-jiwa Kehausan
Mencoba memperbaiki diri dari titik nol kehidupan
Hidup adalah konstinasi perbaikan
Sebab manusia adalah ketidaksempurnaan



Disarankan: 0
  Komentar: 4 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Minggu, 8 Maret 2009 @ 17:18 WIB - Diari


Terik mentari yang menggerahkan tak jua mengalahkan keinginan kami bertemu seseorang.Kelajuan roda dua bagai kesetanan, karena takut kehilangan kesempatan langka bagi kami. klakson-klakson meraung-raung seperti hendak memaki kami karena menyalib jalur mereka.Namun aku tak peduli. Daun-daun siang itu bertiup sepoi-sepoi saat kami sedang menunggu di pos gubernuran yang teduh.
Ditemani alunan iklan tv" kesegaran kelapa muda" semakin menambah dahaga kami dalam pos penjagaan itu. Para penjaganya cukup ramah, mereka menemani kami mengobrol. Sembari menunggu instruksi dari dalam gubernuran.

Namun alhamdullilah, puji syukur. setelah beberapa menit. kamipun diperkenangkan bertemu. langsung saja kami diantar oleh penjaga. seorang wanita mempersilahkan kami masuk, begitu pintu dibuka,pandanganku langsung tertuju oleh seseorang yang sedang berdiri dalam ruangan yang luas dan dihiasi karpet-karpet indah berjejer rapi. wow, baru kali ini aku masuk dalam ruangan yang sebesar ini, padahal setiap harinya aku hanya lewat di depannya. Aku langsung mencium tangannya seperti anak yang sudah lama merindukan orang tuanya.

Hati deg-degan, seolah-olah ini mimpi, baru pertama kali bertemu secara dekat dan kami diperlakukan seperti tamu khusus sampai-sampai disediakan minuman yang segar banget berwarna merah serta kue lapis yang aduhai, kami dipersilahkan minum, langsung saja kami menyambar gelas bening berlekuk apalagi siang tadi begitu panas.

Setelah mengobrol beberapa menit, kesempatan foto bareng plus bersama buku " GOOD LAWYER" akhirnya terlaksana juga. dan hasilnya bisa dilihat dari sertaan di bawah ini.



Disarankan: 0
  Komentar: 3 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Jumat, 20 February 2009 @ 10:06 WIB - Musik, Film & Hiburan


Hai All, jangan lewat info berikut ini...simaka baik-baik ya....


Disarankan: 0
  Komentar: 2 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



S E L A N J U T N Y A »



 

Manusia Pencari Tuhan
haerulsohib
 
    » Profile
    » Buku Tamu
under maintanance
kenangan bersama si tini
nobody perfect dalam kalimat jiwaku
minggu siang yang tak terduga
info penting (must be read)
Arsip Blog 
CARI BLOG:
banner angingmammiri
”Banner
Iklan penebangan liar...
catatan seorang Muslimah
Belajar jadi Penyair
abu yg lucu
Lihat alur perkembangan Manusia dari masa ke masa
makassar dalam berita
Blognya Abang Muclisin
belajar Bahasa Jepang
Trik Komputer
Iptek
Temukan Ide segar Advertising
tabloidyess
stufen_edu
stufen_edu
macdhawanks
princess_vchan
Total: 937 
ochep return
DEBBY is BACK
blog@indosiar.com
Bubu Okky
illymeyde
ossst aq anggota ink...
selamat untuk bukunya...
aaa..kk cuma ilang 10...
hos.. salam kenal bua...
belajar grafis di lin...
 
 
Created on:
Jumat, 13 Juli 2007 @ 20:14 WIB
 
   
 
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
Blogger Peduli
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
kuntilanak 3
masa orientasi generasi j...
hacker
stop dreaming start actio...
online by saykoji
wellcome ,.
all about suju
iepul
www.thecliquers.com
chicamayonnaise
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI