HOME BLOG
   
  | it's my life |
http://iestea.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
 
Senin, 22 Juni 2009 @ 08:45 WIB - Diari


Hampir semua orang merasa “menunggu” adalah hal yang sangat tidak mengenakkan, tapi bagiku “bosan” adalah kata yang paling tidak ku sukai. Aku lebih suka disuruh menunggu selama sekian lama dari pada aku merasa bosan. Terkadang menunggu juga bisa membosankan, tp aku punya trik untuk menghadapi kata menunggu. Sementara jika aku merasa bosan, apa saja yang aku kerjakan tetap akan terasa salah.

Hari minggu yang membosankan, itu yang sedang aku rasakan saat ini. sebenarnya ada banyak kegiatan yang bisa aku lakukan untuk mengisi hari mingguku tapi semua hal itu terasa salah. Aku sudah mencoba menonton The Tudors ses 2, sampai episode 3 tapi terasa membosankan, kucoba mengambil salah satu novel yang masih pending dari dalam rak, hanya paragraph pertama saja aku sudah malas, ku ambil batal dan mecoba memejamkan mataku, tapi yang ada, kepalaku terasa amat sakit dan menjengkelkan. Aku terserang kebosanan tingkat akut!!!!

Pukul 15 lewat, hpku berdering dan aku harus mencari lokasinya terlebih dahulu. Salah seorang teman kuliahku menanyakan data pribadi untuk keperluan skripsi dan memberitahukan daftar pembimbing. Sudah kuduga, aku mendapat pembimbing yang sama dengan mbakku tahun lalu. pembimbing yang lumayan killer dan yah… aku hanya bisa menarik-narik kepang rambutku saking stressnya. Ya ampuunn.. kepalaku terasa hampir meledak, aku belum bisa mengatasi rasa bosanku dan sekarang aku harus menghadapi skripsiku, lagi…

Bukan sesuatu yang begitu besar tentu saja, aku Cuma merasa sedikit tertekan di kost2an yang panas dalam jangka waktu lama. Sabtu-minggu, biasanya aku jarang berdiam diri di kost kecuali aku sakit atau benar-benar ingin menyendiri (tidur seharian ). Aku sudah tidak punya jadwal ke kampus selain bimbingan, dan itu juga aku malas . Huaaaahhhhmmm… rasanya bosan, hampa ah entahlah.. hidupku terasa monoton banget. Kerja-kuliah-main dan itu berulang-ulang, dan pada dasarnya aku adalah orang yang cepat merasa bosan.

Aku sudah menyelesaikan novel The Alchemist by Scott dalam waktu sehari semalam, ah tidak ada sehari semalam, sehari semalam kurang lah. Sebenarnya masih banyak novel yg pending dan masih bersegel, tapi aku sedang tidak ingin menyentuhnya. Ol pun aku malas, padahal banyak yg harus aku selesaikan di FI dan banyak utang Fan Fic yg harus aku baca, bahkan mau edit Angels Death part 2 saja aku malas. Jyaaaahh.. aku memang pemalas. Aku pengen ke salon, tp di luar panas menyengat, terimakasih mending di dalam saja. Veg pulang tadi pagi jam 6.30, aku hanya mengantar sampai depan kost soalnya aku belum mandi, dan benar-benar blm sepenuhnya membuka mata .

Kalian suka merasa menyia-nyiakan waktu tidak si? Waktu kita kan terbatas banget, terkadang aku merasa sayang banget menghabiskan waktuku untuk tidur atau sekedar bermalas-malasan. Mungkin karena itu aku hobi membaca untuk meluangkan waktuku, meskipun membaca juga sambil tiduran, tp setidaknya aku tidak hanya tidur kan? Tp membaca saja aku ogah banget sekarang, makanya terasa desperado di kost dan bingung mau ngapain.

Auw.. auw.. auw… lihatlah, aku juga kehilangan kemampuanku merangkai kata. Tulisanku kali ini loncat-loncat tidak jelas, bagaimana mungkin aku bisa edit Fan Fic ku? Padahal ada banyak ide menari-nari di kepalaku. Gagasan untuk menyentuh skripsi malah membuatku mual .

Lagi-lagi sebuah pemikiran aneh menyerbu otakku, “bagaimana kalau nanti aku bosan pada suamiku?” hhhmmm… aku sering bertanya sama mbaku “pernah bosen sama mas ngga mba?” tapi biasanya aku malah di caci maki,.. hhhaaaahhh… keluargaku yg aneh entahlah… let’s see ajaaaaaaaaaaa……………..


Disarankan: 0
  Komentar: 8 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Selasa, 16 Juni 2009 @ 09:51 WIB - Diari


Sebuah tangan hangat menyentuh pipiku, sebuah bisikan mendengung di telingaku “Bangun, sholat subuh”. Kucoba membuka mataku, seulet tubuh berdiri di samping tempat tidurku. Ku kerjapkan mataku beberapa kali, seulas senyum tersungging di bibir nya dan dia kembali berkata “Sudah pagi, sholat dulu”. ku coba membuka mataku lebar-lebar, ku coba kumpulkan kembali nyawaku yang tengah berada di dunia lain. Aku masih terdiam, dan kulihat wanita itu mengambil mukena dan mengenakannya. Dia sholat persis di samping tempat tidurku, tampak seperti biasanya.

Aku benar-benar terjaga kali ini, ruangan yang sedikit aneh tapi aku sudah familiar dengan keadaan di sekitarku. Bahkan letak sandal jepit usangku pun masih tergeletak rapi di suatu tempat yang terasa tidak asing. Tapi aku masih agak bingung dengan keadaan sekelilingku. Ku coba berdiri dan meraih sandal usang di tepi tempat tidur. tiba-tiba dari arah lain kulihan kakak sepupuku memasuki kamarku seraya berkata “Tempat sholat bocor, aku numpang sholat di sini, kamu ngga sholat Is?” sambil melihat wajahku yang kebingungan.

Dia kakak sepupuku, tapi jelas terlihat berbeda sejak terakhir kali aku melihatnya. Tiba-tiba ada wanita lain, wanita yang jauh lebih tua dari wanita pertama dalam ruangan yang masih mengenakan mukena “Di luar hujan, mending ambil air wudhu nya di balai tengah saja” pantas pikirku, udara terasa begitu sejuk, mendekati dingin dan selimut hijauku terasa sangat nyaman menutupi badanku.

Aku keluar, ada pintu samping ruang nonton Tv yang menghubungkan rumah utama dengan balai tengah, baru kemudian dapur dan kamar mandi. Balai tengah tidak beratap, jadi kalau hujan turun kami harus melewati tepian balai yang beratap untuk mencapai dapur dan kamar mandi. Alternative ambil air wudhu di balai samping, atau sekedar cuci muka dari air hujan sering kami lakukan sejak dulu. ku ambil air wudhu kilat dan langsung kembali ke dalam kamar di pojok ruangan, sisi berlawanan dari pintu penghubung tadi.

Ku ambil sajadah dan mukena dari rak terdekat, ada bekas air di lantai, seperti bekas air bocor dari genteng. Kudongakkan kepalaku, mencoba melihat apakah ini air bocoran dari atas, atau air bekas sandal ku atau yang lain. Genteng tersusun secara rapi, tanpa eternit, tanpa penutup dan tidak kulihat sedikitpun tanda-tanda kebocoran di sana. Tiba-tiba kudengar diriku bersuara “Ibu, di sini jg ada bekas air” tunjukku pada wanita pertama yg membangunkanku.

“Bekas sandalmu kali Is, kamu kan males keset-an” wanita yg kupanggil Ibu itu menjawab. Kemudian wanita yang lebih tua menambahkan “kamu ambil lap dulu, di lap baru gelar sajadahnya”. Kulakukan semua perintahnya dan kemudian menunaikan sholatku. Cepat-cepat aku lipat mukenaku, lebih tepatnya hanya aku masukkan sembarangan kedalam rak. Udara makin terasa dingin menggigit, aku langsung kembali ke tempat tidurku, ku ambil kembali selimut hijau usangku yang tebal dan kupeluk wanita yang ku panggil Ibu itu, hangat pikirku dan aku kembali terlelap.

“Konniciwa…. Konniciwa… Konnnnniiiiiiccciiiiwaaaaaa….!” Alarm handphone membuatku terjaga. Ku kerjapkan mata beberapa kali, kulihat penanda waktu menunjukkan pukul 05.15, ku coba sesuaikan kembali mataku dalam kegelapan. Ku lihat bintang-bintang, bulan dan matahari bersinar dari tembok di depanku. Aku ingat, semalam aku menempel bulan, bintang dan matahari itu bersama Veg. kulihat samping kiriku ku, Esti masih terlelap dalam tidurnya, dan kulihat samping kananku, ku lihat Veg juga masih terlelap. Tanpa sadar ku endarkan pandanganku ke seluruh ruangan, di mana wanita yang kupeluk tadi? Tidak ada, yeah aku langsung terjaga, ku coba mengingat setiap detail yang aku kerjakan tadi. Semua tampak nyata, bahkan dinginnya udara jg masih menempel di kulitku, wangi sabun orang yg kupeluk tadi jg masih tercium di hidungku, bau tanah yg terkena hujan juga masih segar di otakku..…

Tapi, ternyata semua hanya dalam mimpi. Mimpi masa kanak-kanakku, masa lebih dari sepuluh tahun lalu, karena selimut itu kini sudah tak ada, karena balai ruang tengah itu kini sudah tak ada, tempat sholat bocor itu kini juga sudah tak ada, kamar di pojok itu sekarang kosong, yang terakhir Ibu dan nenekku juga sudah tak ada di ruang itu lagi.

Mimpi yang aneh, tapi aku senang….. miz u mommy……….


Disarankan: 0
  Komentar: 12 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Rabu, 10 Juni 2009 @ 12:35 WIB - Diari


Kalau aku sakit
Aku jadi tidak suka makan, padahal biasanya aku hobi makan

Kalau aku sakit
Aku jadi tidak bisa makan makanan kesukaanku, karena itu tidak baik untuk sakitku

Kalau aku sakit
Aku harus minum obat, dan aku tidak suka minum obat dan aku tidak suka dokter

Kalau aku sakit
Aku tidak bisa lama-lama di depan laptop, semua huruf menari-nari di mataku

Kalau aku sakit
Aku tidak bisa baca novel kesukaanku, semuanya menjadi kabur

Kalau aku sakit
Aku tidak bisa berjalan jauh, ambil air wudhu saja menguras tenagaku

Kalau aku sakit
Aku ingin pulang, tapi takut tidak sampai rumah

Kalau aku sakit
Rambut ku jadi rontok, padahal sudah aku kasih aneka macam vitamin

Kalau aku sakit
Aku jadi berkeringat, dan punggungku jadi memerah karena biang keringat

Kalau aku sakit
Badanku bau minyak kayu putih, padahal aku suka bau wangi perfume

Kalau aku sakit
Suaraku hilang, Aku ingin bernyanyi… tapi suaraku seperti kodok kena flu yg terinjak kaki nenek sihir

Kalau aku sakit
Aku tidak bisa tertawa karena suaraku hilang, padahal aku suka sekali tertawa

Kalau aku sakit
Aku jadi tidak suka mendengarkan mp3, karena itu membuatku ingin bernyanyi

Kalau aku sakit
Aku jadi tidak ke kantor dan kerjaanku pasti setinggi gunung nantinya

Kalau aku sakit
Aku jadi cengeng dan suka menangis sendirian

Kalau aku sakit
Aku berubah menjadi orang yg menyebalkan, tapi aku kan sedang sakit

Pokoknya aku tidak suka sakit. Titik.


Disarankan: 0
  Komentar: 12 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



S E L A N J U T N Y A »



 

 
    » Profile
    » Buku Tamu
| bosan |
| hal yg aneh pagi ini |
| kalau aku sakit |
| yang tertinggal |
sotoy mode on
Arsip Blog 
CARI BLOG:
| Diajengbeth's Blog |
|Taka's Blog|
|Pipin's Blog|
|Mawi's Blog|
| all bout anime manga |
| lele's blog |
| my friendster |
| vega's blog |
| nita's blog |
drkl_11
sastrawiguna
drkl_11
rianz
meichan
Total: 491 
hihihi...ies...pertam...
lama ga mampir.. g...
hhh.... saya juga se...
kadang bosan itu meny...
terharu *langsu...
 
 
Created on:
Rabu, 2 January 2008 @ 18:23 WIB
 
   
 
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
Blogger Peduli
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
opening theme tvri (1975)
closing theme radio repub...
opening theme radio repub...
gadis adam
kuis fanfic
visual1
bengkel hp bajo
bisnis gratis 100%
all about korea
dee-net
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI