| |
|
Rabu, 9 Juni 2010 @ 00:39 WIB - Diari
Televisi nasional Iran menayangkan seorang pria ditengarai ilmuwan nuklir Iran, yang sebelumnya dilaporkan diculik dan dibawa ke Amerika Serikat (AS). Shahram Amiri ilmuwan nuklir ternama Iran, hilang saat menunaikan ibadah haji di Arab Saudi pada Juni 2009. Media-media di AS melaporkan Amiri telah membelot ke negeri Paman Sam pada Maret lalu. Selama di AS, Amiri dikabarkan membantu Dinas Intelijen AS (CIA) untuk menyelidiki program nuklir Iran. Iran berulang kali menepis Amiri telah membelot. Sebaliknya, menuduh AS menculik Amiri. Dan sedikit iklan karena saya akan membarikan sundulan untuk artikel yang berjudul Hosting Murah Indonesia Indositehost.com, okey dilanjut....
Pihak Kementerian Luar Negeri AS menolak berkomentar mengenai tayangan tersebut. Dalam video, tampak seorang pria yang diketahui sebagai Amiri, berbicara di depan kamera komputernya melalui internet. Melalui rekaman video tersebut Amiri menyatakan dirinya diculik atas kerja sama intelijen Arab Saudi dengan CIA, di Kota Madinah, Arab Saudi, pada 3 Juni 2009. Amiri mengakui dirinya disuntik obat bius saat diculik. "Saat saya sadar, ternyata saya dalam pesawat yang perjalanan menuju Amerika Serikat," ungkap Amiri dalam tayangan video.
|
Disarankan: 0
Senin, 7 Juni 2010 @ 23:20 WIB - Diari
PT Pembangunan Jaya Ancol meluncurkan sarana hiburan baru berupa kolam apung di taman bermain air,Atlantis Water Adventure,Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, kemarin.
Kolam dengan ukuran 500 meter persegi dan dengan kedalaman satu meter itu didesain menyerupai kondisi Laut Mati di Yordania. Menurut Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Budi Karya Sumadi, pembangunan wahana baru itu memang terinspirasi dari Laut Mati. Ia juga memastikan, kolam apung di Ancol itu merupakan yang pertama di Asia Tenggara. “Pengunjung bisa bersantai di kolam apung.
Karena di sini pengunjung bisa tiduran di atas air sambil melakukan kegiatan seperti membaca buku. Ini memberikan sensasi yang pantas dicoba dan dinikmati,” tambahnya. Pembangunan kolam apung sebelumnya telah dipersiapkan dengan serangkaian uji coba yang telah dilakukan sejak tahun 2006. Dari uji coba tersebut dihasilkan bahwa air kolam dengan kadar mineral dan garam 10 kali lebih tinggi dari kadar air laut masih dapat memberikan rasa nyaman bagi pengunjung.
Untuk produksi air yang digunakan di kolam itu, Atlantis menggunakan mesin modern untuk menaikkan salinitas dengan proses reverse osmosis. Biaya yang digunakan untuk membangun kolam apung ini juga terbilang cukup prestisius.Alasannya,untuk investasi yang dilakukan selama pembuatan kolam, ternyata anggarannya mencapai Rp50 miliar.
Meski mengeluarkan anggaran yang cukup besar, ternyata tidak semua pengunjung Atlantis di Taman Impian Jaya Ancol diperbolehkan untuk menggunakan kolam ini, ada beberapa persyaratan yang harus diindahkan oleh pengunjung yang ingin menggunakan kolam apung ini.
Beberapa persyaratannya yaitu pengunjung tidak boleh memiliki luka di tubuhnya. Pengunjung tidak mempunyai penyakit darah tinggi dan maksimal penggunaan kolam apung hanya sampai 20 menit.Dan untuk penggunaan, pengunjung harus mengenakan kacamata renang selama berada di dalam area Atlantis
|
Disarankan: 0
Senin, 31 Mei 2010 @ 22:22 WIB - Musik, Film & Hiburan
TERNYATA bukan hanya manusia yang tidak pernah merasa puas. Kisah Shrek dalam instalemen terakhir, “Shrek: Forever After” membuktikan hal itu. Alkisah, Shrek (Mike Myers) dan Fiona (Cameron Diaz) kini sudah dikaruniai tiga anak lucu untuk melengkapi kehidupan bahagia mereka. Bersama keluarga dan teman-teman dekatnya, Donkey (Eddie Murphy) dan Puss (Antonio Banderas), Shrek menjalani kehidupan yang sangat konvensional dan jauh dari citra ogre menyeramkan yang pernah disandangnya dulu, menurut informasi yang di dapat oleh Belajar HTML.
Namun, hal itu ternyata tidak lantas membuat Shrek “berbahagia sampai akhir hayat”. Merasa ‘tercekik’ dengan kehidupan rutin sebagai seorang suami dan ayah, Shrek merindukan masa-masa kebebasannya sebagai ogre lajang tanpa tanggung jawab apapun.
Saat itulah, muncul Rumplestilskin (Walt Dohm), seorang pria licik yang gemar menjebak orang-orang membuat perjanjian magis demi menguntungkan dirinya sendiri. Kebetulan, Rumple memiliki dendam pribadi terhadap Raja dan Ratu Far Far Away di masa lalu. Tidak heran, dia berusaha keras mendekati Shrek untuk membalaskan dendam tersebut.
Dalam sebuah ‘pertemuan tidak sengaja’, Rumple menjanjikan Shrek kehidupan bebas layaknya ogre lajang selama 24 jam. Syaratnya, Shrek harus memberikan satu hari dari kehidupannya sebagai alat barter. Tergiur dengan janji itu, Shrek tidak ambil pusing dan menyuruh Rumple mengambil semua yang dia mau. Bisa ditebak, keputusan itu salah besar. Rumple mengambil hari kelahiran Shrek dan mengubah sejarah. Kerajaan Far Far Away kini menjadi milik Rumple, setelah Raja dan Ratu mengikat perjanjian setan untuk menyelamatkan Fiona dari Istana Naga. Sementara, Fiona, yang berhasil menyelamatkan diri, menjadi pemimpin revolusi yang berniat menjungkalkan Rumple.
Bukan hanya itu. Sahabat terbaik Shrek, Donkey, tidak pernah mengenalinya. Sedangkan Puss adalah kucing obesitas yang terlalu dimanja. Tidak ada pernikahan bahagia dan tidak ada anak-anak lucu yang dimiliki Shrek bersama Fiona. Terlambat untuk menyesali perbuatannya. Shrek harus mencari akal untuk mengembalikan keadaan. Satu-satunya cara untuk membatalkan perjanjian, seperti yang diketahuinya belakangan, adalah mengupayakan ciuman sejati dengan Fiona. Namun, mungkinkah dia bisa melakukannya sementara Fiona sama sekali tidak tertarik kepadanya?
Kisah akhir ogre hijau kesayangan Hollywood memang terasa lebih dewasa ketimbang film-film sebelumnya. Tapi, salah besar jika mengira film ini akan berjalan membosankan. Shrek: Forever After masih memberikan hiburan ringan menyenangkan kepada para penonton.
Bahkan, di Hollywood, film garapan Mike Mitchell ini mendapat penilaian lebih baik dibandingkan Shrek The Third yang ikut menampilkan bintang pop Justin Timberlake sebagai salah satu pengisi suara. Meskipun, secara finansial, Shrek: Forever After ($70,838,207) mencatat pendapatan hari pertama yang jauh lebih kecil dibandingkan dua seri sebelumnya, Shrek The Third ($121,000,000) dan Shrek 2 ($108,000,000).
Tidak terlalu banyak karakter baru yang muncul dalam instalmen terakhir ini. Namun, kehadiran Fiona dan Puss dalam ‘bentuk’ baru tampaknya cukup memberikan nuansa segar. Apalagi, pada seri ini, Dreamworks Animation juga menyuguhkan kesempatan untuk menyaksikan petualangan Shrek dalam format tiga dimensi.
Rasanya menurut Hosting Murah Indonesia Indositehost.com, bukan hanya anak-anak kecil yang akan menikmati tingkah polah Shrek dkk dalam film ini. Tema yang diusung cukup mengena untuk para penonton yang lebih dewasa, terutama mereka yang sudah menikah dan memiliki buah hati. Adakah cara yang lebih baik ‘menertawakan’ pernikahan selain melalui film animasi?
|
Disarankan: 0
S E L A N J U T N Y A »
|
|
Created on:
Jumat, 18 Desember 2009 @ 03:34 WIB |
|
|