Final Pertamina Independence Cup alias Piala Kemerdekaan ini padahal masuk di daftar tontonan yg saya tunggu-tunggu. Cukup indah pdhal perjuangan Timnas Senior Indonesia. Demikian jg Final ideal yg mempertemukan 2 tim bagus,, Indonesia A (Senior) vs Libya.
Pertandingan jg berlangsung sengit di babak pertama. Apalagi mendekati menit 45. Pertarungan makin panas,,saling serang menyerang. Saling bermain trik,,dgn sedikit bumbu 'curang' yg wajar dr kedua tim.saling pancing emosi jg bwt adu mental. Walaupun babak 1 Indonesia harus tertinggal 1-0.
Tapi masih ada asa ketika sy berharap Indonesia bisa mengejar ketertinggalan di 45 menit ke-2. Dan alhasil,, harapanku jadi kenyataan,begitu peluit dibunyikan, satu tendangan langsung kearah gawang langsung jadi 3 gol untuk Indonesia. Dan sekonyong2 menanglah Indonesia 3-1. Hambar...
Padahal kedua tim bermain menarik,pertandinganpun harusñya blm usai!
Usut puñya usut ternyata tim Libya memilih 'ngumpet' di ruang ganti saat babak 2 dimulai. Kabarñya ada insiden antara pelatih Libya dgn pelatih kiper Indonesia saat rehat.
Hasilñya sih benar Indonesia menang.tapi koq kesanñya ga kerasa bgt ya?apalagi skor babak 1 Indonesia tertinggal 0-1.koq tiba2 jd menang 3-1 dgn tanpa aksi. Aneh banget rasanya! Kemenangan yg ga' menyenangkan!!!
Pdhal kan lain halñya kalo timnas Libya dgn berbesar hati mau meneruskan pertandingan,, menang ataupun kalah hasilñya,rasañya itu lebih memuaskan drpd 'diberi' kemenangan dengan Walk Out (WO) begini...
Hmmh,, kutunggu deh prestasimu di ajang berikutñya Garudaku! Sea Games,AFF Cup, Piala Asia menunggumu,, Selamat Berjuang!!
************************ FRIENDSHIP IS THE GOLDEN RIBBON THAT TIES THE WORLD TOGETHER
************************
cuma tentang suasana hati n pengalaman hidup seorang saya...
PLUS beberapa intermezzo yang kadang ga penting,, namun patut dinikmati^.^
************************