|
||
Cahaya sebelum puasa bag 2
Sabtu, 30 Agustus 2008 @ 17:23 WIB - Diari
|
Beberapa hari lagi kita akan masuk bulan puasa, maafkan aku bila aku ada salah kekamu yang sering buat kamu kecewa, sedih, takut dan lain lain semoga juga dan secepatnya kamu bisa menerima semuanya makasih atas segalanya karena dirimulah aku bisa merasakan kembali bagaimana ketika senang, sedih, takut dan segala perasaan lainnya. Doain juga aku segera menemukan seseorang yang bisa aku sayang dan bisa mengerti akan aku untuk tempat berbagi. Semoga saja kamu bisa menerima alasan aku menjauh darimu? Klo ya itu yang ku mau kalau tidak mengapa? Ketika kamu diam, ketika kamu tak hiraukan, aku anggap setuju atas kepergianku. |
Disarankan: 0
| Komentar: 1 (Lihat) | Beri Komentar | Recommen | Print |
Cahaya sebelum puasa.
Sabtu, 30 Agustus 2008 @ 15:09 WIB - Diari
|
Kamis, 28 Agustus 2008 Selamat pagi semuanya, selamat pagi juga terutama untuk "adikq" tersayang.Sebelumnya aku minta maaf dulu kalau hal ini mengganggu kamu. Akhirnya aku harus jujur padamu. Karena sudah dekat dengan bulan puasa aku tak mau hal ini mengganggu dalam menjalankan puasaku. Walalu aku tahu berarti atau endak puasaku namun ketika melepas masalah yang ada di hati membuat kita nyaman dalam menjalani segala hal dan aku ingin juga begitu dalam menjalani puasa kali ini. Mungkin kejujuranku tidak pernah berarti apapun bagi kamu namun bagiku ini merupakan suatu kenangan entah sampai kapan akan terlupakan. Sudah hampir sebulan ini aku mendiamkan diri, aku tak pernah menanggapi, akupun selalu menghindari dan semoga hal ini tak pernah mengganggu "adikq" terutama study. Panggilan "Yank" yang dulu kerap mengiasi sms yang terkirimkan buat adikku harus aku hilangkan untuk melancarkan misiku. Karena panggilan inilah pemicu awal aku berbuat begini padamu. Dan juga sms yang pernah kamu kirim ke aku membuat kecewa hatiku. Dulu kamu pernah cerita ke aku kalau panggilan "yank" sempat dia tanyakan sempet juga membuat dia beranggapan lain ke kamu. Aku masih bisa menerima hal ini namun ketika kamu tegaskan ndak akan merubah walaupun pacarmu sekalipun aku bertanya 1. ada apa dengan kamu? 2. apakan seperti ini hubungan yang akan ingin kau jalin dengan utamain keegoisan? 3. Apakah kamu pernah memikirkan perasaan dia? 4. Kau anggap aku ini apa? kakak kah atau yang lain? berbagai macam cara aku pikirkan untuk memenuhi dan mengetahui hal ini paling tidak sedikit tahu. Akhirnya aku buat misi "Jaga jarak dengan kamu". Berbagai carapun aku lakuin, sampai sampai aku manfaatin orang orang di dekat aku membuat mereka percaya aku marah padamu tanpa mengetahui sebenarnya misi aku. Sebulan sudah aku laksanakan misiku mungkin waktu yang singkat untuk mengetahui jawaban dari pertanyaanku. Namun dari diriku sendiri tidak bisa menebaknya hanya kamu yang bisa menjawabnya. Dan aku ingin mengetahui jawaban darimu entah itu kapan?. Yank aku berbuat gini bukan untuk memojokanmu. Sebulan ini sebenarnya aku ndak sepenuhnya meninggalkanmu. masih ada rasa ingin tahu tentang kamu, bagaimana, sedang apa dan dimana. Dalam sebulan ini aku juga sedikit merenungkan apa sebenarnya dan diposisi mana dirimu dalam hatiku. Sedikit jawaban aku atas semua ini dulu kau nyaman untuk aku jadi kakakmu namun maaf saja sampai sekarang aku belum bisa mengagap dirimu sebagai adikku. Maaf saja untuk ini aku akan tetap jaga jarak denganmu sebelum perasaan kita selaras. Sebulan ini aku mikir apa kamu pernah memahami arti "aku untukmu dan kau belum tentu untukku" "disaat kita sayang apa secepat ini meninggalkan" itu cuplikan sms yang pernah aku kirim untukmu aku lupa tepatnya karena lupa menaruhnya atau mengkin kehapus. Sempat juga aku kecewa padamu saat nerima sms "Abg g tulus yaw syg 5 aq? ... tp sayang yang tulus tu cm ada dlm pacaran?". Yank aku memang sayang sama kamu tapi kelihatannya kamu salah tentang aku. Sayang aku ke kamu tulus ndak pernah ada paksaan ketika aku pergi, ketika aku pengin jaga jarak dengan kamu pasti ada alasan dalam hatiku. Aku ndak mau dikemudian hari karena ada aku seseorang yang emang kamu sayang pergi meninggalkan kamu, aku tak mau melihatmu menangis lagi karena terulang kembali. Aku menyadari posisi aku lebih baik aku yang pergi demi kebaikan semuanya. Mungkin kamu bisa menerima adanya aku tapi dia apakah bisa? yang secara, kita tidak punya ikatan apapun walau kamu anggap aku kakak tapi ketika ia tahu aku ndak pernah anggap kamu adik apa jadinya? Apa kamu pernah memikirkan perasaan dia? Aku sayang kamu dan sebagimana mungkin akan akan selalu mendukung kamu. Kamu telah memilih orang lain dan guna memantapkan hatimu bahwa dia memang pilihan tepat aku harus jauh dari kamu. Dan semoga saja memang dialah yang tepat untuk kamu. Walau mungkin perasaan cemburu sakit selalu menghinggapi namun aku ndak pernah mikirin itu. kekecewaan, sakit seperti ini pernah aku alami dan semoga juga tidak terlalu berat untukku. Mungkin dalam sebulan ini kamu telah bisa nentuin dan bisa mantap dalam pilihan. Dengan begitu aku cukup dan cukup sudah memantau dirimu. Aku sudah rela jauh dirimu seperti dulu aku mejauhkan diri dari seseorang yang pernah isi hatiku. Jujur hanya kamu dan dia yang pernah membuat aku begini. Kamu sudah ada yang mendampingi. Jangan pernah kecewakan dia, jangan pernah membandingkan dia, support dia, selalu dampingin dia. Namun semuanya utamakan cita. Keluarga kamu akan bangga ketika kamu meraih cita bukanlah cinta. Cinta hanya akan menyenangkan dirimu dan dirinya namun cita bisa menyenangkan semuanya. Yank aku tahu perasaan sayang aku ndak akan pernah hilang walau memang telah ada seseorang yang nantinya jadi orang ke tiga (semoga saja ada) yang benar benar masuk kehatiku. Kalau kamu memang masih merasa sebagai adiku tunjukanlah kalau dirimu bisa. Aku hanya memintamu tunjukan kamu bisa meraih sesuatu yang membanggakan bukan cinta tapi cita. Kamu harus bisa melebihi aku, banggakan aku memiliki seseorang yang aku sayag bisa sukses meraih cita. sebagaimana adik kadungku. Kini untuk mensupport dia ke jenjang S2 aku harus siap mendukungnya. aku mau kamu melebihi dia. Jangan pernah buat aku kecewa belajarlah semampumu jadikan pilihanmu sebagai semangatmu untuk meraih citamu. Besambung ndak muat sih |
Disarankan: 0
| Komentar: 1 (Lihat) | Beri Komentar | Recommen | Print |
Akankah dia kembali padaku?
Kamis, 14 Agustus 2008 @ 10:09 WIB - Diari
|
Ini rangkuman tulisanku kemaren Axisku Habis pulsanya lom sempet tak upload hari ini tanpa aku nyana ada misscall dari nomer yang tak asing lagi bagiku. Dan kemudian disusul beberapa sms walau hanya minta diputerin lagu dari radio bututku katanya lagi bete disekolah. Ada perasaan seneng tapi tetap ada rasa campur aduk dengan perasaan yang lain. Dikali ini ada kata takut darinya kenapa? Tapi dari sini aku dah mikirin rencana kemarin soal buat jarak antara aku dan dia walau emang ini sulit banget buat aku. Ternyata cara yang kemarin saya rasa ndak ada gunanya dan aku harus gunain cara lain walau bener bener berat untuk lakuinnya. Karena jika cara ini berhasil aku akan kehilangan dia.Tapi mau gimana lagi inilah yang bisa aku lalukan untuk dia. Disini aku mencoba nyakinin dia kalau emang pilihannya tepat baginya.Semoga emang tepat dan bisa buat dia bahagia karena emang ini tujuan saya. Mungkin dari sebagian orang ada yang ngomong kalau sayang mengapa aku lakuin ini? Satu hal yang buat awal aku berbuat gini adalah saat "adekq" cerita kalau dulu pernah diajak pergi dan "dia" tahu kalau aku sama adiku sering sms dengan kata sapaan "yank" dan ini sumber masalahnya. Belum jadian saja dah nunjukin marahnya apalagi di kemudian. Aku ndak mau dikemudian karena ada aku semuanya tambah runyam. aku harus tahu diri di posisi mana aku. Sakit memang yang aku rasa namun tak sebanding liat senyuman dari wajahnya. Aku ndak mau liat ia sedih dan nangis seperti dulu. Ini sebagian yang ingin aku upload kesini namun karena tadi listrik mati jadi filenya ndak kebawa. Kapan kapan tak upload lengkapnya. Tapi yang pasti untuk disaat sekarang aku masih sayang dan tetap harapkan dia datang dengan senyum padaku entah sampai kapan yang pasti semua ini harus ada akhirnya. Aku ndak mau semuanya nambah beban aku. Aku akan nulis dan nulis terus disini tanpa ada yang harus kututupi. Karena ini aku. |
Disarankan: 0
| Komentar: 0 | Beri Komentar | Recommen | Print |
My Blog
- cahaya sebelum puasa bag 2
- cahaya sebelum puasa.
- akankah dia kembali padaku?
- lagi!!!kesepianku akankah membawa bahagia?
- lirik lagu pudja- karena cinta
My Books
- tips dan trik blog indosiar
- membuat web di brinkster
- ikon umum desktop windows xp
- mempartisi hardisk
- cara install windows xp
Pengunjung
Total Pengunjung: 1864Komentar
Created on:
Rabu, 12 Oktober 2005 @ 07:59 WIB
Rabu, 12 Oktober 2005 @ 07:59 WIB
