HOME BLOG
   
  blog@indosiar.com
http://khutrayudi.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
 
seprirng telur dadar dan seporsi sarden
Senin, 22 Oktober 2007 @ 13:31 WIB - Diari


Saya bukan orang yang senang memasak, mencuci, atau pun melakukan pekerjaan pekerjaan ibu rumah tangga lainnya.
Kalaupun saya melakukannya, lebih karena saya adalah anak kos yang terpaksa melakukan segalanya sendiri.

Saya juga bukan orang yang senang melakukan segala hal-hal tersebut kepada pacar saya.Di mana menurut saya tindakan tindakan tersebut sering kali saya anggap sebagai tindakan seorang istri prematur.
Bahkan sering kali muncul pertanyaan dalam otak saya, sanggupkah saya jika suatu saat nanti saya menikah, saya menjadi seorang istri yang baik, yang penuh pengabdian, dan sanggup mendedikasikan hidupnya hanya untuk suami dan keluarganya..
Dan setiap kali teringat segala tingkah saya yang cenderung bitchy dan teramat2 spoiled brat look a like ini,satu2nya jawaban pun muncu.Tidak saya tidak akan sanggup.

Jujur kata-kata tidak akan sanggup ini muncul tidak hanya karena saya sungguh memang merasa kurang punya capabilitas untuk menjadi seorang istri yang baik itu, tapi juga lebih karena rasanya saya memang tidak mau menjadi sanggup.
Saya tidak bisa memasak, dan memasak menurut saya adalah suatu kegiatan yang membosankan, sehingga sayapun malas memasak ataupun belajar memasak.
Saya suka kebebasan,dan untuk menjadi seorang istri yangbaik yang harus bisa menuruti atau at least mendegarkan keinginan suami adalah hal yang absurd buat saya.
Saya tidak akan pernah sanggup mengabdikan seluruh hidup saya untuk mendahulukan kepentingan suami ataupun keluarga..
Dan bayangan akan betapa hal tersebut perlu dilakukan untuk menjadi seorang istri yang baik, sering kali membuat saya frustatsi sendiri.
Saya tidak mau dipaksa menjadi istri yang baik dan penuh pengabdian itu
Saya tidak mau diharuskan meendahulukan kepentingan suami dan keluarga.
Saya sungguh tak mau, dan ketidakmauan saya ini sanggup membuat saya mencibir melihat orang2, atau tepatnya para wanita yang sanggup dan terlebih lagi mau menjadi seperti itu..

HIngga tiba giliran saya..

Tiga bulan lagi saya akan menikah (HOpefully God blesses us both)
Dan entah kenapa, sesuatu mengusik hati saya.
BUkan sesuatu yang negatif atau apa

Tapi sesuatu yang baru, yang jujur, saya belum pernah mengalaminya..

Hal -hal kecil yang membuat saya mengerti mengapa para wanita yang saya pikir terpaksa mengabdi itu terlihat tetap bahagia..

Weekend kemarin saya memasak untuk calon suami saya..

BOleh dibilang itu pertama kalinya saya memasak untuk seseorang.

CUma nasi goreng untuk sarapan memang, tapi saat membuatnya saya merasa begitu bahagia
Begitu bahagia sampai saya merasa aneh sendiri..

Dan rasa bahagia itu begitu berlipat ganda begitu masakan saya itu dilegitimasi dengan komentar enak olehnya..

UIh...hidangan pertama saya dipuji olehnya..

Sayapun ketagihan..

Keesokan harinya saya memasak lagi untuknya..
Kali ini untuk makan malam..

Saya pikir perasaan sentimentil yang timbul di hari sebelumnya tak akan timbul lagi . Secara saya ini memang seseorang yang sering kali berubah-ubah perasaannya..
ANd surprisingly, it came to me again
The warmth and lovely feeling when i cooked for him

Yah, memang cuma sepiring telur dadar dan seporsi sarden..
Tapi rasanya sungguh menyenangkan saat melihatnya tersenyum memakan masakan yang kita buat sendiri. Rasanya sungguh menyenangkan saat kita melakukan sesuatu untuk seseorang yang kita cinta

Dan saya yang tadinya benci memasak pun, menjadi sekali lagi ketagihan memasak

Lalu timbul satu pemikiran dalam hati saya

Rupanya segala sesuatu yang dikerjakan bukan karena terpaksa akan menjadi mudah
Rupanya segala sesuatu yang kita bayangkan akan sulit dilakukan akan terasa sangat mudah saat kita senang melakukannya,dan terutama saat kita melakukkannya untuk orang yang kita cinta

Sayapun mulai mengerti kenapa para wanita itu terlihat bahagia meski harus mengabdikan hidup mereka untuk keluarganya
Karena tidak ada yang lebih membahagiakan selain melihat orang yang kita cintai bahagia
Dan itu bukanlah suatu keterpaksaan atau keharusan

Dan tiba2 saya pun tertawa sendiri, menjadi istri yang baik?? Hahahhaa...i believe i can!!


Disarankan: 0
  Komentar: 6 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print
  jie_nugros   Senin, 22 Oktober 2007 @ 13:47 WIB    (Reply)
makanya..............menikahlah
  khutrayudi   Rabu, 24 Oktober 2007 @ 16:25 WIB
iya.. insya allah nih..
doain yah..
 
 
  kuro   Senin, 22 Oktober 2007 @ 13:51 WIB    (Reply)
menurut saya......
cinta itu selalu memberi memberi dan memberi, tidak pernah mengharapkan permintaan...

jika sang adam selalu memberi, memberi dan memberi kepada sang hawa dengan ikhlas, dan begitu pula sebaliknya sang hawa kepada sang adam
maka...bahagialah mereka...

sayangilah dan cintailah pasanganmu dengan ikhlas...

mudah mudahan apa yang kamu lakukan itu karena cinta dan sayang kamu kepada pasanganmu...
  khutrayudi   Rabu, 24 Oktober 2007 @ 16:25 WIB
wow!!!!

you're trully romantic inside
 
 
  lim_dan_lim   Senin, 22 Oktober 2007 @ 15:00 WIB    (Reply)
hebaaaaaaaaaaaaat............
teman kita ini sudah semakin dewasa dan bijak....
selamat menjalani hari2 bahagia selama pernikahan nanti. mudah2an suami kamu akan selalu menghargai, menghormati dan menyayangi kamu yud. walaupun kamu mengerjakan pekerjaan yang menurut sebahagian istri2 itu adalah pekerjaan yang merendahkan martabat wanita. siip deh yud. you go girl...
  khutrayudi   Rabu, 24 Oktober 2007 @ 16:26 WIB
wuaduhhhh...

jadi malu neh uda lim ngomong gitu...

makasih atas doanya ya uda....
 
 
  herdiboy   Selasa, 23 Oktober 2007 @ 16:32 WIB    (Reply)
hmm.. nice post.. makanya dijalani ajalah.. baru ketauan deh rasanya gimana ketimbang cuma dipikirin..
  khutrayudi    Rabu, 24 Oktober 2007 @ 16:27 WIB
hehehee iya neh om her...

pasti rasanya lebih enak ketimbang dipikrin doang ya om..[:d]
 
 
  bisot   Jumat, 26 Oktober 2007 @ 10:08 WIB    (Reply)
jgn pake standar org lain ttg istri yg baik atw gak, kenapa bukan standar yg lo bangun berdua yg lo jdkan acuan. dan akhirnya sebuah babak baru akan lo hadapi, be sure, masa depan hanya milik mereka yg percaya akan keindahan mimpi2nya. we believe you can! face it. enjoy it. cihuy wkkk
 
  henceu   Senin, 5 November 2007 @ 17:02 WIB    (Reply)
masak?hobby gw banget tuh bu, bahkan pengobat stress gw salah satunya masak lho... hihi
dan jadi istri yang baik?wiihh rencana gw bagnet tuh bu... hehehebener kata om icot, buatlah standar sendiri bersama pasangan, jangan abaikan standar orang bu... selamat menjadi istri yg baik yah
 


 

 
    » Profile
    » Buku Tamu
http://bisot.2hell.com
terlalu indah
glue
selamanya
sejak 15 oktober
Arsip Blog 
CARI BLOG:
sebongkah hati, lalu pergi
My Books 
a tribute to every moms from indy
another half again..
and the other half
my other half
.: biSoT area :.
bluedrag
roseheart
hideous
roseheart
herdiboy3
Total: 2219 
catatan kecilku
Love Me or Die!
BISOT area
hadir <img src="ht...
untung gw kaga jadi n...
lanjut dagh, nih blog...
hihiiii... ngaku juga...
ih... waktu aku baca ...
 
 
Created on:
Selasa, 29 Agustus 2006 @ 16:31 WIB
 
   
 
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
BlogGaul mau berubah ...
Punya siapa nih??
Lombanya Risa
Tebarkan Amalan, tebarkan Senyuman
download managers : getfl...
mini album gee mencetak h...
:: road show 2008-2009 ::
untuk ansera
kerapuhan di balik ** kes...
zoehry
lovin asia
alsa.want.a.blog. :)
bisnisyahoo
software pulsa
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI