KRNTOM Blog
http://krntom.bloggaul.com
KRNTOM Blog

Ungkapan hati 'ordinary person'.


PENGUMUMAN:
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
 

Rindu Pantai

Kamis, 9 Juli 2009 @ 13:23 WIB - Diari


Saat musim liburan tiba, masing-masing mempunyai cita-cita untuk mengunjungi tempat tertentu. Untuk yang tinggal jauh dari lokasi pantai, umumnya memimpikan liburan di tepi pantai, untuk bermain pasir.
Pantai ancol adalah salah satu lokasi yang mudah di jangkau, dan dekat dengan lokasi bermain lain. Saat dulu kecil bermain di lokasi yang sama, bagian pasir pantai terhampar luas dan bersih, dan dengan jumlah pengunjung yang tidak ramai.
Saat ini, akibat kenaikan permukaan air laut, hanya menyisakan bagian pasir pantai yang sempit. Belum lagi beberapa sampah buangan yang kerap bergerak terombang-ambing pada bagian pantai itu.
Tapi kondisi itulah yang anak2 bisa mengerti mengenai kondisi pantai, dan tidak bisa membayangkan bahwa sebelumnya bisa lebih luas, bersih dan nyaman.

Dengan bekal kerinduan pantai, mereka betah bermain pada lahan sempit.. untuk sekedar bermain pasir pantai.


Disarankan: 0
  Komentar: 0 | Beri Komentar    Recommen | Print
Kembali Ke Atas

Debat CAPRES

Jumat, 19 Juni 2009 @ 16:21 WIB - Diari


Menjelang pemilu presiden yang akan dilangsungkan, beberapa stasiun TV menggelar acara yang 'mungkin' diminati oleh masyarakat.

Hari itu salah satu stasiun TV melangsungkan acara Debat Capres..
Persiapan yang dilakukan, banyaknya supporter pendukung dalam melakukan acara ini, sepertinya cukup ramai dan dihadiri oleh banyak orang.

Lokasi Kantor Partai , Kantor Tim sukses, dan juga Stasiun TV tersebut yang hampir berdekatan, atau mengumpul pada satu wilayah yang sama, menyebabkan kemacetan di jalan.

Lampu mobil yang ramai, tidak bergerak lancar pada dua arah.
Kemacetan yang terjadi mengharuskan saya untuk menunggu lebih lama untuk bisa pulang.


Disarankan: 0
  Komentar: 2 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print
Kembali Ke Atas

Bakso

Jumat, 19 Juni 2009 @ 16:11 WIB - Diari



Bakso makanan jananan yang sering saya jumpai semasa sekolah. Penyajiannya bisa cukup mengundang selera, dan penjualnya sangat ringkas menyiapkannya.
Cukup merebus beberapa bahan, dan menyajikannya bersama.

Bakso malang karapitan ?
Ini mungkin pertamakali dibuat oleh Orang yang berasal dari kota Malang, yang kemudian tinggal di Bandung, tepatnya di jalan Karapitan.

Suatu minggu siang, ketika kita sepakat untuk meringankan kerja dapur untuk mamasak, kita memilih untuk membeli jajanan Bakso Malang Karapitan.



Disarankan: 0
  Komentar: 2 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print
Kembali Ke Atas

Kanal Sulawesi

Sabtu, 2 Mei 2009 @ 09:35 WIB - Diari



Melengkapi bangunan spektakuler, bombastis yang baru saja diresmikan "Jembatan Suramadu", pemerintah daerah di propinsi2 sulawesi, tengah menjajaki pembangunan kanal/ terusan yang membelah teluk tomini ke selat makasar.

Pembangunannya diharapkan memberikan manfaat untuk melakukan 'shortcut' perjalanan memutar.

Bagaimana hasilnya, kita tunggu waktunya..

Rujukan : http://ernash.wordpress.com/2008/07/19/terusan-khatulistiwa-mimpi-enam-gubernur-sulawesi/


Disarankan: 0
  Komentar: 1 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print
Kembali Ke Atas

Perkuliahan Modern dan Kuno ?

Rabu, 22 April 2009 @ 00:07 WIB - Diari


Jika diperhatikan dosen-dosen lokal kita saat ini, mulai banyak memanfaatkan perangkat TI untuk mengajar. Jika pada saat sebelumnya mereka mensyaratkan penyediaan OHP di kelas, maka saat ini yang disediakan adalah video projektor.
Bahan disiapkan dalam notebook berupa slide powerpoint, dan materi discan dari beberapa sumber. Bahkan beberapa dosen menggunakan jenis notebook khusus ( mac-book ), untuk membedakan dirinya dan mahasiswa, sekaligus keperluan lainnya.

MIT sebagai universitas di bidang TI yang terkemuka dan bergengsi mempelopori kuliah online, dan sayapun tertarik untuk melihatnya.
Sesi kuliah durasi 1 jam dimulai, dosen hanya memegang selembar kertas dan kapur tulis.
Pemaparan disampaikan secara detil, dengan dosen tersebut memberikan penjelasan lisan, melihat selembar kertas tadi
dan melakukan coretan di papan.

Dengan memperhatikan secara seksama, pada apa yang dijelaskan secara lisan, tulisan saya memahami banyak hal baru, yang bisa dipahami dengan runtun.
Dengan cara perkuliahan 'kuno' ini, saya mendapatkan hal yang menarik.
Bahan yang diterangkan terserap cukup baik, karena dosen menggambarkan apa yang dia ingin sampaikan. Dan saya mendapatkan kesan bahwa dosen tersebut sangat memahami bahannya, dengan cukup melihat selembar kertas, dia dapat terus menulis dan menjelaskan secara panjang dan detil.

Sementara kesimpulan saya, efektifitas mengajar bukan pada seberapa canggih alat yang digunakan, tapi seberapa pintar dosen tersebut untuk bisa menjelaskan sesuatu, sehingga mahasiswa
mengerti.


Disarankan: 0
  Komentar: 0 | Beri Komentar    Recommen | Print
Kembali Ke Atas

S E L A N J U T N Y A »