| |
|
|
|
 |
Aksi Penembakan Kembali Terjadi di AS, 4 Tewas
|
 |
 |
Rabu, 9 Juni 2010 @ 00:33 WIB - Diari |
 |
| |
Seorang pria mengamuk di sebuah restoran di Selatan Florida, Amerika Serikat, tempat istrinya bekerja. Pria tersebut melepaskan tembakan ke arah istrinya dan tiga orang lainnya. Keempat korban tewas. Sebelum melakukan aksinya, pelaku yang dikenal sebagai Gerardo Regalado terlibat adu mulut dengan istrinya Liazan Molina, di pelataran parkir restoran yang berada di kota Hialeah itu. Menurut keterangan polisi, Regalado menembak mati istrinya di pelataran parkir.Dan sundulun untuk Hosting Murah Indonesia Indositehost.com, okey dilanjut...
Tidak puas dengan kematian sang istri, pelaku kemudian masuk ke dalam restoran dan melepaskan tembakan ke arah enam orang. Tiga di antara perempuan yang ditembak, dikabarkan tewas. Sementara tiga lainnya mengalami luka-luka. Demikian diberitakan Associated Press, Selasa (8/6/2010). Tidak jelas apakah enam perempuan yang tertembak itu merupakan karyawan atau pengunjung restoran. Penembakan ini terjadi usai restoran tutup.
Usai melakukan aksinya, Regalado dengan santainya pergi menjauhi lokasi. Polisi kemudian menemukan dirinya tewas beberapa blok dari restoran tersebut. Pihak berwenang memperkirakan dia melakukan bunuh diri. Tidak jelas apa motif penembakan ini. Keluarga Regalado sendiri mengaku terkejut dengan insiden ini. Keluarga pelaku langsung menyatakan penyesalannya kepada keluarga korban
|
|
| |
|
|
| |
Disarankan: 0
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| Kembali Ke Atas |
| |
|
|
 |
Saatnya Wanita Ambil Alih 'Pertempuran'
|
 |
 |
Senin, 31 Mei 2010 @ 22:16 WIB - Diari |
 |
| |
BIARKAN suami menjadi raja yang bertanggungjawab untuk mengatur ”bola” yang menggelinding saat aksi bercinta tiba. Semua hal yang Anda butuhkan adalah untuk menangkap perhatian dan tubuhnya tertuju pada Anda, menurut Belajar HTML.
Para wanita, Anda tak perlu bertingkah bak bintang porno untuk menggoda pasangan. Namun, Anda hanya butuh pendekatan yang tepat untuk memulai keintiman. Ingat, semakin banyak teknik dan godaan yang Anda luncurkan, maka akan menghasilkan performa ranjang yang baik. Walaupun kaum pria lebih suka mendominasi di tempat tidur, namun sesekali pihak wanita mengambil alih “pertempuran” adalah sesuatu yang lumrah.
Jika pasangan menyukai sisi ”liar” Anda, maka teknik yang diulas dari Times of India berikut dapat Anda terapkan.
Neha Tyagi, seorang ibu rumah tangga berkata, "Aku memberi pasanganku kejutan dengan menelpon dia di kantor dan dengan suara penuh gairah. Aku berbisik bahwa kejutan seksi menunggunya pada malam hari di rumah. Lalu aku meninggalkan pesan di pintu yang menyatakan," Hati-hati si harimau betina”. Aku ingin dia menemukanku, beberapa menit sebelum ia berjalan ke pintu utama. Aku menyelinap dalam balutan beberapa pieces pakaian, lingerie berenda, dan menerangi ruangan dengan menggunakan lilin wangi, kelopak mawar, dan beberapa musik instrumental. Ia masuk kamar tidur dengan banyak harapan. Penampilanku yang ‘membunuh’ dirinya, memabukkan. Lalu aku merangkul dan menciuminya sampai basah dan terengah-engah penuh kegembiraan untuk melanjutkan ke babak selanjutnya. Aku terkejut melihat priaku menikmati ’pertempuran’ yang aku pimpin. Bahkan dalam foreplay ketika aku menggodanya.
Sexual chemistry adalah elemen penting dari setiap hubungan yang sehat. Tak selalu adil untuk memberikan wewengan pada kaum pria untuk menyetir setiap waktu saat hubungan intim tiba.
Sudhanshu Kapoor, seorang bankir mengatakan, "Pria sering kali mengurus kesenangan pasangannya, tapi tentu saja harus sama. Jika kita berbicara tentang kesetaraan dalam semua aspek kehidupan, apa masalahnya jika kita mengharapkan pasangan kita menjadi petualang di tempat tidur?”
Dr Sameer Parikh, seorang psikiater berkata, "Kebanyakan pria menunggu seorang wanita yang merupakan perpaduan yang sempurna dari harimau dan kucing. Anda harus belajar untuk menangani imajinasi pasangan. Menurut Hosting Murah Indonesia Indositehost.com Pria benar-benar suka menggoda seorang wanita yang percaya diri. Mereka tahu apa yang diinginkan dan bagaimana mendapatkannya. Idenya adalah tidak hanya mencapai orgasme, tetapi hanya untuk mencapai perasaan suka cita. Hal ini hanya mungkin dengan menjaga kebutuhan pasangan Anda.
|
|
| |
|
|
| |
Disarankan: 0
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| Kembali Ke Atas |
| |
|
|
 |
Dokter RS Wahidin Makassar Lakukan Malapraktik?
|
 |
 |
Senin, 31 Mei 2010 @ 21:32 WIB - Musik, Film & Hiburan |
 |
| |
Seorang pasien Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo Makassar melaporkan seorang dokter ahli jantung ke polisi. Dokter tersebut didapati memasangkan cincin kepada jantung pasien, padahal jantungnya tak bermasalah.
Hal itu dialami Rachmawaty Sabaruddin (42). Dia mengaku dipasangkan dua buah cincin (stent) di bagian pembuluh darah jantungnya pada 30 April 2010. Pemasangan itu sesuai anjuran Ali Aspar Mappahya yang merupakan dokter ahli jantung di Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo Makassar.
Rachmawaty mengaku sering menderita sesak pada bagian dada setelah dipasangkan cincin tersebut. “Ini adalah malapraktik. Saya justru merasa tambah sakit usai pasang cincin. Dokter di Rumah Sakit Harapan Kita mengatakan keadaan jantung Saya baik-baik saja, kenapa harus dipasangi cincin,” terang Rachmawaty, Senin (31/5/2010). Karena itu, Rachmawaty ditemani penasehat hukumnya Tadjuddin Rachman melaporkan Ali Aspar ke Mapolda Sulselbar. Dalam keterangannya di depan polisi, Rachmawaty mengaku sepuluh hari usai pemasangan cincin, pihaknya berkonsultasi dengan dokter di Rumah sakit Harapan Kita di Jakarta. Pihak Harapan Kita menurut Rachmawaty menyatakan pembuluh darahnya cukup bagus sehingga tak perlu dipasangi cincin. “Katanya tak ada penyempitan pembuluh darah seperti dikatakan dokter Ali Aspar. Pemasangan itu dilakukan karena ada nyeri di bagian dada,” ujar Rachma. Sementara itu, kuasa hukum Rachmawaty, Tadjuddin Noor mengungkapkan, pihaknya menduga sang dokter melanggar UU Kedokteran Nomor 29 Tahun 2004 pasal 45 tentang pasien tidak mendapatkan penjelasan secara lengkap tentang tindakan medis dan risikonya. Tadjuddin meminta Ali Aspar dituntut dengan KUH Pidana pasal 267 tentang dokter/tabib yang memberikan surat keterangan pasien tentang ada dan tidak adanya penyakit dengan tuntutan penjara empat tahun. “Ini kasus dugaan malapraktik. Kami akan perjuangkan agar kasus ini dibuka ke publik agar menjadi pelajaran bagi para dokter dalam merkomendasikan sesuatu,” tegas Tadjuddin. Sementara itu, pihak rumah sakit saat dikonfirmasi tak mengetahui hal tersebut. Direktur Pelayanan Medik Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo Abdul Kadir mengaku baru tahu masalah ini dari wartawan. Kadir mengatakan akan meneruskan masalah tersebut kepada tim medik rumah sakit. “Kami akan mempelajari rekam medis yang bersangkutan untuk dipelajari. Kami akan merekomendasikan kepada tim medik untuk dipelajari dan diambil tindakan sesuai prosedur,” pungkasnya. Rachmawaty menjalani pemeriksaan angiografi koroner (kateterisasi jantung) di laboratorium Kateterisasi Jantung RS Wahidin Sudiro Husodo pada 27 April 2010. Hal itu dilakukan setelah dirinya dirawat di RS Akademis Jaury Jusuf Putera karena menderita sakit di dada berulang-ulang. Ali Aspar lalu merekomendasikan agar Rachmawaty melakukan pemasangan cincin stent di pembuluh darah jantungnya.
|
|
| |
|
|
| |
Disarankan: 0
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| Kembali Ke Atas |
| |
|
|
S E L A N J U T N Y A »
|
|
RSS Blog  |
| Created: |
| Selasa, 29 Desember 2009 @ 20:25 WIB |
|
|
|