HOME BLOG
   
  Miladewi's
http://miladewi.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
BlogGaul mau berubah ...
 
Rabu, 24 September 2008 @ 12:46 WIB - Diari


Buat yg sudah pernah baca, harus baca lagi...!! (hihihi...maksa nih ) dan buat yg belum pernah baca... baca terus ya... sampai bosen juga boleh...

Sebuah lowongan istimewa telah dipersiapkan sebelum alam ini diciptakan. Lowongan ini terbuka bagi semua orang tanpa pengecualian, tanpa melihat pengalaman kerja, tanpa ijazah, tanpa koneksi. Lowongan ini terbuka bagi semua pengangguran maupun yang sedang bekerja dengan latar belakang apapun, baik direktur, gubernur, tukang becak, perampok, koruptor, pembunuh, pendeta, kyai, para dermawan, dll.

LOWONGAN DISEDIAKAN UNTUK 2 POSISI :
A. Penghuni Syurga
B. Penghuni Neraka

FASILITAS :

1. UNTUK POSISI A DISEDIAKAN FASILITAS DAN KOMPENSASI SBB :

Sebelum kandidat diberi fasilitas final berupa Syurga yang kekal abadi, kandidat dijamin akan memperoleh training outdoor dan indoor, berupa :
1. Nikmat kubur.
2. Jaminan perlindungan di Padang Mahsyar.
3. Keselamatan meniti Sirath-al mustaqim.

Syurga memiliki berbagai kenikmatan yang tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan dunia. Rasulullah bersabda, Demi Allah, dunia ini dibanding akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut; air yang tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia (HR Muslim). Nikmat yang lebih indah dari syurga adalah merasakan ridha Allah dan kesempatan merasakan wajah Allah, inilah puncak segala kenikmatan, inilah kenikmatan yang tak mampu dibayangkan manusia, yaitu keindahan menikmati sifat-sifat dan kalam murni Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

2. UNTUK POSISI B DIPASTIKAN AKAN MENIKMATI BERAGAM KESEMPATAN DIBAWAH INI

Kandidat dipastikan mendapat berbagai fasilitas Neraka berupa alam terbuka dengan fasilitas pemanas ruangan yang bertemperatur sangat luar biasa panasnya. Bahkan bila sebutir pasir neraka dijatuhkan ke muka bumi maka mengeringlah seluruh samudera di muka bumi ini dan mendidihlah kutub es yang ada di muka bumi ini. Bahkan bila seseorang dikeluarkan dari dalamnya sekejab kemudian dipindahkan ke tumpukan api unggun yang menyala-nyala di muka bumi ini maka iapun akan merasa lega.
Neraka sangat luas, jadi para pelamar posisi ini tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat. Para pelamar posisi ini juga tak perlu khawatir segera mati kalau dibakar, karena tubuh kita akan dibuat sedemikian rupa hingga mampu memuai kalau dibakar (seperti kerupuk bila digoreng). Rasulullah saw bersabda, Di neraka gigi seorang kafir akan (memuai) hingga sebesar gunung Uhud, dan (tebal) kulitnya membentang sejauh tiga hari perjalanan . Dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda, Neraka dipegang oleh tujuh puluh ribu tali, dan setiap talinya di pegang oleh tujuhpuluh ribu malaikat (HR Muslim). Rasulullah saw bersabda, Allah mempunyai malaikat yang jarak antara kedua belah matanya adalah sepanjang seratus tahun perjalanan (diriwaya tkan oleh Abu Hurairah, HR Muslim)(Abu Daud, Ibn Hanbal).

Oh, ya. Fasilitas ini juga meliputi makanan gratis yang mampu membakar isi perut, minuman yang mampu membocorkan usus serta fasilitas kolam renang gratis yang berisi nanah dan darah. Beberapa pembantu gratis juga disiapkan untuk menyayat lidah orang-orang yang suka menyakiti hati orang lain, maupun menyeterika perut orang-orang yang tidak membayar zakat.

MASA TRAINING

Selain fasilitas tersebut, para kandidat akan melewati masa training yang lamanya mencapai ribuan tahun, yaitu :

1. Training indoor didalam kubur berupa siksa kubur dan ?hidup? dalam kesengsaraan ditemani ular dan makhluk aneh lainnya serta wajah-wajah buruk selama bertahun-tahun hingga ribuan tahun di alam barzakh tergantung kualitas amal ibadahnya dan dosa-dosa yang ia lakukan.
2. Training outdoor dilakukan di padang Mahsyar selama ribuan tahun, dalam suasana kepanikan dan huru-hara yang luar biasa. Bapak, ibu, anak dan saudara-saudara kita tak mampu menolong kita karena setiap orang sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Bahkan para nabipun tidak mampu menolong, kecuali nabi Muhammad SAW yang akan menolong umatnya yang rajin bersholawat padanya.

SYARAT-SYARAT PELAMAR

- Tidak diperlukan ijazah
- Tidak diperlukan koneksi atau uang sogok.
- Tidak perlu bawa harta
- Tidak perlu berwajah cantik, ganteng, berbadan tegap atau seksi.
Cukup membawa dokumen asli dari keimanan dan amal karya Anda sendiri.

WAKTU WAWANCARA :

1. Wawancara tahap 1, dilakukan 7 langkah setelah pelayat terakhir meninggalkan kuburan Anda. Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya bila jenazah seseorang diletakkan di dalam kubur,maka jenazah itu mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarnya ke kuburan pada saat mereka meninggalkan tempat itu (hadist hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal). Perlu diketahui jadwal wawancara Anda ini sudah ditentukan sejak roh ditiupkan ke tubuh Anda semasa dalam kandungan ibu.

2. Wawancara tahap 2 : Hanya Allah lah yang tahu.

LOKASI DAN LAMA WAWANCARA

- Wawancara tahap I, dilakukan di dalam kubur (alam barzakh) selama beberapa menit hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya.

- Wawancara tahap II, dilakukan pada hari penghisaban (hari perhitungan) selama beberapa hari hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya. Dalam salah satu haditsnya Rasulullah pernah bersabda bahwa jarak waktu masa pengadilan antara orang-orang kaya dan orang-orang miskin adalah 500 tahun. Berbahagialah Anda yang miskin selama di dunia, yang memiliki sedikit harta untuk diminta pertanggungjawabann ya (karena sebutir nasi yang Anda buang akan diminta pertanggungjawabann ya).

PEWAWANCARA:

Wawancara tahap I, dilakukan oleh Malaikat Mungkar dan Nakir.
Wawancara ini berisi pertanyaan :
1. Siapa Tuhanmu ?
2. Apa agamamu ?
3. Siapa nabimu?
4. Apa kitabmu?
5. Dimana kiblatmu ?
6. Siapa saudaramu?
Sungguh 6 pertanyaan yang sangat mudah, tapi sayangnya tidak bisa dihapal dari sekarang karena keimanan dan amal kitalah yang akan menjawabnya.

Wawancara tahap II, dilakukan langsung oleh sang Penguasa Hari Kemudian

CARA MELAMAR:

Sekalilagi, ini benar-benar rekrutmen yang sangat istimewa, tidak perlu melamar, siapa saja dijamin diterima, bahkan untuk melamarpun Anda akan dijemput secara khusus. Dijemput oleh makhluk sekaliber malaikat yang bernama Izroil. Ia akan menjemput anda kapan dan dimana saja (bisa jadi sebentar lagi).

INFORMASI LEBIH LANJUT

Simaklah hadits dibawah ini, sesungguhnya terlalu banyak rahasia alam ini yang tidak mampu kita ketahui, apalagi mengenai akhirat.
Rasulullah saw bersabda : Sesungguhnya aku mampu melihat apa yang tak sanggup kalian lihat. Kudengar suara gesekan dilangit (berkriut-kriut) , langit sedemikian padatnya, tak ada tempat kosong bahkan seluas empat jari sekalipun karena langit dipenuhi para malaikat yang sedang bersujud kepada Allah SWT. Demi Allah ! Sekiranya kalian mengetahui apa yang aku ketahui (tentang akhirat), niscaya kalian tidak akan pernah tertawa sedikitpun, bahkan kalian pasti akan banyak menangis (karena takut). Dan niscaya kalian tidak akan pernah bisa bersenang-senang dengan istri-istri kalian, dan niscaya kalian akan keluar berhamburan ke jalan-jalan (berteriak) untuk memohon (ampun) dan memanjatkan doa kepada Allah (meminta perlindungan dari bencana akhirat) yang akan Dia timpakan ( HR Tirmidzi & Al-Bukhari)

Sementara jutaan Malaikat dengan penuh rasa takut dan hormat sedang bersujud kepada Allah, dan sementara Malaikat peniup Sangkakala sudah siap di depan trompetnya sejak alam ini diciptakan, sementara itu pula masih banyak diantara kita yang masih terlena dengan dunia ini. Tidak sadar ia bahwa dirinya sedang masuk dalam program penerimaan lowongan yang ada di akhirat.

MAU MELAMAR KE POSISI B ?

Mudah saja, hiduplah sesuka anda.


Disarankan: 0
  Komentar: 4 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Jumat, 12 September 2008 @ 11:25 WIB - Diari


Guys... ada cerita kecil yang mungkin (dan semoga - itu harapan gua) bisa menggugah semangat (seperti kata Teh Okky... nuhun Teh, akhirnya nulis lagi nih...!!).

Here it is...

Pada pagi yang cerah, seorang saudagar kaya berjalan-jalan disekitar rumahnya yang megah. Seketika pandangannya tertuju pada seorang anak muda berbadan tegap dan berwajah tampan sedang dudukmurung termenung disudut pintu gerbang.
Kemudian saudagar berjalan dan menghampiri pemuda tadi. Melihat saudagar kaya itu menghampirinya, pemuda tadi menundukkan kepalanya menahan malu, dan saudagar itu penasaran apa gerangan yang terjadi pada pemuda itu.

Kata saudagar itu, "Betapa indahnya dunia ini, di pagi yang cerah ini udara begitu segar, burung-burung berkicau, matahari seolah tersenyum, tapi mengapa engkau duduk termenung dan murung wahai anak muda."

Sambil menggelengkan kepala, pemuda itu berkata, "Tuanku, bagiku hari-hari terasa sama saja dan membosankan, menyedihkan. Bagaimana tidak ? Nasib saya jelek, tidak punya pekerjaan, miskin, makanpun saya sulit."

Mendengar jawaban pemuda tadi, sang saudagar tersenyum bijak dan berkata, "Hmmm... seharusnya kau tidak perlu bermuram durja dan sedih, karena menurut saya sebetulnya engkau itu kaya..."

Si pemuda terhenyak kaget dan seraya berkata, "Hah ??? Apa kata tuan? Anda tidak mempermainkan saya bukan, Wahai Tuanku? Katakan mengapa demikian?"

Kata saudagar itu, "Ha ha ha.... jangan marah dulu anak muda, akan aku buktikan bahwa sesungguhnya kau sangat kaya. Jawab pertanyaanku ini dan jujur katakan jika aku tukar kesehatanmu dengan uang 10 tael emas dan besok kamu sakit, maukah engkau?"

"Saya tidak mau...", jawab pemuda itu.

"Baik, aku tambah lagi, jika aku beri 20 tael emas untuk ditukar dengan keremajaanmu, dan besok wajahmu tua menjadi kakek-kakek sepertiku, bagaimana?"

"Gila... masak aku diminta jadi tua... aku tidak mau."

"Jika aku tambah lagi 30 tael emas, maukah kau menukar ketampananmu dan besoknya kau akan menjadi buruk dan menyeramkan...?"

"Aku tidak mau."

"Hebat... aku tambah lagi 40 tael emas! Nah, aku tukar kebijaksanaanmu dengan kebodohan dan idiot?"

"Tidak mau. Buat apa aku hidup jika aku bodoh dan tidak mampu berpikir. Aku tidak mau"

Sang saudagar makin tertantang, "Baiklah, ini penawaran terakhir dari semua jumlah yang telah aku tawarkan tadi, aku tambah 50 tael emas! Dan maukah kamu menukarnya dengan nuranimu, besoknya kamu menjadi seorang PENIPU dan PEMBUNUH?"

"Gila.... Tuanku, aku bukanlah orang seperti itu. Saya masih punya harga diri dan hati nurani, dan aku tidak akan menerima tawaran apapun dari Tuan...sekali lagi TIDAK....", pekik si pemuda tadi.

"Nah, anak muda... aku sudah menawarkan lebih dari 150 tael emas. Itu jumlah yang sangat besar tetapi tidak satupun yang bisa dan sanggup saya beli dari diri kamu. Itu berarti apa yang ada pada dirimu sudah barang tentulah sesuatu yang tidak ternilai dan sangat berharga. Kekayaan yang melekat pada dirimu lebih dari jumlah 150 tael emas. Wahai anak muda, aku sudah membuktikan betapa kayanya dirimu. Maka dari itu mulai sekarang BERHENTILAH MERATAPI NASIB, dan mulailah untuk berusaha dengan baik, " ujar saudagar tua tadi.

Mendengar nasehat dari saudagar tua tadi, seketika pemuda itu tersadar dan apa yang telah dilakukannya selama ini merupakan kekonyolan dan kebodohan semata. Kemudian ia berucap, "Terima kasih Tuan, terima kasih atas penawaran bijaksanamu. Saya sungguh malu dan menyesal telah menyia-nyiakan masa muda saya dan malas berusaha. Sekarang saya sadar ternyata saya bukanlah orang miskin, saya punya modal yang cukup untuk menjemput impian saya, sekali lagi terima kasih Tuan." Dan dengan langkah tegap pemuda itu melangkah untuk menyongsong lembaran barunya.

Seperti kata William James : "Manusia dapat mengubah semua kehidupannya dengan mengubah pola pikir dan sikap mentalnya."
Firman Allah SWT : "Tidak akan mengubah nasib (takdir) suatu kaum, jika kaum tersebut tidak mau mengubahnya."

"Modal yang ada dalam diri kita itulah kekayaan yang sejati. Jika kita mengabaikan modal itu dan hidup kita terpuruk, maka salah besar jika kita salahkan nasib. Apalagi menganggap Tuhan itu tidak adil, perubahan nasib ada di tangan kita sendiri. Yang pasti, Tuhan akan memberikan jalan kepada mereka yang berjuang keras untuk memperbaiki kehidupannya."
Sitter from Andrie Wongso "Wisdom and Success"






Disarankan: 0
  Komentar: 3 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Kamis, 28 Agustus 2008 @ 12:28 WIB - Diari


Tidak seperti biasanya, Emak Ani tukang urutku datang dengan beribu penat dan lusuh di wajahnya. Meskipun memang wajahnya yang renta sudah dipenuhi gurat keriput dimakan panas dan waktu, tapi masih juga semburat senyum tersungging di simpul bibir dan masih menyisakan keayuannya. Sesekali candaanku membuatku tertawa lebar menunjukkan kosongnya barisan gigi yang memang sudah tidak bersisa satu pun. "Hihihihi.... ompong...", kata anakku si sulung.

Mulailah dia menawarkan diri untuk memijatku yang memang rutin setiap dua kali dalam sebulan selalu badan ini minta dipijat. Dengan logat minang yang kental katanya, "Ayolah Nak... capek... ka diuruik kini??"
(Ayolah Nak, cepat... mau di pijat sekarang?)

Nah, mulailah dia memijat seluruh badanku dengan minyak ramuannya yang wangi, sambil bercerita tentang segala hal. Mulai dari hidupnya yang penuh penderitaan, karena sejak balita dia telah menjadi piatu dan ayahnya pergi entah kemana karena beban hidup yang begitu dirasa sarat, sehingga dia dan adik-adiknya ditinggalkan begitu saja.

Kisah penderitaannya berlanjut saat dia terpaksa ikut induk semang ke kota lain untuk dijadikan seorang pembantu rumah tangga meski usianya saat itu belum genap 8 tahun.
Segala bayangan indah kehidupan kota dan majikan yang baik, seketika pupus karena perlakuan sang majikan yang semena-mena. Namun hal itu tidak serta merta membuatnya lari, karena didalam benaknya hanya ingin menitipkan badan untuk sekedar bisa makan. Sampai 5 tahun lamanya dia bertahan, dan akhirnya dia memutuskan untuk lari dan pulang kampung karena kekejaman sang majikan.

Setibanya di kampung halaman dia pun menikah muda dengan seorang pria baik hati yang kini hanya mampu rebahkan diri di tempat tidur reyot di bilik mereka karena kelumpuhan.
Perjalanan pernikahannya pun terbilan biasa saja, bahkan jauh dari kata cukup. Enam anak hasil pernikahannya tumbuh dalam kesederhanaan. Jika mungkin dilukiskan, minim itu kata yang lebih tepat.

Singkat kata, kini diusia rentanya (diapun lupa berapa umurnya sekarang), hanya menyisakan uraian air mata yang tumpah ruah. Bukan karena mengingat betapa perihnya perjalanan hidup, tapi menangisi dan menyesalkan perlakuan lima dari keenam anaknya yang tidak memperdulikannya. Betapa tidak, pernah suatu kali cerita si Emak dia pergi ke rumah anaknya untuk sekedar melihat keadaannya dan cucu-cucunya, tapi yang dia dapat hanya usiran sang anak yang ketakutan si Emak akan merusak pemandangan di acara pernikahan cucunya (saat itu sang cucu menikah dan si Emak tidak mengetahuinya).

Tak hanya itu, di tempat anak yang lain pun begitu, sama ironisnya. Sang anak yang notabene berkecukupan, melarang si Emak makan dirumahnya, hanya karena takut kehabisan lauk untuk makan suami dan anak-anaknya. Astaghfirullah.... Sedemikian tega sang anak, yang dulu ditimang, dilagukan, disusukan dan dibimbing dengan diiringi ribuan doa dan lautan peluh serta air mata.
Dari keenam anaknya itu, hanya si bungsu yang mempedulikannya, namun itupun si Emak tidak lantas mau merepotkan sang anak karena si Emak tahu kehidupan sang anak yang pas-pasan.

Sejurus dengan segala cerita si Emak sepanjang memijat tubuhku, linangan air mata dan cekatan suara yang terbata-bata mengisyaratkan kekuatan dan ketegaran hatinya.

Selang beberapa hari berikutnya, si Emak datang lagi. Kali ini dengan segala pedih kata-katanya membuatku tersentak.

Katanya : "Duh Nak, semalaman amak indak dapek lalok....perih raso paruik Amak ko..." (Duh nak, semalaman Emak tidak bisa tidur, perih rasa perut Emak)

Kataku : "Manga Mak... sakik paruik Amak, baa kok bisa gitu?" (Kenapa Mak, sakit perut Emak ya... kok bisa begitu?)

Jawabnya : "Iyo, alah 2 hari Amak makan mie taruih" (Iya, sudah 2 hari Emak makan mie terus)

Jawabku lagi : "Ondeh... Amak ko baa... Manga makan mie, kalau terlampau banyak tentulah sakik paruik Mak, dek mie ko adoh pengawetnyo." (Ya ampun, Emak tuh gimana, kenapa makan mie.. kalau terlalu banyak tentu perut Emak sakit, itu kan ada pengawetnya)

Jawab Emak : "Yo baa lai Nak... iko nan bisa dibali dek haragonyo murah, bisa untuak makan Amak jo Apak di rumah. Amak indak adoh bareh doh." (Ya gimana lagi Nak, ini yang bisa dibeli karena murah harganya, bisa untuk makan Emak dan Bapak di rumah. Emak tidak punya beras)

Astaghfirullah..... Rupamya dugaanku kelewat meleset. Aku mengira Emak makan mie terus karena tak berselera makan. Si Emak mulai bercerita, sejak beberapa hari lalu hujan deras mengguyur dan menghalangi langkahnya untuk mencari rizki dari memijat langganannya dan mencari batu bintang (batu kali) di sungai dekat rumahnya.

Ya, si Emak memang tinggal jauh di daerah terpencil di pinggir sunggai yang notabene jika hujan mulai turun, dia dan suaminya hanya bisa tinggal di rumah karena terisolir dari kehidupan "kota".

Ya, si Emak memang pekerja keras, yang selalu mencari batu bintang di sungai sekedar untuk dpat dia tukar dengan selembar uang seribu rupiah untuk setiap embernya.

Segala cerita si Emak, seolah menyadarkanaku yang selama ini sedikit terlupa pada kehidupan lain yang sepatutnya bisa membuatku berbuat sesuatu. Kesibukanku bekerja dan mengurus tetek bengek rumah tangga telah membuatku melupakan mereka yang papa. Getaran dan kata hatiku mengatakan si Emak adalah perempuan tegar yang layak mendapatkan sesuatu dariku bahkan orang lain, meskipun bukan melulu berkonotasi sebagai materi tapi juga perhatian kita.

Kini jadilah si Emak Ani adalah "Emak-ku" di tanah rantau ini. Aku sebagai "anak" berharap semoga dengan segala kelebihan dan kekuranganku ini, bisa membuatnya tersenyum di hari tuanya. Si Emak kadang menangis, walau hanya melihatku disaat aku bercengkerama dengan anak-anakku. Ketika kutanya, jawabnya "Kenapa anak-anakku tidak......" (kata-katanya terpenggal). Dan dengan segala kekuatan yang ada padaku aku katakan, "Mak, anak tidak harus anak yang kau lahirkan dari rahimmu, seperti juga aku... Aku juga anak Emak..."

Mak... jangan menangis lagi ya....


Disarankan: 0
  Komentar: 8 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



S E L A N J U T N Y A »



 

When Mila speaks...

 
    » Profile
    » Buku Tamu
::...lowongan kerja istimewa....::
:: kekayaan sejati ::
mak.... jangan menangis lagi ya.....
hati-hati di kolam renang.....terutama anak-anak..
susulan blog roseheart....
Arsip Blog 
CARI BLOG:
sastrawiguna
odyssey
merama
herdiboy2
odyssey
Total: 280 
neng milaa....damang ...
wah .. lowongan yaaaa...
nggak setuju. hidup s...
ada2 saja.....
ternyata kamu puitis ...
 
 
Created on:
Jumat, 16 Mei 2008 @ 16:20 WIB
 
   
 
BlogGaul mau berubah ...
Punya siapa nih??
Lombanya Risa
Tebarkan Amalan, tebarkan Senyuman
Drop Box
**wanita** adl mahkluk yg...
jendral sutanto ( purn ) ...
**pr netter, bokek & bisn...
mencintai vs dicintai
tausyah
blogaahardiansyah
kesempurnaan cinta
kenanggan terindah
impian dimasa depan
bodys
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI