HOME BLOG
   
  MujahidaH
http://mujahidah_bercadar.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
 
Minggu, 21 September 2008 @ 13:55 WIB - Diari




Satu keagungan, keistimewaan dan kemuliaan Ramadan ialah satu malam penuh berkat yang lebih baik daripada seribu bulan.

Malam yang hanya muncul pada 10 hari terakhir Ramadan itu
lebih dikenali sebagai Lailatul Qadar.

Rasulullah (SAW) sendiri memohon kepada Allah agar malam bersejarah yang penuh hikmah itu menemuinya.

Dalam hal ini, Rasulullah (SAW) pernah bersabda bermaksud : Sesungguhnya bulan ini (Ramadan) datang kepada kamu, dalamnya ada malam di mana amalan ibadat yang dilakukan pada malam itu lebih baik dan lebih besar ganjarannya daripada amalan selama seribu bulan. Sesiapa yang kehilangan malam itu, sesungguhnya dia kehilangan semua kebaikan. Dan tidak akan kehilangan semua perkara itu, kecuali orang yang diharamkan (tidak mendapat petunjuk) daripada Allah. ? (Hadis riwayat Ibnu Majah)

Dalam satu hadis lain, Rasulullah (SAW) bersabda maksudnya: Sesiapa yang beribadah pada Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan pengharapan kepada keredaan Ilahi, nescaya dia akan diampuni segala dosanya yang lampau.? ? (Hadis riwayat Muslim )

Keistimewaan Lailatul Qadar diserikan lagi penurunan wahyu al-Quran untuk pertama kalinya kepada Rasulullah sewaktu baginda berada di Gua Hira. Selepas itu al-Quran mula diturunkan secara berperingkat peringkat dan beransur-ansur selama lebih kurang 23 tahun iaitu 13 tahun di Makkah dan 10 tahun lagi di Madinah al-Munawwarah. Peristiwa bersejarah penurunan al-Quran diabadikan Allah dalam helaian al-Quran.

Antaranya firman Allah bermaksud: ?Sesungguhnya Kami menurunkan (al-Quran) ini pada Lailatul Qadar. Dan apa jalannya kamu dapat mengetahui apa dia kebesaran Lailatul Qadar? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu, turun malaikat dan Jibril dengan izin Tuhan mereka kerana membawa segala perkara (yang ditakdirkan berlakunya pada tahun berikut). Sejahteralah malam (yang berkat itu) hingga terbit fajar.?

(Surah al-Qadr, ayat 1-5).
Jelas daripada mafhum ayat suci di atas bahawa Lailatul Qadar akan muncul pada setiap Ramadan sebagai anugerah Ilahi dan rahmat Allah yang hanya dikhususkan kepada umat Nabi Muhammad saw.

Malam yang penuh bersejarah itu dinilai sebagai malam yang lebih baik dan lebih banyak ganjarannya daripada seribu bulan. Ulama bersepakat bahawa Lailatul Qadar berlaku pada Ramadan.

Begitu juga mereka bersepakat malam itu berlaku pada 10 malam terakhir Ramadan.

Namun mereka berselisih pendapat mengenai malam ke berapa daripada 10 malam terakhir itu. Pendapat yang masyhur menyatakan bahawa Lailatul Qadar berlaku pada malam ke-27 Ramadan. Sehubungan itu, Rasulullah pernah bersabda yang maksudnya:
?Barang siapa yang ingin mendapatkan Lailatul Qadar, dia hendaklah mencari pada malam ke-27 ? (Hadis riwayat Ahmad)

Ada juga riwayat lain yang mengatakan malam mulia itu berlaku pada malam-malam ganjil 10 hari terakhir.

Walau apapun harinya, yang pentingnya pada malam itu Allah menurunkan rahmat, limpahan kurnia dan keampunan-Nya kepada hamba-Nya yang melaksanakan ibadat puasa dengan penuh keimanan.

Kelebihan Lailatul Qadar tentu tidak akan dianugerahkan kepada sebarangan orang dan tidak pula diberikan kepada orang yang ibadahnya hanya pada malam tertentu saja dalam Ramadan.

Akan tetapi fadilat malam mulia itu akan menyinari orang yang benar-benar ikhlas, khusyuk dan istiqamah dalam mempertahankan nilai keIslaman dalam setiap tutur kata, peri laku, akhlak, ibadat dan kegiatan sehariannya.

Hadirnya malam penuh berkat itu akan dinantikan dan disambut dengan penuh keyakinan dan keimanannya, sekali gus melayakkan dirinya termasuk dalam kelompok orang yang dilimpahi kenikmatan syurga dan kebahagiaan abadi.

Menurut sejarah Islam, Lailatul Qadar pertama kali menemui Rasulullah (SAW) ketika baginda sedang khusyuk menyendiri di Gua Hira, bermuhasabah dan merenung diri sendiri dan masyarakat sekeliling. Tidak berapa lama kemudiannya, datang al-Ruh al-Amin iaitu malaikat Jibril membawa bersama wahyu Ilahi untuk membimbing baginda sehingga berlakulah perubahan secara
menyeluruh dalam setiap detik dan perjalanan hidupnya.

Ia juga membawa perubahan kepada detik dan perjalanan hidup
umat manusia sejagat.

Selanjutnya, Lailatul Qadar adalah satu kurniaan Ilahi yang dianugerahkan oleh Allah kepada Rasulullah (SAW) dan umatnya sebagai tanda kasih sayang-Nya


Disarankan: 0
  Komentar: 5 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Rabu, 23 Agustus 2006 @ 11:26 WIB - Diari


Kisah Wanita yang Selalu Berbicara dengan Al-Qur'an

Bismilahirrahmanirrahim Walhamdulillah Wassholatu Wassalamu 'Ala Rasulillah Wa'ala Aalihie Washohbihie Waman Walaah amma ba'du

Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta'ala :

Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah sallAllahu''alayhi wasallam

Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa saat.

Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an. Walaupun jawabannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, karena tidak terlepas dari konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Abdullah : "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh"
Wanita tua :
"Salaamun qoulan min robbi rohiim" (QS. Yaasin : 58)
(Salam sebagai ucapan dari Tuhan maha kasih)

Abdullah : "Semoga Allah merahmati anda, mengapa anda berada di tempat ini ?"
Wanita tua :
"Wa man yudhlilillahu fa la hadiyalahu"(QS : Al-A'raf : 186 )
(Barang siapa disesatkan Allah, maka tiada petunjuk baginya)

Dengan jawaban ini, maka tahulah saya, bahwa ia tersesat jalan.

Abdullah : "Kemana anda hendak pergi ?"
Wanita tua :
"Subhanalladzi asra bi'abdihi lailan minal masjidil haraami ilal masjidil aqsa" (QS. Al-Isra' : 1)
(Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya di waktu malam dari masjid haram ke masjid aqsa)

Dengan jawaban ini saya jadi mengerti bahwa ia sedang mengerjakan haji dan hendak menuju ke masjidil Aqsa.

Abdullah : "Sudah berapa lama anda berada di sini ?"
Wanita tua :
"Tsalatsa layaalin sawiyya" (QS. Maryam : 10)
(Selama tiga malam dalam keadaan sehat)

Abdullah : "Apa yang anda makan selama dalam perjalanan ?"
Wanita tua :
"Huwa yut'imuni wa yasqiin" (QS. As-syu'ara' :79)
(Dialah pemberi aku makan dan minum)

Abdullah : "Dengan apa anda melakukan wudhu ?"
Wanita tua :
"Fa in lam tajidu maa-an fatayammamu sha'idan thoyyiban" (QS. Al-Maidah : 6)
(Bila tidak ada air bertayamum dengan tanah yang bersih)

Abdulah : "Saya mempunyai sedikit makanan, apakah anda mau menikmatinya ?"
Wanita tua :
"Tsumma atimmus shiyaama ilallaiil " (QS. Al-Baqarah : 187)
(Kemudian sempurnakanlah puasamu sampai malam)

Abdullah : "Sekarang bukan bulan Ramadhan, mengapa anda berpuasa ?"
Wanita tua :
"Wa man tathawwa'a khairon fa innallaaha syaakirun 'aliim" (QS. Al-Baqarah : 158)
(Barang siapa melakukan sunnah lebih baik)

Abdullah : "Bukankah diperbolehkan berbuka ketika musafir ?"
Wanita tua :
"Wa an tashuumuu khoirun lakum in kuntum ta'lamuun" (QS. Al-Baqarah : 184)
(Dan jika kamu puasa itu lebih utama, jika kamu mengetahui)

Wanita tua :
"Fab'tsu ahadaku bi warikikum hadzihi ilal madiinati falyandzur ayyuha azkaa tho'aman fal ya'ikum bi rizkin minhu "(QS. Al-Kahfi : 19)
(Maka suruhlah salah seorang dari kamu pergi ke kota dengan membawa uang perak ini, dan carilah makanan yang lebih baik agar ia membawa makanan itu untukmu)

Maka salah seorang dari tiga anak ini pergi untuk membeli makanan, lalu menghidangkan di hadapanku, lalu perempuan tua itu berkata :

Wanita tua :
"Kuluu wasyrobuu hanii'an bima aslaftum fil ayyamil kholiyah" (QS. Al-Haqqah : 24)
(Makan dan minumlah kamu dengan sedap, sebab amal-amal yang telah kamu kerjakan di hari-hari yang telah lalu)

Abdullah : "Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku belum akan memakannya sebelum kalian mengatakan padaku siapakah perempuan ini sebenarnya"

Ketiga anak muda ini secara serempak berkata :


"Beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara mempergunakan ayat-ayat Al-Qur'an, karena kuatir salah bicara"


Maha suci zat yang maha kuasa terhadap sesuatu yang dikehendakinya. Akhirnya saya pun berucap :

"Fadhluhu yu'tihi man yasyaa' Wallaahu dzul fadhlil adhiim" (QS. Al-Hadid :21)
(Karunia Allah yang diberikan kepada orang yang dikehendakinya, Allah adalah pemberi karunia yang besar)

[Diambil dari kitab Misi Suci Para Sufi, Sayyid Abubakar bin Muhammad Syatha, hal. 161-168]
dari Situs Al-Muhajir




Disarankan: 0
  Komentar: 3 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Jumat, 11 Agustus 2006 @ 10:57 WIB - Diari



Seorang Penjual Rokok yang SubhanaAllah terjaga akhlaknya merasa ketakutan setengah mati bertanya kepada seorang Ustads di Masjid dekat dimana dia berjualan .. betapa dia yang hanya berjualan rokok merasa takut lantas bagaimana dengan si perokok itu sendiri ??

Rokok memang sesuatu yang tidak ditemukan di zaman Nabi akan tetapi agama Islam telah menurunkan nash nash yang universal semua hal yang membahayakan diri atau mencelakakan orang lain dan menghambur-hamburkan harta adalah hal yang haram

Berikut ini dalil-dalil yang menunjukkan keharaman rokok

1. Firman Allah : "Nabi tersebut menghalalkan untuk mereka semua hal yang baik dan mengharamkan untuk mereka semua hal yang jelek " (QS Al A'raf : 157)

Bukankah rokok termasuk barang yang jelek atau berbahaya dan berbau tidak enak

2. Firman Allah :"Janganlah kalian campakkan diri kalian dalam kehancuran" (QS Al Baqarah : 195)

Padahal rokok bisa menyebabkan orang terkena berbagai penyakit berbahaya seperti kanker dan TBC

3. Firman Allah : "Dan janganlah kalian melakukan perbuatan bunuh diri" (QS An Nisa : 29)

Padahal merokok merupakan usaha untuk membunuh diri secara pelan-pelan

4. Ketika menjelaskan tentang khamr dan judi, Allah berfirman : "Dan dosa keduanya (khamr dan judi) lebih besar daripada manfaat dua hal tersebut " (QS Al Baqarah : 219)

Demikian pula dengan rokok bahaya yang ditimbulkannya lebih besar daripada manfaatnya bahkan rokok sedikitpun tidak mengandung manfaat

5. Firman Allah : "Dan janganlah engkau bersikap boros sesungguhnya orang yang suka memboroskan hartanya merupakan saudara-saudara setan" (QS Al Isra : 26-27)

Telah jelas bahwa merokok merupakan perbuatan perbuatan boros dan menghambur-hamburkan harta benda

6. Allah berfirman tentang makanan penduduk neraka : "Tidak ada makanan mereka kecuali dari pohon yang berduri. Makanan tersebut tidak menyebabkan gemuk dan tidak pula bisa menghilangkan rasa lapar " (QS Al Ghasiyah : 6-7)




Disarankan: 0
  Komentar: 8 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Kamis, 10 Agustus 2006 @ 13:35 WIB - Diari


PK-Sejahtera Online: Aksi damai kembali digelar oleh puluhan ribu massa dari PKS dan ratusan Ormas yang tergabung dalam 'Aksi Sejuta Umat', Ahad (6/8). Massa yang berasal dari lintas agama, ormas dan masyarakat ini sudah berkumpul sejak siang tadi pukul 13.00 dan dilanjutkan dengan longmarch menuju depan gedung perwakilan PBB yang dilanjutkan ke Kedubes AS.




Disarankan: 0
  Komentar: 3 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Kamis, 10 Agustus 2006 @ 11:54 WIB - Diari



Pada zaman sekarang, jabat tangan antara laki-laki dengan perempuan hampir sudah menjadi tradisi. Tradisi yang telah membudaya dan mendarah daging itu mengalahkan akhlak Islami yang mestinya ditegakkan. Bahkan mereka menganggap kebiasaan itu lebih baik dan lebih tinggi nilainya dari pada syariat Allah yang mengharamkannya. Sehingga jika salah seorang dari mereka anda ajak dialog tentang hukum syariat dengan dalil-dalil yang kuat dan jelas, tentu serta merta ia akan menuduh anda sebagai orang kolot, ketinggalan zaman, kaku, sulit beradaptasi, ekstrim, hendak memutuskan tali silaturrahim, menggoyahkan niat baik dan sebagainya.

Sehingga dalam masyarakat kita berjabat tangan dengan anak (perempuan) paman atau bibi dengan istri saudara atau istri paman baik dari pihak ayah maupun ibu lebih mudah daripada minum air. Seandainya mereka melihat secara jernih dan penuh pengetahuan tentang bahaya persoalan tersebut menurut syara tentu mereka tidak akan melakukan hal tersebut. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

Artinya "Sungguh ditusuknya kepala salah seorang dari kalian dengan jarum dari besi lebih baik baginya daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya." (HR. Ath Thabrani dalam Shahihul Jami' hadits no.4921)

Kemudian tak diragukan lagi, hal ini termasuk zina tangan, sebagaimana disabdakan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam :

Artinya "Kedua mata berzina, kedua tangan berzina, kedua kaki berzina dan kedua kemaluan pun berzina." (HR Ahmad 1/412 : Shahihul Jami' hadits no.4126)

Dan, adakah orang yang hatinya lebih bersih dari hati Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam ?

Namun begitu, beliau mengatakan "Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan wanita." (HR Ahmad 6/357: Shahihul Jami' hadits no.2509)

Beliau juga bersabda "Sesungguhnya aku tidak menyentuh tangan wanita." (HR. Ath Thabrani dalam Al-Kabir, 24/342: Shahihul Jami' hadits no.70554, lihat Al-Ishabah, 4/354, cet Darul Kitab Al-Arabi)

Dan dari Aisyah radhiyallahu anha dia berkata "Demi Allah, sungguh tangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak (pernah) menyentuh tangan perempuan sama sekali, tetapi beliau membai'at mereka dengan perkataan " (HR Muslim, 3/1489) Hendaknya takut kepada Allah, orang-orang yang mengancam cerai istrinya karena tidak mau berjabat tangan dengan kolega-koleganya. Perlu juga diketahui, berjabat tangan dengan lawan jenis, meski memakai alas (kaos tangan) hukumnya tetap HARAM.







Disarankan: 0
  Komentar: 10 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



S E L A N J U T N Y A »



 

 
    » Profile
    » Buku Tamu
fadhilat lailatul qaadar
teladan hidup
hukum merokok
save libanon and palestina
jabat tangan dengan non muhrim
Arsip Blog 
CARI BLOG:
here_akhwat
marenda
dfahrizal
miftahmuhaemen
miayam
Total: 169 
.: The Amat Blog :.
Mujahid_Bertopeng
percayalah bahwa dg a...
semoga lailatul qada...
bersyukur dengan apa ...
semoga aku termasuk h...
mari bersama-sama kit...
 
 
Created on:
Kamis, 5 January 2006 @ 10:35 WIB
 
   
 
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
BlogGaul mau berubah ...
Punya siapa nih??
Lombanya Risa
Tebarkan Amalan, tebarkan Senyuman
| menyetel selera |
s3kilas info mubitv
ga tau mau judul apa...?
asian lovers
...semakin parah...
seputar blog
phasya31
ruliansyah
ida1441
inigo garces
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI