|
nestapa
Jumat, 27 April 2007 @ 20:35 WIB - Diari
sangat indahnya, sungguh bila aku mengenang masa kanak-kanak. tiada beban dan tiada duka. semua mengalir begitu saja, hidup indah tanpa beban. Dimanakah keindahan yang dulu pernah hinggap pada setiap orang. tanpa takut persaingan, tanpa takut kematian. tidak pula dikejar hutang. Pernahkah kau menjadi labil, menjadi malu atas ketidak berdayaanmu? pernahkah kau merasa hidupmu tidak lagi berarti? bila itu kau rasakan, niscaya hidup tak lagi punya makna. alampun tak lagi mampu memberi senyuman. yang tampak hanya kemunafikan, kebuasan. aku benci akan datangnya malam, karena pagiku menjadi hilang. aku benci akan kegelapan, karena matahariku tak lagi
|