| |
|
Selasa, 2 Juni 2009 @ 19:10 WIB - Diari
Imam Ibnul Qoyyim membagi hijrah menjadi 2 macam. Pertama, hijrah dengan hati menuju Allah dan RasulNya, hijrah ini hukumnya fardhu ‘ain bagi setiap orang di setiap waktu. Kedua, hijrah dengan badan dari negeri kafir menuju negeri Islam atau hijrah dari keburukan menuju kepada kebaikan dan kebenaran.
Hijrah Dengan Hati Kepada Allah
Allah berfirman, “Maka segeralah (berlari) kembali mentaati Allah.” (Adz Dzariyaat: 50). Inti hijrah kepada Allah ialah dengan meninggalkan apa yang dibenci Allah menuju apa yang dicintai-Nya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang muslim ialah orang yang kaum muslimin lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Dan seorang muhajir (orang yang berhijrah) adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.” (HR. Bukhori dan Muslim. Hijrah ini meliputi ‘dari’ dan ‘menuju’: Dari kecintaan kepada selain Allah menuju kecintaan kepada-Nya, dari peribadahan kepada selain-Nya menuju peribadahan kepada-Nya, dari takut kepada selain Allah menuju takut kepada-Nya. Dari berharap kepada selain Allah menuju berharap kepada-Nya.
Selain Hijrah menuju kebenaran kata hijrah juga dikaitkan dengan pindah secara harafiah. Perpindahan seringkali membawa semangat baru karena akan ketemu dengan kerabat baru atau teman-teman baru. Hijrah juga bukan berarti harus meninggalkan semua kenangan akan tetapi juga menempatkan kenangan itu sebagaimana mestinya.
Kenangan NgeBlog
Mengenal Dunia maya lewat MIRC tentu saja merupakan pengalaman jaman jahiliyah karena pada saat itu mungkin masih dengan keaddictedan kita hingga lupa makan lupa belajar. Dengan nick Wong_Dheso dan Muslimah menjadi Operator #Jakarta #Bandung dan beberapa channel lain seperti #Tiongkok tentu saja waktu banyak tersita baik mengaktifkan BOT ataupun membersihkan channel dari nick-nick usil dan jorok. Bahkan dengan MIRC juga bisa mengenal cyber love yang secara nalar dan logika kita akan mentertawakannya sekarang.
MIRC pun bisa kita gunakan sebagai aktifitas dakwah dan alhamdulillah saya mengenal #Musholla yang diketuai oleh Masterwong (Faysal) dan #Mushola yang diketuai oleh Agam (Uda Nabil Agam Abdullah). Pertama mengenal weblog diberikan subdomain muslimah.org namun sayang akhirnya domain itu expired seiring dengan kesibukan kuliah, sehingga tidak lagi menyentuh dunia maya. Kembali berkiprah di MIRC tahun 2002 sampai dengan 2003, namun karena kesibukan akhirnya vacum lagi sampai kemudian kembali lagi tahun 2005 kembali menjadi SOP #Bandung hingga akhirnya mundur total dari dunia maya.
Rentang waktu 1997 hingga 2009 hidup di dunia maya ada yang dengan setia menemaniku mengikutiku kemana langkahku menuju yaitu avatar muslimahku . . I love you so much. Mulai ngeblog lagi September 2005 di Blog Indosiar, karena makai email temen sehingga nama blognya rawinaw created : Senin, 19 September 2005 @ 11:42 WIB. Satu tahun kemudian baru aku dapatkan id muslimah created : Kamis, 21 September 2006 @ 13:31 WIB. Alhamdulillah dengan bergulirnya waktu kembali bisa memiliki domain sendiri Muslimah Blog created : 31 Maret 2009. Akhirnya Muslimah Blog bisa hijrah berkat teman teman siluman (mbahsangkil ama mantankyai yang selalu menasehati aku) and thanks to deteksi. Terutama hijrah berkat seseorang yang begitu menyayangiku setulus hati, kekasih yang dengan setia mengajariku bagaimana menulis dengan konsisten, seorang kekasih yang tiada lelah mensupport dengan kegigihannya aku mengagumimu.
|
Disarankan: 0
Rabu, 4 Maret 2009 @ 12:33 WIB - Diari
Dan seperti yang tercantum dalam surat Al Ahzab ayat 59 yang artinya sebagai berikut. : “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isteri engkau, anak-anak perempuan engkau dan isteri-isteri orang mu’min, supaya mereka menutup kepala dan badan mereka dengan jilbabnya supaya mereka dapat dikenal orang, maka tentulah mereka tidak diganggu (disakiti) oleh laki-laki yang jahat. Allah pengampun lagi pengasih”.
Perintah Allah diatas adalah jelas dan tegas yang wajib hukumnya bagi kaum wanita sebagaimana dinyatakan Allah pada pembukaan surat An Nur yaitu : “Inilah satu surah yang Kami turunkan kepada rasul dan Kami wajibkan menjalankan hukum-hukum syariat yang tersebut didalamnya. Dan Kami turunkan pula didalamnya keterangan-keterangan yang jelas, semoga kamu dapat mengingatnya”.
Surat An-Nur: 30-31
"Katakanlah kepada orang-orang laki-laki yang beriman "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, apa yang mereka perbuat." "Katakanlah kepada wanita yang beriman :"Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka meukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."
Banyak kaum wanita yang masuk neraka, semata-mata karena didalam hidupnya tak mau memakai kerudung kepala atau Jilbab, didalam neraka akan mendapat siksaan yang berat sekali sebagai mana diceritakan Nabi Muhammad dalam hadits beliau yang artinya sebagai berikut. ; “Wanita yang akan digantung dengan rambutnya, sampai mendidih otak dikepalanya didalam neraka, ialah wanita-wanita yang memperlihatkan rambutnya kepada laki-laki yang bukan muhrimnya” Hadits diatas adalah bagian akhir dari hadits nabi Muhammad yang cukup panjang, yang menceritakan berbagai macam siksa neraka yang diperlihatkan Allah waktu beliau pergi mikraj. Waktu beliau menceritakan nasib kaum wanita yang berat siksanya didalam neraka karena tak mau memakai kerudung kepala atau jilbab didalam hidupnya, beliau meneteskan air mata.
Kenapa saya menuliskan ulang kisah ini ? Kemarin sempet menuliskan status di Facebook saya tentang akhwat yang masih belum memakai Jilbab sehingga menjadi suatu diskusi yang menarik. Keprihatinan itu ada pada setiap insan.
Hijab Itu Pelindung
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda (yang artinya): “Sesungguhnya Allah itu Malu dan Melindungi serta Menyukai rasa malu dan perlindungan”
Sabda beliau yang lain (yang artinya): “Siapa saja di antara wanita yang melepaskan pakaiannya di selain rumahnya, maka Allah Azza wa Jalla telah mengoyak perlindungan rumah itu dari padanya.”
Jadi balasannya setimpal dengan perbuatannya.
Hijab Itu Taqwa
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman(yang artinya): “Hai anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik.” (Q.S. Al-A’raaf: 26)
Hijab Itu Iman
Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak berfirman kecuali kepada wanita-wanita beriman (yang artinya):“Dan katakanlah kepada wanita yang beriman.” (Q.S. An-Nur: 31).
Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman (yang artinya): “Dan istri-istri orang beriman.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)
Dan ketika wanita-wanita dari Bani Tamim menemui Ummul Mu’minin, Aisyah radhiyallahu anha dengan pakaian tipis, beliau berkata: “Jika kalian wanita-wanita beriman, maka (ketahuilah) bahwa ini bukanlah pakaian wanita-wanita beriman, dan jika kalian bukan wanita beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu.”
Hijab Itu Haya’ (Rasa Malu)
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda (yang artinya): “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.”
Sabda beliau yang lain (yang artinya):“Malu itu adalah bagian dari iman dan iman itu di surga.”
Sabda Rasul yang lain (yang artinya): “Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.”
Hijab Itu Perasaan Cemburu
Hijab itu selaras dengan perasaan cemburu yang merupakan fitrah seorang laki-laki sempurna yang tidak senang dengan pandangan-pandangan khianat yang tertuju kepada istri dan anak wanitanya. Berapa banyak peperangan terjadi pada masa Jahiliyah dan masa Islam akibat cemburu atas seorang wanita dan untuk menjaga kehormatannya. Ali bin Abi Thalib Radiyallahu ‘anhu berkata: “Telah sampai kepadaku bahwa wanita-wanita kalian berdesak-desakan dengan laki-laki kafir orang ‘ajam (non Arab) di pasar-pasar, tidakkah kalian merasa cemburu? Sesungguhnya tidak ada kebaikan pada seseorang yang tidak memiliki perasaan cemburu.”
|
Disarankan: 0
 |
| |
gajah_pesing Senin, 9 Maret 2009 @ 19:47 WIB
 (Reply)
subhanallah.. membaca postingan ini mampu menyejukkan hati saia yang selama ini gersang..
 |
 |
| |
 |
rawinaw Selasa, 17 Maret 2009 @ 12:57 WIB
matur nuwun
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
genthokelir Senin, 9 Maret 2009 @ 20:05 WIB
 (Reply)
tulisan anda sangat mencerahkan cuman maaf agak melelahkan mata karena antara ijo dan gambar belakangnya susah di bedakan maaf yah
|
|
 |
 |
 |
| |
nurannisaa Senin, 9 Maret 2009 @ 20:28 WIB
 (Reply)
hhmm.. subhanallah.. great artikel, membuat saya kembali ingat.. kalo hijab saya masih belum smpurna.. tapi sepakat dengan @genthokelir, warna font-nya kurang kontras sama background, jadi agak susah dibaca..
keep spirit ukhti..
|
|
 |
 |
 |
| |
shei Selasa, 17 Maret 2009 @ 16:01 WIB
 (Reply)
that's why i'm using this hijab 
salam knal mbaaa ^^
|
|
 |
 |
 |
| |
novianto Jumat, 20 Maret 2009 @ 01:42 WIB
 (Reply)
hijab itu maksiat
orang yang banyak dosa dia penuh dengan lumpur dosa maka ia akan terhijab dari hidayah allah, semua terhijab sehingga ia jauh dari kebenaran
|
|
 |
 |
 |
| |
juragan Kamis, 26 Maret 2009 @ 10:22 WIB
 (Reply)
lha tunggu postingan baru hahaha saya datang lagi dengan alamat dan nama web yang berbeda
|
|
 |
 |
 |
| |
dafhy Senin, 30 Maret 2009 @ 13:43 WIB
 (Reply)
subhanallah terima kasih atas pencerahannya mbak
|
|
 |
 |
 |
| |
rusa bawean™ Kamis, 16 April 2009 @ 11:17 WIB
 (Reply)
kalao aku muslim mbak.... hehehe
salam kenal
|
|
 |
 |
 |
| |
h. ngatimin Kamis, 16 April 2009 @ 11:34 WIB
 (Reply)
ya, hijab itu adalah pelindung. setidaknya itu adalah usaha dari wanita beriman untuk meminta perlindungan allah.
"jika kamu mau berlindung, ku-lindungi, maka terlindunglah kamu". begitulah, kalau secara bebas allah berkata kepada kita wanita beriman. usaha itu haruslah berawal dari diri kita, kemudian bertawakal kepada allah, maka allah akan meluluskannya.
gusti allah ora sare
|
|
 |
 |
 |
| |
kopisusu Selasa, 21 April 2009 @ 11:12 WIB
 (Reply)
terimakasih untuk ilmunya mbak. memang tidak akan ada habisnya usaha seseorang untuk menjadi sempurna di matanya. doakan semua wanita dapat selalu teguh mengejar ridha allah swt. aamiin..
|
|
 |
 |
 |
| |
ervan Selasa, 21 April 2009 @ 21:30 WIB
 (Reply)
lumayan ada pencerahan baru
|
|
 |
 |
 |
| |
hendra Minggu, 3 Mei 2009 @ 15:37 WIB
 (Reply)
terdiam lalu merenung
|
|
 |
 |
 |
| |
djunaidi Senin, 4 Mei 2009 @ 10:51 WIB
 (Reply)
subhanallah... syukron buat postingnya...insya allah menjadi bahan renungan untuk semua... salam kenal mba...
|
|
 |
 |
 |
|
|
Rabu, 28 January 2009 @ 10:26 WIB - Diari
Lama nggak mengikuti acara taklim sebagai alumni ESQ kemarin akhirnya kuputuskan untuk menghadiri Renungan Akhbar dan Dzikir Alma Ul Husna sebagai recharge diri.
Setelah janjian dengan Pradnya Paramita dan Sarah Vi akhirnya meluncur ke Menara ESQ 165. SubhanaAllah yang hadir saat itu ribuan jamaah alumni ESQ.
ESQ PEDULI
Kepedulian terhadap sesama merupakan nafas ESQ. Itu tercermin dari 7 Nilai Dasar ESQ yaitu jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli.
ESQ mengemas konsep-konsep kepedulian sebagai salah satu upaya merealisasikan tanggungjawab sosial guna membangun dan berbagi dengan komunitas di sekelilingnya, bekerjasama dengan perorangan maupun dengan perusahaan. ESQ akan membuat program-program Corporate Social Responsibility yang disesuaikan dengan visi dan misi perusahaan tersebut.
SQ Peduli Pendidikan
Visi
Bersama ESQ LC berperan serta mewujudkan lahirnya Generasi Emas melalui guru-guru yang memiliki kecerdasan emosional dan spiritual yang sangat berperan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan mengharap ridho Allah SWT.
Misi
Menyelenggarakan training ESQ cuma-cuma bagi guru secara berkesinambungan dan merata di seluruh Indonesia.
ESQ Peduli Pendidikan merupakan wujud kepedulian ESQ LC dan alumni ESQ. Setiap bulan, ESQ Peduli Pendidikan memberikan training secara cuma-cuma, termasuk akomodasi serta transportasinya, kepada guru-guru sekolah menengah umum di seluruh Indonesia. Lebih dari 20 kota di berbagai provinsi telah mendapatkan kontribusi ini, dan lebih dari 30.000 alumni telah dihasilkan.
ESQ Peduli Kesehatan
Menyadari kebutuhan pelayanan kesehatan pada setiap training ESQ, maka dibentuklah tim kesehatan untuk mendukung training ESQ secara lebih optimal. Sejalan dengan waktu, fungsinya melebar menjadi salah satu wujud Corporate Social Responsibility ESQ dengan nama ESQ Peduli Kesehatan. Dengan dukungan dari para alumni yang berprofesi dokter, ESQ Peduli Kesehatan mempunyai visi mewujudkan Indonesia Emas di bidang kesehatan.
Kegiatan utamanya adalah, selain memberikan layanan medis dalam training ESQ dan menyelenggarakan training ESQ kepada garda depan petugas medis di seluruh Indonesia, ESQ Peduli Kesehatan juga memiliki peran sosial. Misalnya, pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat kurang mampu, kegiatan donor darah, mengadakan ceramah kesehatan, serta berbagai aksi total lain.
Lentera 165
Lentera 165 adalah program penguatan ekonomi dhu’afa, merupakan kerjasama antara Yayasan Cahaya 165 dengan Yayasan Tazkia Cendikia. Bentuk kegiatannya adalah mengoptimalkan dana-dana Zakat Infaq Shadaqah (ZIS) sebagai zakat produktif.
Program ini dilaksanakan bekerjasama dengan lembaga-lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) yang telah ada dan terbukti efektif dalam memberikan pelayanan keuangan dan pembinaan masyarakat dengan pendekatan kelompok berbasis komunitas. Selain itu program ini juga memfasilitasi pendidikan serta pelatihan untuk masyarakat sasaran, para pengelola, dan petugas LKMS. Tujuan lain yang tidak kalah penting adalah pemenuhan kebutuhan sosial dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan juga kesadaran spiritual bagi masyarakat miskin.
|
Disarankan: 0
 |
| |
abell Rabu, 28 January 2009 @ 12:46 WIB
 (Reply)
waaaah enaknyaa.... sukses deh mba ajeng.... semoga menjadi muslimah yang selalu dicintai allah. amin...
|
|
 |
 |
 |
| |
andy mse Kamis, 29 January 2009 @ 11:33 WIB
 (Reply)
keiatan yang keren dan bermanfaat.. salam kenal...
|
|
 |
 |
 |
| |
happy_hippie_hippo Kamis, 5 February 2009 @ 12:49 WIB
 (Reply)
iya tuh.sungguh bermanfaat.goodjob mba
btw, main2 ke blog happy ya. n jangan lupa komen. makasi.
|
|
 |
 |
 |
| |
lovely_12 Sabtu, 14 February 2009 @ 14:06 WIB
 (Reply)
slam kenal yach mbak..
sukses selallu & selalu dalam kasih dan sayangnya., amin..
|
|
 |
 |
 |
| |
mbakmaya Kamis, 19 February 2009 @ 22:07 WIB
 (Reply)
it's a nice blog. salam kenal ya...
|
|
 |
 |
 |
| |
novianto Minggu, 1 Maret 2009 @ 22:44 WIB
 (Reply)
semoga kita bisa sering2 andil dalam aksi sosial kemasyarakatan, amin
|
|
 |
 |
 |
| |
luxsman Senin, 9 Maret 2009 @ 20:09 WIB
 (Reply)
mau tanya mbak......
efek dari esq itu berapa lama????, karena oh karena saya bertanya ke teman saya kok cuma beberapa hari saja terasa efeknya mengikuti esq. padahal ikutan esq muahall puoll
 |
 |
| |
 |
rawinaw Senin, 9 Maret 2009 @ 23:07 WIB
charger itu bukan cuman esq banyak yang lain majelis taklim dzikirullah berjamaah liqo partai dan sebagainya . . esq apa yang sudah di ikuti ? semua ilmu kalau dari hati masuk ke hati insya allah manfaatnya seumur hidup
|
| |
|
|
 |
 |
 |
|
|
S E L A N J U T N Y A »
|
|
Created on:
Senin, 19 September 2005 @ 11:42 WIB |
|
|