HOME BLOG
   
  Love Me or Die!
http://roseheart.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
 
Selasa, 12 Mei 2009 @ 10:10 WIB - Diari



:: BANDUNG - Jumpa Penulis dan Pembaca Buku GOOD LAWYER ::
Host: PT Andipratita Trikarsa Mulia
Date: Sunday, May 17, 2009
Time: 2:00pm - 4:00pm
Location: GUNUNG AGUNG Ciwalk Jl. Cihampelas 160
City/Town: Bandung, Indonesia

Setelah MEDAN dan DEPOK, kini para Penulis buku GOOD LAWYER akan mengunjungi para Pembacanya di BANDUNG!

Yuk kita kumpul di acara 'Jumpa Penulis dan Pembaca Buku GOOD LAWYER' pada hari Minggu, tanggal 17 Mei 2009, pukul 14:00 di Cihampelas Walk (CIWALK), Bandung.

Sampai ketemu di sana ya!

Salam,
Jenni


Photobucket


Disarankan: 0
  Komentar: 1 (Lihat)    Recommen | Print



Selasa, 12 Mei 2009 @ 08:56 WIB - Diari


Depok Siap Melek Hukum – Reportase Bedah Buku GOOD LAWYER @ Margo City, Depok
By Nina Razad


Sudah lama sekali saya tidak menginjakkan kaki di Kota Depok. Begitu tiba di pusat Kota Depok, tepatnya di area Margonda, guna menghadiri event Bedah Buku GOOD LAWYER di Gunung Agung, Margo City, Minggu (10/5/2009) tadi, saya sempat melongo. Begitu majunya Depok sekarang, tidak kalah dengan suasana megapolitannya Jakarta, termasuk soal macet dan panasnya! Penduduknya pun ternyata cukup kritis dan tampak siap berubah.

Setidaknya, ini gambaran yang saya lihat dalam event Bedah Buku GOOD LAWYER tadi. Sejak acara dimulai pukul 2 siang, para pengunjung Gunung Agung Margo City yang awalnya malu-malu dan cukup memperhatikan sambil berdiri, akhirnya satu per satu bersedia memenuhi kursi yang disediakan dengan wajah yang sarat antusiasme dan rasa penasaran. Hebatnya, mereka benar-benar mendengarkan dengan baik, mencermati secara saksama, dan mungkin juga sambil merancang pertanyaan di benak mereka, bukan hanya diam dan pasif.. Ini luar biasa!

Buktinya, begitu sesi tanya-jawab (sekitar 15 menit setelah acara dibuka), langsung saja empat orang penanya pertama mengacungkan tangan, jadi tidak sempat terjadi jeda bengong—sama sekali! Pertanyaan-pertanyaannya pun begitu variatif, detil, bahkan sampai membuat alis bertaut untuk berpikir keras bagaimana menjawabnya. Hehehe..

Namun, tidak bisa dipungkiri, antusiasme itu pastinya dipengaruhi oleh gaya penuturan Sist Risa yang begitu atraktif dan komunikatif, seakan mengajak bicara audience secara pribadi. Bagi teman-teman yang sudah pernah mengikuti acara GOOD LAWYER, pasti teringat dengan gaya asyik dari wanita satu ini. Jangankan pembaca pada umumnya, kami saja—para penulisnya—masih terkagum-kagum dengan gaya our big sister ini! (And eager to learn “how to speak in public” from her!)

Nah, saya yakin, cara bicara Sist Risa yang begitu atraktif dan komunikatif ini memicu rangkaian pertanyaan-pertanyaan (kritis) dari para pengunjung dan pembaca. Selain itu, setiap penanya langsung diberi hadiah kaos GOOD LAWYER yang keren itu! Pertanyaan yang paling menarik juga diberi hadiah oleh pihak Gunung Agung. Ditambah, 10 pembeli pertama buku GOOD LAWYER di jam berlangsungnya acara (pukul 2 sampe 4 sore) berhak mendapatkan voucher makan gratis di Hanamasa. Yippeee!

Ah ya, kembali ke soal pertanyaan-pertanyaan pembaca. Gila lho, sama sekali gak ada istirahatnya! Jadi selama dua jam itu, full dengan berondongan pertanyaan mereka yang bertubi-tubi. Kalau dihitung, ada sekitar 12 penanya (mungkin lebih), dan masing-masing melontarkan 1 - 2 pertanyaan! Sampe-sampe Sist Risa kewalahan dan sekarang suaranya serak! Ouch! Maaf, Sist, bukannya Nina dan Deesan nggak mau ngebantuin njawab, tapi asli, banyak pertanyaan-pertanyaan dari pengunjung yang di luar dugaan, sampai-sampai kami saling memandang satu sama lain (Nina & Deesan) sambil melotot kaget..

Misalnya saja, pertanyaan (atau pernyataan?) dari salah seorang pengunjung, bapak-bapak (Pak John namanya): “Apakah dengan adanya buku GOOD LAWYER ini penjara semakin kosong, berkat meningkatnya kesadaran hukum masyarakat, atau malah jadi semakin penuh karena masyarakat jadi lebih pintar menuntut haknya?” Hehehehe.. Ini pertanyaan yang cukup “gawat”, Pak!

Menjawab pertanyaan ini, Sist Risa menegaskan bahwa sadar hukum bukan berarti urusannya melulu soal pengadilan dan penjara, tapi pertanyaan tersebut patut dicari jawabannya dengan survai ke penjara, untuk sekitar 2 tahun mendatang.. So, ada yang mau berbaik hati bikin thesis/penelitian soal signifikansi dampak GOOD LAWYER terhadap jumlah huni lapas?

Ada juga malah yang mempertanyakan (ya, bukan pertanyaan, tapi mempertanyakan) soal penyimpangan hukum yang dilakukan justru oleh pejabat dan aparat pemerintahan. Penanya mencontohkan, mengurus KTP yang seharusnya gratis, ternyata ditarif. Nah lho! Kalo Nina dan Deesan menghadapi pertanyaan seperti itu, pasti melongo dulu! Hihihi.. Berhubung Sist Risa piawai berpikir cepat, pertanyaan sensitif seperti itu pun terjawab dengan mantap (dengan jawaban yang nggak kepikir oleh saya pribadi! Hihihi..) yaitu, kesadaran hukum hendaknya dimulai dari diri sendiri dulu.

“Jika memang yang seharusnya tidak membayar, ya sudah, jangan bayar. Kita ramai-ramai saja kompak untuk menegakkan hukum, yakni dengan tidak menyogok. Sebenarnya kan kebudayaan seperti ini (sogok) diciptakan oleh kita sendiri. Misalnya, karena ingin cepat, kita mau lewat jalan tol malam saja, biar lancar. Nah, di sini menjadi celah untuk terjadinya penyimpangan itu. Makanya, jika kita mengawali ini dari diri sendiri, lalu digetok-tularkan ke keluarga, kemudian ke sekitarnya, maka akan tercipta kesadaran hukum yang baik. Namun ini semua berproses, mungkin perlu 10-20 tahun lagi, yang jelas, ayo kita mulai dari sekarang, daripada tidak melakukan apa-apa sama sekali..” Nah, kan, mantap banget tu jawaban! (Aslinya jawaban lebih panjang, ini versi lugasnya aja. Hehehe..)

Ada lagi pertanyaan yang lebih seru, yaitu soal hukuman mati bagi koruptor. Wadawww! Kalau yang ini, rasanya sih tetep harus nanya pendapat profesional yang lebih berkapasitas menjawabnya, yaa..

Tapi, setidaknya, seperti kita semua ketahui, niat utama dibuatnya GOOD LAWYER, selain menjadi media bagi penulis pemula yang berbakat, adalah untuk mengedukasi masyarakat agar lebih melek hukum, sehingga timbul kesadaran hukum. Sekaligus menghilangkan ketakutan atau alergi menginjak area hukum. Padahal, tanpa disadari, kita bersentuhan dengan hukum dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, untuk membeli buku saja, transaksi yang terjadi antara toko buku dengan pembeli, itu adalah perbuatan hukum. Kenapa begitu? Coba aja bukunya dibawa kabur tanpa bayar.. udah jelas Satpam akan ngejar, nangkap, lalu si pengutil akan dihukum atau dimintai pertanggung jawaban. Hal sesimpel ini ternyata perbuatan hukum, jadi kenapa kita harus stres saat masalah hukum menghampiri? Dan, tampaknya keyakinan ini cukup disadari oleh pengunjung acara Bedah Buku tadi.

Jangankan para pengunjung yang mayoritas sudah berusia banyak, Echa (anak kedua Sist Risa) aja bisa memahami dengan baik soal perbuatan hukum ini setelah membaca cerkum mamanya. Nah, ini juga seru. Pasalnya, Sist Risa mengajak Echa dialog di depan pengunjung, soal pemahaman Echa terhadap perbuatan hukum. Tanpa malu-malu dan lancar, Echa menjawab, "Kalau ada anak dipukulin orangtuanya, itu termasuk kekerasan dalam rumah tangga.." Wah! Luar biasa! Mari kita beri tahu ini kepada orangtua yang sering khilaf memukuli anaknya! Malu dong, masa pengetahuan hukum anak usia 9 tahun lebih banyak daripada mereka (yang suka memukuli anak)?

Ada yang lebih kocak, waktu Sist Risa nanya, "Trus, kalau ada orangtua yang nggak ngasih makan anaknya dari pagi sampe sore, itu KDRT juga?" Echa malu-malu sebentar, lalu menjawab, "Kalau itu kan kelaparan dalam rumah tangga, Ma, bukan kekerasan.." Huakakakakaka... Pengunjung pun ketawa geli.. Terima kasih yaa Echa. Dialog sama Echa ini membawa kesegaran tersendiri di acara GOOD LAWYER lho!

Ah ya, pengunjung acara tadi sangat variasi lho! Mulai dari batita (yang dibawa oleh keluarga muda, hehe..), ibu rumah tangga, mahasiswa, sampai bapak-bapak tua yang menyoroti pejabat pelanggar hukum tadi! Pokoknya, acara tadi begitu seru, sampai-sampai nyaris semua pengunjung GA tersedot untuk mengikuti jalannya acara dan tidak kebagian duduk. Ada juga yang rela berdiri di dekat lokasi acara, tapi mata mereka konsentrasi menyaksikan ke acara kami! Hehe.. Yang jelas, satu hal yang seragam: raut wajah puas dan tampak optimis, karena mengantongi ilmu baru.

Dengan begitu, tampaknya (setidaknya sebagian) warga Depok siap berubah, siap sadar hukum!

Nah, moga-moga kami akan menyaksikan raut wajah serupa di kota berikutnya! Jadi, teman-teman pembaca GOOD LAWYER di kota luar Jakarta, nantikan kami di kotamu! Catet jadwal berikutnya “Bedah Buku GOOD LAWYER”:
17 Mei 2009 (pk. 2 – 4 siang) di Bandung, at Gunung Agung Ciwalk, Cihampelas.
24 Mei 2009 di Lampung (info waktu dan tempat menyusul ya)
30 Mei 2009 di Semarang (info waktu dan tempat menyusul jugaa)

Masih ada jadwal lainnya lagi, tapi masih harus dipastikan dulu sama pihak terkait, jadi tunggu terus notes dan reportase dari kami yaaaa! Maju terus GOOD LAWYER!!! Maju terus Indonesia!!!



Photobucket


Disarankan: 0
  Komentar: 0    Recommen | Print



Jumat, 8 Mei 2009 @ 16:40 WIB - Diari


"Especially for You" - the next step, Book Dummy

*****

Akhirnya dummy buku “Especially for You” jadi juga.

Buku ini adalah buku pertama saya yang semuanya saya buat sendiri, mulai dari isinya, design covernya, design layout dalamnya, editingnya, dan lain-lainnya pokoknya dikerjakan sendiri! Termasuk PENERBITANNYA!

Masih ada beberapa hal yang harus disempurnakan, tapi sepertinya sih sudah layak buat difoto ah....*lol

Karena cover-nya banyak menuai ‘protes’ dari para pria, maka saya memutuskan buku ini menjadi buku khusus perempuan saja! *sorry guys!

Tapi perempuan yang mana dulu nih? Of course para perempuan yang ‘TOUGH’!

Especially for You
A Collection of Rose Heart Articles
for TOUGH Women Only

Anda termasuk orang yang senang membaca hal-hal yang membuai dan menghanyutkan ? Anda tidak akan menemukan itu di buku ini.

Jika anda berharap menemukan tulisan-tulisan yang romantis ataupun lemah lembut, anda akan sedikit tertoreh dengan kalimat-kalimat saya.

Yang saya tulis adalah berbagai kenyataan yang sering diabaikan atau mungkin dihindari oleh orang-orang karena takut menyinggung perasaan. Jika anda merasa tersinggung setelah membaca tulisan di buku ini, saya mengerti dan itu hal yang wajar. Tapi saya yakin, ketika kita jujur pada diri sendiri, tulisan-tulisan ini akan membuat anda bangkit dan menemukan diri anda yang sebenarnya!

Mudah-mudahan bisa terbit sesuai target akhir Mei ini!

Seperti saya bilang waktu di acara Talk Show di Medan,"PEREMPUAN INDONESIA HARUS PINTAR!"

Cheers!
Rose Heart



Disarankan: 0
  Komentar: 2 (Lihat)    Recommen | Print



Rabu, 6 Mei 2009 @ 12:15 WIB - Diari


Host: PT. Andipratita Trikarsa Mulia
Date: Sunday, May 10, 2009
Time: 2:00pm - 5:00pm
Location: GUNUNG AGUNG Margo City Depok
Street: Jl. Margonda Raya No. 358 Depok

Para Penulis buku GOOD LAWYER akan kembali menjumpai para pecinta buku dan pembaca buku ini dalam acara "Jumpa Penulis dan Pembaca buku GOOD LAWYER"!

Setelah Medan, kali ini para penulis akan hadir di GUNUNG AGUNG Margo City Depok pada tanggal 10 Mei 2009 pukul 14:00 WIB.

Mau tahu tentang hukum dengan cara sederhana dan menyenangkan? Datang saja ke acara ini!

Salam,
Rose Heart


Disarankan: 0
  Komentar: 2 (Lihat)    Recommen | Print



Senin, 4 Mei 2009 @ 16:50 WIB - Musik, Film & Hiburan


Kunjungan saya ke Medan memang tadinya bukan khusus untuk acara promo buku GOOD LAWYER. Saya hanya kebetulan diajak Mas Dwi untuk ikut ke Medan karena Mas Dwi ada seminar di sana.

Biasanya persiapan talk show memang sudah diatur dari jauh hari, tapi ide tiba-tiba saya ini tetap mendapat sambutan yang baik dari distributor saya, Ibu Jenni. Persiapanpun dilakukan dalam waktu yang sangat singkat.

Saya tidak kenal siapapun di sana. Begitu tiba di Medan, Mas Dwi langsung mengikuti seminar sementara saya langsung berkoordinasi dengan pihak Gramedia dan satu lagi yang sangat penting, fotografer. Karena saya selalu mendokumentasikan semua kegiatan saya sejak awal, saya merasa harus tetap memiliki dokumentasi untuk talkshow saya di Medan ini. Untunglah saya diperkenalkan kepada seorang fotografer yang handal sehingga moment-moment penting di acara tersebut dapat diabadikan dengan sangat baik.

Awalnya saya sempat pesimis karena kami sama sekali tidak punya waktu untuk mengumumkan mengenai acara ini. Saya hanya mengirimkan sms kepada teman-teman yang saya kenal untuk mengundang teman-teman atau kerabat mereka yang ada di Medan. Saya juga mempergunakan media facebook untuk mengumumkan acara ini, tapi seperti yang sudah-sudah, hehehe… media undangan melalui facebook tidak terlalu efektif.

Tetapi dalam keadaan terjepit memang segala hal harus diupayakan. Meskipun pengunjung yang duduk di kursi yang telah disediakan hanya sedikit, saya justru merasakan suatu tantangan baru. Sebagai penerbit dan penulis baru, saya merasa ‘duduk-duduk saja’ bukanlah hal yang tepat dilakukan untuk menarik minat para pengunjung toko buku. Dan saya sangat percaya bahwa kekuatan berkomunikasi melalui ‘campaign’ adalah hal yang sangat ampuh untuk menarik minat orang mendengarkan. I’m not a celebrity, nor an actress, so who’s gonna see me?

But then, I learnt something from there. The power of your speech would attract people to listen to you. Saya tahu meskipun mereka tidak duduk di kursi yang disediakan, mereka mengamati saya dari kejauhan sambil berdiri di tempat mereka melihat-lihat buku. Tidak hanya kepada yang duduk di hadapan saya komunikasi saya lakukan, akan tetapi saya juga berusaha menjangkau para pengunjung yang berdiri di kejauhan. Hasilnya sangat mengejutkan, mereka mendengarkan ‘campaign’ saya dan ketika saya sapa dari tempat saya berdiri, beberapa dari mereka tersipu malu. Bahkan seorang bapak yang tadinya hanya mencuri-curi pandang dari kejauhan sambil pelan-pelan mendekat dan berpindah-pindah tempat, saya sapa dan kejar! Hihihi…

Sukses adalah ketika kita bisa berkomunikasi dengan banyak orang untuk menyusupkan apa yang ingin kita sampaikan kepada mereka. Bagi saya, sukses bukan hanya dilihat dari target penjualan yang tercapai dalam waktu singkat, tapi juga dengan mengetahui apakah misi yang ingin kita capai dalam buku yang kita terbitkan bisa membawa perubahan berarti dalam cara pandang dan pikir seseorang. Dan itu yang telah saya lakukan. At least, menjadi diri sendiri dan tampil di depan publik untuk menyuarakan visi dan misi buku saya, lebih menyenangkan daripada bersembunyi di balik ketenaran artis atau selebriti. And that’s why I called this event as a Successful Talk Show!

Ow by the way, karena di cover buku GOOD LAWYER ada nama Zara yang tertulis di sana, banyak orang mengira saya Zara. Saya harus memohon maaf dan menjelaskan kepada semua orang bahwa saya bukan Zara, saya Risa ( ) dan bahwa Zara adalah supporter dari buku GOOD LAWYER ini. Surprise juga rasanya mengetahui mereka tidak mengenal tampang Zara yang jauh lebih cantik dan famous daripada saya! *lol... Mungkin Sist Zara harus lebih sering tampil di Medan supaya orang-orang tahu sosok mu, Sist!

Beberapa juga bertanya kepada saya, kenapa nama saya tidak ada di cover buku GOOD LAWYER. Well, ini menjadi masukan yang berarti bagi saya supaya nanti masyarakat tidak merasa dibohongi. Ke depan, nama semua penulis harus saya tulis di depan, karena saya tidak ingin membuat para penggemar Sist Zara bingung dan menuduh saya menipu publik.

Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah dengan terus menerus menyemangati saya hingga api semangat ini tak pernah padam, Mas Dwi-ku tersayang, Ibu Jenni distributor saya yang baik hati, Judika dan Gramedia crew, serta Mas Indra fotografer saya yang telah begitu cantik mengabadikan moment-moment penting saya. Juga kepada teman-teman baru saya dari Medan, Imelda, Ayu, Desta, Mbak Tila, Pak Edi, Hamdani dan rekan-rekan PERMAHI Medan, dan semua pengunjung Gramedia yang belum sempat berkenalan dengan saya (kalau kebetulan membaca). Saya juga ingin mengucapkan terima kasih buat seseorang yang telah menginspirasi saya dalam berkomunikasi dengan publik. I learned fast from seeing things. Boby Rakhman has inspired me on how to deal with the public. Our way to approach the public is totally different, but his talent and courage taught me on how to deal with any situations. Thanks Boby!

Tak lupa juga terima kasih buat rekan-rekan RHW dan rekan-rekan yang berasal dari Medan tapi tidak tinggal di Medan yang juga telah memberikan dukungan moril yang terus menerus kepada saya. It means a lot to me, All! Thank you so much!

For sure, I’ll return to Medan for my next book. Keep in touch!

Next schedule for the talk show is :
10 May 2009 - Gunung Agung Margo City Depok
16 May 2009 - Bandung

Buat yang berada di wilayah di atas, see you there!


Rose Heart


Disarankan: 0
  Komentar: 1 (Lihat)    Recommen | Print



S E L A N J U T N Y A »



 

Remember the Dignity of your WOMANHOOD. Do not appeal. Do not beg. Do not grovel. Take courage, Join hands Stand beside me Fight with me!

Disclaimer :

This blog is developed under my personal interest, and the information you obtain on this blog is not, nor is it intended to be valid for everyone. You should consult directly to me should you need anything to raise.

Should there be any duplications or clones of this blog, please be noticed that this is the only blog that ever published under Roseheart's originality.

Thank you for visiting!

Photobucket Photobucket

Our 1st Book Our 1st Book Glitter
1st Book


Join Rose Heart Short Story Competition!


Launch Soon! Glitter
2nd Collections Blogger Short Stories

Launch soon! Glitter
Our 3rd Book


My

 
    » Profile
    » Buku Tamu
:: ketemu di bandung ya! ::
depok siap melek hukum – reportase bedah buku good lawyer @ margo city, depok by nina razad
:: karena perempuan indonesia harus pintar! ::
:: jumpa penulis dan pembaca good lawyer di margo city depok ::
:: jumpa rose heart dengan pembaca good lawyer di medan ::
Arsip Blog 
CARI BLOG:
:: Rose Heart at Multiply ::
:: TOLAK RUU PORNOGRAFI! ::
:: Prihartono & Partners - Law Offices ::
:: Amrikasari's Blog ::
Roseheart's Friendster
:: The Winners - Rose Heart Short Story Competition 2008 ::
¤ Rose Heart Personality Profile ¤
Appreciation from Indamz aka Uwie
:. I am a GOLFER! .:
The Winners - Rose Heart Short Story Competition 2007
indian
ursa
dfahrizal
okkykeren
g3kfi
Total: 7399 
kita ketemu lagi di b...
wah... mbak rose ema...
menarik juga, nih.. y...
umm.. mbak, kalo ada ...
wah baru buka blog la...
 
 
Created on:
Senin, 20 February 2006 @ 15:49 WIB
 
   
 
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
Blogger Peduli
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
beteeeeeee! >.<
7 keajaiban dunia
6 pertanyaan
opening theme tvri (1975)
closing theme radio repub...
visual1
bengkel hp bajo
bisnis gratis 100%
all about korea
dee-net
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI