HOME BLOG
   
  blog@indosiar.com
http://sakon.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
 
Jumat, 12 January 2007 @ 10:19 WIB - Diari



Assalamualaikum

Kadang-kadang tidak kita pikirkan, kenapa kita ke Blog Indosiar ? Sebuah dunia baru yang sebelumnya mungkin belum pernah kita jalani.

Sebenarnya apa alasan kalian ke Blog Indosiar ?
Apa karena nyasar dan akhirnya nyampai di Blog Indosiar, atau ikut-ikutan temen/saudara, atau emang pingin aja buat blog ?

Kalo aku Aden R.H. " sakon" karena ikut-ikut temen sebut saja Tabah "ferror" si pelopor, lalu diikuti Gilang "xblogz", kemudian oleh Putu "luxair", disusul oleh M. Rezza "rezza_cool", dilanjutkan oleh Fero "ndandong", dan kemudian gw. Itulah nama-nama bloger yang gw jadikan favorit, karena mereka teman sekelas gw, hehehe....

Ternyata buat blog itu cukup menyenangkan.Padahal pertamanya agak ngebingungin, lalu setelah waktu berjalan gw bisa menikmatinya.

Btw tiap hari kok ada aja member baru,tapi yang aktif kok cuma itu-itu aja ? Gak masalah lah, tetap maju terus Blog Indosiar !

O...ya mungkin gw nggak bakalan posting lagi dalam jangka waktu yang cukup lama, tapi tenang aja nanti kalau sudah saatnya dan kalau udah dapet ide buat ngepost, gw bakalan ngepost lagi kok. Saat ini gw lagi enak jalan-jalan dulu aja ke Blog Indosiar.

Terima kasih terhadap semua yang telah memberi komentar dan mengisi polling blogku. Senang bisa berkenalan dengan kalian semua.

Wassalamualikum


Disarankan: 1
  Komentar: 23 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Selasa, 9 January 2007 @ 15:35 WIB - Diari



Salawat Kanggo Nabi

oleh Aden Rahman Hakim


Bintang berhamburan di langit malam yang kelam. Semua tampak indah dan berkilauan. Kutatap bintang itu hingga pandangan mataku tegak lurus vertikal. Ketika memandang bintang, aku kembali teringat masa kecilku dimana saat itu seperti tak ada beban dalam hidup ini, yang ada hanya bermain, bermain, dan bermain terus sepanjang hari. Namun, itu hanyalah masa lalu. Kehidupan saat inilah yang harus kujalani. Aku harus menjadi orang yang sukses. Untuk itulah aku sekarang memutuskan hendak pergi ke Jakarta agar menjadi orang yang sukses.

Lamunanku pecah berhamburan tak karuan (mungkin saking kagetnya) saat kereta membunyikan suara "klaksonnya", begitulah aku meyebutnya. Itu sebagai pertanda kalau kereta menuju Jakarta sudah tiba. Begitu kereta berhenti, puluhan penumpang yang hendak pergi ke "barat" menyerbu masuk ke dalam. Bahkan diantara mereka sudah membajing loncat kereta kereta masih berada di mulut stasiun Poncol. Akupun dengan segera masuk ke dalam kereta lalu kucari kursi yang sesuai dengan nomor karcisku. Mencari tempat duduk saja bagaikan mencari jarum di tumpukan jerami, di dalam semak belukar dan di antara bebatuan (susah amat sepertinya ). Akhirnya sekian lama mencari, kudapatkan juga kursi sebagai tempatku beristirahatku saat di perjalanan.

“Panas sekali di dalam sini ,” pikirku sambil mengangkat-angkat kerah bajuku.

Lalu kubuka saja jendela yang ada di sampingku untuk mengurangi hawa panas di sini. Tiba-tiba muncul "sesosok manusia" yang berpakaian putih, bersih, penampilannya seperti seorang kiayi dan dia mendekatiku. Di dekapnya sebuah buku yang sudah tak asing lagi bagiku. Ya, itu adalah Al Quran . Dia membawanya seperti membawa sebongkah berlian saja.

Assalamualaikum,” kata orang itu ketika kami bertatap muka.

Lalu spontan kujawab, “Waalaikumsalam.”

Tak banyak bicara diapun langsung duduk di sebelahku.

“Sepertinya dia emang orang yang duduk di sini,”pikirku dalam hati.

Sepertinya dia tidak terlalu banyak bicara, lalu aku coba bertanya,” Mau kemana Mas?”

“Ke Jakarta,”jawabnya dengan singkat.

“Ooo….saya juga mau ke sana,”balasku.

Orang itu hanya tersenyum manis dan sepertinya dia memang tidak mau banyak bicara. Kamipun terdiam sejenak. Sesaat setelah itu, kereta kembali mengeluarkan bunyi "klaksonnya", tut…tut… . Pertanda kalau kereta segera akan berangkat.

Di tengah gemuruhnya kereta, tiba-tiba orang tersebut mengucapkan kalimat yang tidak asing lagi bagiku. Ya, dia mengucapkan Salawat untuk Rasulullah.

Shalatullah, salamullah, ‘ala thaha rasulillah…”

Tiba-tiba orang itu mengajakku bicara, “Apa Anda cinta pada Rasulullah.”

Akupun kaget mendengar pertanyaan seperti itu, lalu kujawab, "Tentu saja aku cinta pada Rasulullah."

"Apa yang kau lakukan untuk menunjukkan rasa cinta padanya?"lanjutnya.

Aku menjadi bingung dan berpikir sejenak, benar juga ya, apa yang pernah kulakukan untuk menunjukkan rasa cinta itu.

Dia melanjutkan perkataannya lagi, " Rasulullah bersabda, cintailah aku lebih dari kau mencintai dirimu sendiri."

"Kau tahu apa manfaat Salawat?" tanyanya.

Dengan spontan aku menggelengkan kepala lalu dia melanjutkan perkatannya lagi.

Rasulullah
bersabda, “Siapa yang membaca salawat atasku, tidak akan masuk neraka.”

Dalam Al Quran surat Al Ahzab ayat 56 dikatakan, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kalian untuk Nabi dan sampaikan salam penghormatan kepadanya.” (Allah saja bersalawat untuk Rasulullah, mengapa kita tidak.)

"Salawat atas Nabi Muhammad SAW. adalah amalan yang paling mustajab dan begitu besar pengaruhnya. Salawat adalah amalan manusia yang juga dilakukan oleh Allah SWT beserta para malaikat dan para nabi-Nya. Inilah bukti betapa agung dan mulianya kedudukan Salawat. Salawat adalah jalan terbaik dalam memohon segala kebutuhan kita kepada Allah Yang Mahakuasa. Dalam banyak riwayat, salawat dikatakan dapat menghindarkan pengamalnya dari api neraka, membukakan pintu surga, melapangkan kehidupan dunia, memupuskan dosa-dosa, serta memberikan banyak manfaat lainnya." tambahnya.

"Bersalawat akan menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW dan bila cinta benar-benar tumbuh tulus dalam hati, niscaya kita akan bersama Rasulullah di dunia, juga di akhirat nanti." begitulah dia menjelaskannya padaku.

Setelah selesai berkata diapun melanjutkan Salawat.

Shalatullah, salamullah, ‘ala thaha rasulillah…

Aku menerima sebuah ceramah yang sangat berharga walaupun aku tidak menyangkan sebelumnya di tempat ini. Aku baru menyadari kalau manfaat bersalawat itu banyak sekali dan akupun meniatkan akan mengamalkannya mulai dari sekarang.

Akupun juga mulai Salawat.

Shalatullah, salamullah, ‘ala thaha rasulillah…

Akupun mulai tertidur di tengah gemuruhnya suara kereta. Tak sadar aku mulai bermimpi. Dalam mimpi itu aku mendengar orang mengucapkan kalimat Salawat terus-menerus berulang kali. Aku tidak akan menyangka kalau setelah itu aku akan mengalami sesuatu yang mengerikan.

Tiba-tiba aku tersentak seperti mendengar guntur yang meledak di siang hari . Tubuhku terpontang-panting ke sana kemari . Tak terasa aku mengeluarkan cairan dari mulutku, cairan itu merah, aku sadar kalau itu adalah darah. Hidungkupun mengeluarkan cairan yang lengket, lalu kuraba itupun adalah darah. Lalu aku baru menyadari kalau telah terjadi malapetaka. Kereta yang kutumpangi menabrak kereta lain yang melaju kencang di depannya. Kecelakaanpu tak terelakkan lagi. Suasana di dalam sungguh mengerikan. Kulihat banyak orang terkapar di mana-mana. Yang ada hanyalah darah dan suara rintihan orang kesakitan. Banyak juga orang yang pingsan, aku tak tahu orang itu sudah meninggal atau hanya tak sadarkan diri. Aku sebenarnya ingin berdiri, tapi rasa sakit yang luar biasa membuatku tak beranjak dari tempat itu. Akupun merasa berada di ambang antara hidup dan mati, sadar dan pingsan.

Samar-samar kudengar suara, nampaknya suara itu dari luar kereta dan sepertinya pula itu adalah suara orang yang tadi duduk di sebelahku. Terus saja kudengar suara itu yang semakin lama semakin menjauh dan hilang.

Shalatullah, salamullah, ‘ala thaha rasulillah…


Disarankan: 0
  Komentar: 5 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



Senin, 8 January 2007 @ 20:43 WIB - Diari



Hi, para Bloger Indosiar. Udah lama ya sakon nggak ngepost lagi. Akhir-akhir ini emang banyak test, maklum lah mendekati Ujian Nasional yang kurang lebih tinggal 59 hari lagi .

Nggak kerasa sakon udah bergabung dengan Blog Indosiar ini selama kurang lebih 4 bulanan. Dari dulu sakon selalu aja gonta-ganti settingan blog sampai akhirnya jadi begini. Gimana nih sekarang blogku, sulit dibuka apa nggak? Tulisannya keliatan jelas apa nggak? Moga-moga jelas . Kalau nggak jelas mungkin kesalahan ada di komputer Anda.

Ooo...ya sakon mau minta pendapat kalian nih, gimana sekarang blogku baik dalam tampilannya atau postnya. Gw pengin sekali dapet saran dari kalian gimana yang sebaiknya dilakuin, gimana menjadi bloger yang baik, gimana supaya blog sakon ini banyak membantu para bloger sekalian ? Thanks bagi selama ini yang banyak membantu sakon di Blog Indosiar. Sakon juga mau minta maaf nih bila ada kata-kata yang salah. Insya Allah kata-kata sakon bener-bener jujur dari hati dan tidak menyimpang.

Jangan lupa saran dan kritiknya ya, serta isi polling blogku.



Disarankan: 0
  Komentar: 2 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print



S E L A N J U T N Y A »



 

Google


^
||
yang mau akses
ke blog sakon

aden_r_h@yahoo.co.id
^
||
to add me
or
send me message


ASSALAMUALAIKUM

Bagi yang ingin namanya nampang di sini, harap daftar di shoutbox di bawah ini dan sertakan situsnya kalau ada.

Berikut adalah nama-nama yang sudah mendaftar.

Aden R. H.

Bayan Semun







 
    » Profile
    » Buku Tamu
kenapa ke blog indosiar ?
lomba penulisan entry blog
minta pendapat kalian
kurang satu lagi
gambar
Arsip Blog 
CARI BLOG:
Telkom
Cheat Game
Penyimpanan Data
Friendster
Forum Game
Forum Indosiar
Forum Final Fantasy
forum Indonesia
SMA 3 SEMARANG
Image
mastery
ndandong
herdiboy2
doelkomeng
sugarpie_punya_mika
Total: 560 
SAlawat KanggO Nabi
SOULMATE FOREVER
Luxair Unlimited
F_320_AP
ferror's blog
hy lama ga blog nich....
terus ngeblog yaaa .....
test gambar [img]htt...
tampilan blognya kok ...
krn pertamanya sih ik...