| |
|
|
" Sedang Belajar Merdeka "
Minggu, 17 Agustus 2008 @ 10:21 WIB - Diari
Dirgahayu Ri ke 63 !!
“ Kemerdekaan “ adalah sebuah kata yang pernah termaktub dan dimaklumatkan dalam secarik kertas, kemudian dibacakan oleh tokoh dunia kita Sukarno, pada tanggal 17 Agustus 1945. Hingga kini kata ajaib “ Merdeka “ itu sering didengung-dengungkan terutama di setiap tanggal 17 Agustus. Mungkin kedengaran aneh bila kata-kata yang sering diucapkan dengan penuh semangat, bahkan sambil mengepalkan tangan dan mengangkatnya setinggi mungkin itu pada tanggal 13 Mei, misalnya.
Baiklah, hari ini memang tanggal 17 Agustus bukan 13 Mei dimana seluruh bangsa Indonesia di seluruh dunia, katanya sich, dengan bangga merayakan hari kemerdekaannya. Berbagai macam cara orang melakukan dan merayakannya, ada yang upacara dan bikin kenduri potong tumpeng, ada yang sekedar ikut meramaikan suasana saja misalnya dengan panjat pinang. Bahkan ada juga yang hanya diam, bengong dan tidak tahu apa yang harus dilakukan, karena untuk sekedar mendapatkan sesuap nasi untuk hari inipun, dia harus berjalan naik turun tebing, menyeberang lautan, mencacah belantara, menaklukan dunia (hiperboladotcom). Terserah ! Tak perlu dilarang, dipaksa, karena pelarangan dan pemaksaan hanya bukti ketidakbecusan menjadi manusia MERDEKA. Dari tadi bicara merdeka, apa sih arti merdeka..? Karena semua bisa menginterpretasikan dengan berbagai arti dan makna yang berbeda, maka kalau pertanyaan itu ditujukan kepada saya tentu saya akan menjelaskan sesuai dengan versi saya.
Dan menurut versi saya, merdeka adalah LEPAS DARI BELENGGU. Belenggu yang paling akrab dan sering membelitku adalah rutinitas. Lalu ketidakmampuan mengaktualisasikan diri saya secara pribadi juga adalah belenggu yang mencengkramku. Bahwa tidak ada satu orangpun manusia di muka bumi ini yang mau terbelenggu, terjajah atau terkungkung, itu sudah pasti. Lalu siapa yang membelenggu atau apa faktor penyebabnya ? Jangan jangan malah diri sendiri yang melakukan itu, baik disadari atau tanpa disadari. Terlalu sering bahkan secara sadar diri ini dibiarkan terbelenggu oleh sang "WAKTU", hingga waktu jugalah yang sudah memenjarakan diri ini. Padahal Allah Swt yang Maha Rahman dan Rahim sudah memberikan waktu dua puluh empat jam sehari agar tidak disia-siakan, sebagaimana tersurat dalam Al-‘Ashr. Ternyata waktu hanya dihabiskan oleh rutinitas yang terasa sangat membosankan, dan pada akhirnya bagai kerbau dicocok hidung, diri ini siap menghambakan diri pada sang waktu. Dengan berbagai alasan dibiarkan tubuh ini, jiwa dan raga ini tenggelam dalam rutinitas yang membelenggu. Dan tanpa bisa menolak dibiarkannya jiwa dan raga ini menjadi budak budak waktu yang mengekang, hingga kemerdekaan menjadi sesuatu yang sangat mahal harganya.
Ketidakkonsistenan atau bahkan ketidakmampuan menyuarakan hati nurani menuju kebaikan, itu juga bukti bahwa jiwa ini ternyata belum mampu untuk merdeka.
Lalu. Dimanakah sesungguhnya kemerdekaan itu ? Jangan merasa bangga dengan kata “MERDEKA” sebelum secara individual tidak bisa melepaskan diri dari belenggu yang terkadang tanpa disadari tengah membelit.
Jadi andai saya memulai hari ini dengan mensyukuri keadaan saya seburuk apapun kondisinya. Lalu mau membuka diri, jujur dan apa adanya Kemudian mau berbagi dengan sesame menuju kebaikan di dunia dan akhirat. Semua itu adalah proses memerdekakan diri pribadi.
Ternyata sebetulnya kemerdekaan sejati hanya bisa dirasakan oleh hati nurani.
Dari bumi pertiwi Garut, saya bersaksi pada hari ini “ Bahwa saya tengah BELAJAR untuk menjadi manusia MERDEKA seutuhnya “ MERDEKA...!!!!!
|
Disarankan: 0
 |
| |
yulianbjm Minggu, 17 Agustus 2008 @ 11:15 WIB
 (Reply)
betul banget bund, dengan mensyukuri keadaan kita akan merasa merdeka.. btw.. aku sering ngelihat orang orang atau temen temen mengepalkan tangan ke atas sambil teriak.....merdeka.!!!....., emang negeri ini belum merdeka yah..? atau apa orang-orang itu belum merasa merdeka...? atau kaya bunda yg lagi belajar merdeka...?...he..he..emang siapa yang membelenggu bunda...?he..he...
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Senin, 18 Agustus 2008 @ 08:19 WIB
kemerdekaan itu relatif hanya bisa dirasakan oleh pribadi masing-masing, kalau menurutku.
"waktu" sering memenjarakan aku menjadi manusia yang gak merdeka....hehehe..makanya jangan lalai dengan waktu....itu nasihat buat aku sendiri loh yul....
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
harry_zoe Minggu, 17 Agustus 2008 @ 11:19 WIB
 (Reply)
merdekaaaa...!!!!!!
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Senin, 18 Agustus 2008 @ 08:19 WIB
merdekaaaa...!!!
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
frank Minggu, 17 Agustus 2008 @ 12:44 WIB
 (Reply)
frank kadang suka prihatin lihat para pejuang kemerdekaan, kan mereka itu ikut serta berkecimpung demi kemerdekaan, tp ternyata setelah merdeka dari penjajahan, para pejuang kita kurang di perhatikan.. malah ada yg tersingkirkan dari kota yg harus tinggal di gubuk2 yg kumuh.
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Senin, 18 Agustus 2008 @ 08:22 WIB
yach..kita tunggu janji para pemimpin bangsa ini untuk memperbaiki keadaan yang memang sudah seperti itu......
yuuk ah kita mulai dari diri sendiri menjadi manusia produktif, bermanfaat bagi sekitar, bermartabat dan punya harga diri.....
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
indian Minggu, 17 Agustus 2008 @ 15:05 WIB
 (Reply)
merdeka itu.. hari ini. karena test indi udah selesai dan choir diliburkan sementara. merdeka! hehehehe... x)
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Senin, 18 Agustus 2008 @ 08:23 WIB
nah..ini contohnya.... hari ini indi sudah merdeka... merdekaaaaaa...!!!
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
nia_bjm Senin, 18 Agustus 2008 @ 06:33 WIB
 (Reply)
merdeka .. merdeka .. merdeka ..
semalam 17-an diguyur ujan .. tapi tetap semangat mbak ..
di point terakhir : dari bumi pertiwi garut, saya bersaksi pada hari ini "bahwa saya tengah belajar untuk menjadi manusia merdeka seutuhnya “
aminnnnnn . aminnn .. aminnnn merdeka...!!!!!
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Senin, 18 Agustus 2008 @ 08:24 WIB
di garut gak ujan, cuma dingin aja..say.... di tengah cuaca dingin masih ingin tetap kuteriakan kata merdekaaaaaaa....!!
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
sarojini Senin, 18 Agustus 2008 @ 07:50 WIB
 (Reply)
merdeka kky..!!!! hayuuhh.. kita konsisten dengan kebaikan..! suarakan hati nurani kita... maju indonesiaku..!!! muaaach...
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Senin, 18 Agustus 2008 @ 08:25 WIB
ok sist.... btw...aku kangen neh....muwach...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
|
|
|
|
Created on:
Sabtu, 22 September 2007 @ 20:59 WIB |
|
|