HOME BLOG
   
  Sastrawiguna
http://sastrawiguna.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
BlogGaul mau berubah ...
 
" Sepasang Mata Duka di Raudhah "
Senin, 18 Agustus 2008 @ 15:21 WIB - Diari


Saya mengenal mereka lebih dekat dari sekedar hubungan antara jemaah haji dengan ketua rombongan (KaRom), atau sekedar antara pasen dengan dokternya, karena kebetulan mereka adalah sepasang dokter swasta.
Mereka adalah sepasang suami istri dengan selisih sekitar tujuh tahunan dibanding usia saya. Tentu mereka lebih muda dari saya.
Bahkan jauh hari sebelum memutuskan untuk berangkat sama-sama menjalankan ibadah Umrah, saya sudah mengenal mereka. Perkenalan awal karena satu kelompok pengajian.
Kalau dihitung hitung sudah lima tahun kami berteman.
Itulah sekelumit cerita yang mengawali kisah luar biasa ini.

****

“ Ukhti, ada yang ingin aku bicarakan denganmu, kita sama-sama berangkat besok pagi menuju Masjid Nabawi “, suara Nee terdengar sedikit mengagetkanku saat kami berpisah di lift menuju kamar masing-masing.
Aku mengangguk dan tersenyum sebelum saling mengucapkan salam. Sebelumnya kami sudah makan malam di restoran Bang Dul.

Besoknya pagi-pagi aku bergegas keluar dari kamar hotel dan langsung menuju Masjid Nabawi yang letaknya hanya sekitar 200 m dari hotel tempat kami menginap.
Kemungkinan semua teman-temanku sudah lebih dahulu berada di Masjid yang letaknya di jantung kota Madinah. Sebuah masjid yang diburu oleh berjuta-juta umat manusia dari seluruh belahan bumi untuk melaksanakan ibadah shalat.
Karena di dalam Masjid itu sendiri terdapat makan Rasulullah , Abu Bakar dan makam Umar.

Kukenakan kulot putih sepadan dengan blus dan kerudung berwarna sama. Sebelum berangkat saya menyemprotkan sedikit parfume.dan melaju dengan langkah ringan. Dari kejauhan sudah nampak kemegahan masjig yang amat agung itu.
Aku berjalan tenang dan khusu saat memasuki masjid, seraya berdo’a Bismillahi Washsholaatu Wassalaamu ‘Alaa Rasuulillah Allohummaghfirlii Dzunuubii Waftahlii Abwaaba Rohmatika.....hup..kaki kananku melangkah memasuki masjid.

Subhanallah.
Aku mangambil tempat di Raudhah, sebelumnya sudah janjian dengan teman-teman akan bertemu di tempat yang sama.
Dan benar saja mereka sudah terlihat sebagian ada yang sedang shalat ada juga yang tengah berdoa.
Seketika itu juga saya melaksankan shalat sunat Tahiyyatul Masjid 2 rakaat dan berdoa khusu. Seperti yang lainnya, tangisku tak terbendung setiap selesai melaksanakan shalat dan ketika tengah berdoa.
Bila teringat dosaku yang menggunung.
Bila terkenang umurku kapan diambil-Nya, sedangkan aku belum bisa bertaubat sepenuh hati. Ampun Ya Robbi.

Air mata belum kering saat terdengar suara setengah berbisik di sebelah kiriku.
“ Ukhti Lasmi ..! “
“ Ya ...? “
Entah mengapa, tiba-tiba kesunyian menyergap kami bertiga yang duduk bersimpuh berjejer, saya kemudian Nee dan Bee. Lalu kami duduk melingkar sambil tetap bersimpuh.
Udara sejuk terasa merasuki relung hatiku, seperti membasuh air mata yang masih membasah di kelopak mata. Bias-bias cahaya menyelindap.
“ Ukhti Lasmi, ...ehemm..., seandainya saya boleh berharap, saya ingin tetap bisa melayani suami dengan utuh.
Namun ternyata Allah mempunyai skenario lain. Dengan kehendak-Nya “
Nee tidak melanjutkan perkataannya. Kepalanya tertunduk.
“ Namun saya sadar, saya harus berjiwa besar “
Nadanya gemetar seperti cemeti yang menggelepar.
Kembali ia terdiam dan seperti menyusun nafasnya yang tiba-tiba saja tersengal.
“ Ukhti Lasmi, perkenankan saya mengambilmu menjadi bagian Abee, menjadi bagian kehidupan kami. Saya iklas, ridlo. Bantulah saya Ukhti. Hanya Ukhti Lasmi yang bisa. Saya mohon Ukhti....saya....”

Berjuta kunang-kunang tiba-tiba berterbangan di pelupuk mata.
Tak kuhiraukan lagi sepasang suami isteri yang tengah tepekur keduanya. Entah apa yang tengah mereka katakan.
Aku berjalan tergesa-gesa.
Di depan makam Rasulullah aku menangis sejadi-jadinya.
Tak sanggup kutatap mata perempuan dengan mata penuh duka itu.
Di sana pasti ada perih dan luka berkubik-kubik, bahkan tak terhingga.


Madinah, 6 JAnuari 2004


Disarankan: 0
  Komentar: 16 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print
  koesplator   Senin, 18 Agustus 2008 @ 20:33 WIB    (Reply)
wah bunda udah fot 100% ya .... akhir2 ini saya lihat semangat
menulis amat tinggi ...... hebring deh ......
  sastrawiguna   Selasa, 19 Agustus 2008 @ 13:02 WIB
ya mas koes, saya kan belum bisa keluar rumah.
menulis hanya menghabiskan waktu borring di kamar trus menerus...
 
 
  iestea   Selasa, 19 Agustus 2008 @ 09:16 WIB    (Reply)
ya allah.. ini kisah nyata apa sekedar cerpen to?
sediiihh.... ^^
  sastrawiguna   Selasa, 19 Agustus 2008 @ 13:05 WIB
reality story
 
 
  harry_zoe   Selasa, 19 Agustus 2008 @ 11:38 WIB    (Reply)
sungguh suami istri yg sangat pengertian...meski the result is zero...tapi itikadnya aja yg kunilai....salute to them
  sastrawiguna   Selasa, 19 Agustus 2008 @ 13:08 WIB
ingat kisah itu merinding
 
 
  nia_bjm   Selasa, 19 Agustus 2008 @ 16:02 WIB    (Reply)
masih ada ya mbak pasangan yang seperti itu ..
pengalaman yang sangat menarik sekaligus mengharukan..
  sastrawiguna   Selasa, 19 Agustus 2008 @ 19:18 WIB
ternyata memang ada....say
ganjil ya...
 
 
  dha lop mamah   Selasa, 19 Agustus 2008 @ 20:13 WIB    (Reply)
mamaaaaaaaaaah........

mamah dha baru sampe kemaren langsung demam ..
but is ok mah sekarang udah baekan

btw ty mamah pernah ke lestoran bang doel juga yah
ngapa gak ngajak 2 mah[8d]


  mamah miss dha   Rabu, 20 Agustus 2008 @ 06:54 WIB
alhamdulillah sampe di quait dg selamat.
syukur juga kalau udah baekan. take a rest aja dha.capek penerbangan jauh kayaknya.

eehh...yaa...tau kan resto bang dul..?
insya allah kalau masih ada umur mamah mau ziarah lagi, doakan mamah ya dha.

mamah yang diajak dha atuh....
 
 
  kura   Selasa, 19 Agustus 2008 @ 20:15 WIB    (Reply)
ini beneran kisah nyata bun ?
kok bisa se tragis itu kaya sinetron ya....
kesian.
  bunda    Rabu, 20 Agustus 2008 @ 06:58 WIB
my real story, dhika....
 
 
  bisot   Selasa, 19 Agustus 2008 @ 21:44 WIB    (Reply)
hmmm .... speechless nih
  teh oky pengen bajigur   Rabu, 20 Agustus 2008 @ 07:00 WIB
hmmm..so..so...
ngabajigur lagi yuk....
 
 
  ....   Rabu, 20 Agustus 2008 @ 00:28 WIB    (Reply)






  bunda    Rabu, 20 Agustus 2008 @ 07:01 WIB
 
 
  loiy   Rabu, 20 Agustus 2008 @ 08:57 WIB    (Reply)
sakit tidak menghalangin semangat untuk nulis yah bun
hehehe
  bubu_okky   Rabu, 20 Agustus 2008 @ 10:37 WIB
menulis adalah obat menahan sakit dan bosan
 
 
  haerulsohib   Kamis, 21 Agustus 2008 @ 01:54 WIB    (Reply)
maaf bunda baru koment nih...

medinah, kota para nabi, sangat memukau.
gimana ya penampilan bunda kalau mengenakan busana muslimah, keren pastinya, bagai bidadari dengan sayap terurai lebar menyibak cahaya kebahagiaan. wih puitis banget yaaa.....

oke, semoga bunda selalu di berikan cahaya kasih, sehat kembali, dan optimis. amin....
  bunda   Kamis, 21 Agustus 2008 @ 07:09 WIB
hehehe...9
yang pasti mah lebih cantik dari biasanya

makasih ya rul...senang rasanya bunda udah ditemani kamu lagi
 
 
  furkon_thea   Kamis, 21 Agustus 2008 @ 09:49 WIB    (Reply)
maap bunda cuma absen aja
lagi gak bisa mikir apa2(lagi atit)
  bunda   Kamis, 21 Agustus 2008 @ 11:43 WIB
makasih udah mampir juga walau sakit...
get well soon yach...
 
 
  ani   Kamis, 21 Agustus 2008 @ 16:22 WIB    (Reply)
bund...ini kisah nyatakah? so touching.
  bunda   Kamis, 21 Agustus 2008 @ 19:00 WIB
yupe.....my real story.....
 
 
  tsujhannaa   Kamis, 21 Agustus 2008 @ 19:23 WIB    (Reply)
malemmm juga bundaa

lama takkk kabarr??

gimna kbrnyaa?

  sastrawiguna   Kamis, 21 Agustus 2008 @ 19:53 WIB
kabarnya baik...idiihhhh..kemana aja c..
somse nian....wakakakkkkk..
sehat khan..?
 
 
  frank   Jumat, 22 Agustus 2008 @ 19:30 WIB    (Reply)
sungguh terharuu....
kalau di jadiin film seru tuh heheheh
  bubu_okky   Sabtu, 23 Agustus 2008 @ 08:28 WIB
jadi novel aja deh frank...tunggu aja yah terbitan baru, novel bunda....hehehehehe...insya allah awal tahun 2009 , finish...doakan yah
 
 
  budak bageur   Sabtu, 23 Agustus 2008 @ 10:41 WIB    (Reply)
kumaha damang bund??
  bubu_okky   Sabtu, 23 Agustus 2008 @ 14:05 WIB
sae bageur, samulihna..damang..?
hapunten yah mau shaum...
semoga bisa melaksanakan ibadah shaum dengan baik..amiin
 
 
  yulianbjm   Sabtu, 23 Agustus 2008 @ 14:02 WIB    (Reply)
ini kisah agak unik sekaligus mangharukan..
heeeeemmmm....
  bubu_okky   Sabtu, 23 Agustus 2008 @ 14:10 WIB
kejadian luar biasa....
hehehe...ya begitulah....
 
 


 

website
translate

Free shoutbox @ ShoutMix

bunda okky

------------------------------------------------- ------------------------------------------------- ------------------------------------------------- Photobucket

Koesplator
 
    » Profile
    » Buku Tamu
:. surat keterangan .:
:: surat tak bernama ::
:: masih di seputar rumahku ::
:: ketakutan di rumahku :;
:: berenang ::
Arsip Blog 
CARI BLOG:
Ragam Raihan
harry_zoe
Three Colours
Email
oesankk
sultan_haidir
sheed
haerulsohib
yc_fanfics
Total: 1913 
DE ZIN VAN HET LEVEN
CUPz_BLOG
ochep return
Risa Rahmawati
biSot area
ups aku gak tau h...
aduh si bunda euy,,,a...
lama gak ketemu . . ....
ups.. aku salah menga...
whehehehe baru sempat...
 

Berapa pasangan anda saat ini ?

satu
dua
tiga
empat

Lihat Hasil

 
Created on:
Sabtu, 22 September 2007 @ 20:59 WIB
 
   
 
BlogGaul mau berubah ...
Punya siapa nih??
Lombanya Risa
Tebarkan Amalan, tebarkan Senyuman
Drop Box
direction uncertain
_sebuah ph0t0.._
busby seo test brain for ...
mari berfikir..
berawal dari numpang lewa...
alwachidy
susanemoyan
neliel-auel
simplypotter
myband
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI