web site hit counter un burudulkerod imaginaire » Sastrawiguna » bloggaul.com
     
    HOME BLOG
   
  Sastrawiguna
http://sastrawiguna.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
BlogGaul mau berubah ...
 
| Un Burudulkerod Imaginaire |
Jumat, 29 Agustus 2008 @ 13:17 WIB - Diari



Arti Hidup

“ Bu, dimanakah kau ? “

“ Aku di sini “, jawab sebuah suara di tengah gelap.

Di tengah gelap memang bisa terdengar bermacam-macam suara. Suara rumput lebat yang gusar karena angin. Suara kelelawar lewat dan buah nyamplung yang jatuh di pantai dingin. Suara nyamuk garang. Suara katak yang menyelinap. Suara jengkerik. Juga suara bisik-bisik maling kayu hutan dlam perjalanan.

Maka tak perlu heran jika dalam gelap bisa terdengar pula suara percakapan antara saya dengan Bu Rudulkerod. Saya memanggilnya Burudul

“ Nggak tahulah, koq sekarang aku jadi pengikut tantra “, kata Burudul, tadi tengah malam eh...dini hari, sekitar jam 2 an.

“ Tantrayana ? “ tanya saya.

“ Bukan, Tantrayana itu kan Budha. Ini yang mengutamakan kenikmatan. Kenikmatan, itulah yang paling penting. Misalnya dalam makan. Juga dalam seks. Kalau kita makan, tujuannya bukan kenyang, tapi nikmat. Kalau dalam seks, bukan anak tapi seks itu sendiri. Jadi persetan dengan yang lain-lainnya .”

“ Ah, di Yunani kuno kan sudah ada itu, uhmmm saya lupa namanya”, ujar saya.

“ Ya betul di Yunani kuno sudah ada juga itu. “

“ Lalu, apa lagi ? “, tanya saya.

“ Hidup ini sesungguhnya Cuma, ya, begini-begini saja.
Orang sibuk dengan macam-maca tetek bengek, padahal kalau sudah mati, tumpas semua itu, tak ada lagi masalah. Tinggal jalan ke akherat saja yang mesti dilalui.
Itupun kalau percaya adanya akherat. Aku sich percaya adanya akherat.
Omong kosong orang bicara tentang masa depan.
Menipu diri sendiri. Hidup ini, ya sekarang inilah.
Memang waktu kita belum mengenal sesuatu, sesuatu itu tampak indah, tampak seolah-olah ada di hadapan. Tapi begitu kita mengetahuinya, ya cuma segitu-gitunya, tak ada yang lain.
Perkawinan, misalnya. Sebelumnya nampak seperti suatu yang mempesona. Tapi begitu kita masuk ke dalamnya, kita ternyata diperangkap dengan bermacam-macam aturan, sampai kita kehilangan kemerdekaan.
Kita mesti nurut dengan peraturan itu demi hidup, sebab kalau tidak nurut, hidup kita menjadi sukar, dijauhi orang, dan dianggap orang yang tidak mau diajak kerja sama.
Padahal dengan begitu, kita menggadaikan kemerdekaan kita “.

Di dalam gelap, memang bisa terdengar bermacam-macam suara.
Juga suara keburudulkerodan-burudulkerodan

Nah, apa lagi yang bisa saya katakan ?


Disarankan: 0
  Komentar: 6 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print
  nia_bjm   Jumat, 29 Agustus 2008 @ 13:36 WIB    (Reply)
mbak .. salam buat burudul yaaaaa, bahasanya tinggi niii .. mesti naik tangga dulu baru bisa mendapatkan maknanya ..

  okky   Jumat, 29 Agustus 2008 @ 14:34 WIB
hiyaaaa....
nanti disampaikan salamnya...hahahaha...
 
 
  haerulsohib   Jumat, 29 Agustus 2008 @ 13:46 WIB    (Reply)
hi bunda, chatting lagi sebentar sore ini, soalnya selesai shalat jumat, bos saya datang, disuruh lagi yang lain....maklum lah anak buah....
  bunda okky   Jumat, 29 Agustus 2008 @ 14:37 WIB
ini lagi chatting dengan haerul...aseeekk..euy..
 
 
  harry_zoe   Jumat, 29 Agustus 2008 @ 14:29 WIB    (Reply)
aihhhh.....bund kenapa suka gelap-gelapan sih?
semoga dikeheningan bisa menemukan ketentraman
semoga dikeheningan bisa menemukan kekuatan
semoga sehat aja seperti sedia kala yach...
semangat
  bunda okky   Jumat, 29 Agustus 2008 @ 14:50 WIB
hehehe....gelap"an biar gak ketahuan...
ooowwwhhh..itu mah pasti ateuh kang harry anu kasep...
amiiinn..ya rabbal 'alamin
terima kasih yah kang harry nu bageur.....budak batur...kabogoh kalangkang....huwaaaaaaa...
 
 
  henceu   Jumat, 29 Agustus 2008 @ 15:03 WIB    (Reply)
kalo lagi sedih, heny suka gelap, mendung apalagi hujan....serasa ditemenin
  sastrawiguna   Sabtu, 30 Agustus 2008 @ 08:32 WIB
weeeeyyy...ditemenin hujan rintik, dalam remang cuaca...wah jambon atuh hen
 
 
  sheed   Jumat, 29 Agustus 2008 @ 18:56 WIB    (Reply)
bago yg mo partisipasi di acara buka shaum bersama, bareng anak2 panti asuhan, sumbangan berupa uang dapat ditransfer ke rekening:
r.a. nunuk purwaningsih
bni cabang ui depok
no. rek. 666 77 73
dewi susanti
bca kcp bintaro sektor
no. rek. 4740 600 791
setelah transfer, mohon konfirmasi by sms ke 0813 7220 2093 (mbak ajeng)/ 0812 811 67 55 (deesan) mengenai nama dan besar jumlah transfer.
bantuan/sumbangan diterima oleh panitia baksos paling lambat tgl 16 september 2008.

semoga niat baik kita di lancarkan dan dimudahkan allah swt. amiin…
  bubu okky   Sabtu, 30 Agustus 2008 @ 08:33 WIB
thx mas sheed infonya
 
 
  emak_quecantik   Sabtu, 30 Agustus 2008 @ 07:48 WIB    (Reply)
haa.....bu caleg dah suka maen digelap gelapan ya.
maunya jgn sama burudul dong..
  bubu okky   Sabtu, 30 Agustus 2008 @ 08:35 WIB
aiiihh ada emak cantik euy...jadi malu juga
abis gelap2an semalem kayak siluman...
[:i]
 
 


 

website
translate

Free shoutbox @ ShoutMix

bunda okky

------------------------------------------------- ------------------------------------------------- ------------------------------------------------- Photobucket

Koesplator
 
    » Profile
    » Buku Tamu
:: surat tak bernama ::
:: masih di seputar rumahku ::
:: ketakutan di rumahku :;
:: berenang ::
:: ambillah waktu ::
Arsip Blog 
CARI BLOG:
Ragam Raihan
harry_zoe
Three Colours
Email
mizzminu
faizone
iestea
rawinaw
odyssey
Total: 1884 
DE ZIN VAN HET LEVEN
CUPz_BLOG
ochep return
Risa Rahmawati
biSot area
dukung blog faizan di...
bunda ceritanya bagus...
bagus bunda ceritanya...
lho ini cerpen ? kira...
orgasme aktualisasi d...
 

Berapa pasangan anda saat ini ?

satu
dua
tiga
empat

Lihat Hasil

 
Created on:
Sabtu, 22 September 2007 @ 20:59 WIB
 
   
 
BlogGaul mau berubah ...
Punya siapa nih??
Lombanya Risa
Tebarkan Amalan, tebarkan Senyuman
Drop Box
:: here are the winners! ...
surat berantai yang baik
hilary duff berbicara ten...
wanna be: arai...
hijau mungkinkah
jhokentir
fantasy island
blog@indosiar.com
das_ist_deine_sache
sixgigo
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI