HOME BLOG
   
  Sastrawiguna
http://sastrawiguna.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
   
   

PENGUMUMAN:
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
 
" Setangkai Mawar Untuk Yogyakarta "
Rabu, 22 Oktober 2008 @ 13:56 WIB - Diari


Pulang ke kotamu
Ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapaku bersahabat
Penuh selaksa makna....


Sabtu pagi.
Ada keharuan yang terlantun dalam semilir angin, begitu kususuri pelataran stasiun Tugu dengan langkah-langkah sendu. Kuputuskan untuk sejenak beristirahat di salah satu sudutnya. Memandang para penumpang yang masih berjubel di pintu gerbong kereta Lodaya. Aiiih wajah-wajah itu ! Wajah letih bercampur kangen tak terbendung.

Kumasuki kehidupan kota yogya subuh hari yang mulai menggeliat. Menghirup segarnya udara kota kenangan ini, seperti membaca sajak-sajak kerinduan tentang penantian yang tak letih mencari muaranya. Bangku-bangku panjang, dingin dan kosong, jadi saksi bisu mereka yang resah menunggu kereta datang. Tembok tua nampak bersahaja. Para pedagang asongan yang berserak di sudut-sudut stasiun. Seorang gadis manis dengan harap-harap cemas. Mungkin sedang mencari kekasihnya di tengah kerumunan manusia, tebakku sekenanya. Di seberang rel kereta, seorang wanita gila menyisir rambutnya dengan jari jari tangannya.

Begitulah suatu pagi di mataku, hidup telah menjelma menjadi sebuah teka teki yang tak pernah usai dijawab oleh waktu.

Yogyakarta ! Yogyakarta !

Di sinilah aku sekarang. Di sebuah kota yang menyimpan nostalgia dalam ruas hidupku. Setelah semalaman melewati kota-kota asing, peron –peron kosong, dan malam yang mengumbar kegelapan.

Berjalan melewati Pasar Kembang yang letaknya tak jauh dari stasiun Tugu, kubayangkan perempuan malam sedang berkemas pulang sambil berharap Tuhan menyisakan sedikit waktu untuk mereka bertobat.

Ah yogya. Di sinilah aku sekarang. Terkapar di simpang empat Alun-alun-Kantor Pos Besar-BNI-Benteng Vredeburg. Memandangi jalan Malioboro, seruas jalan yang menjadi urat nadi kota Yogya. Di depan mataku, daun-daun gugur oleh angin Oktober. Menistai jalanan aspal. Orang-orang lalu lalang dikejar rutinitas sehari-hari. Aneka merk mobil dan motor berseliweran, dilatari becak dan pedagang kaki lima yang mulai menggelar dagangannya.

Aku menemuimu lagi Yogya, untuk mengenang sebuah nama, yang telah terkubur di belukar pohon kemboja. Hari ini enam tahun sudah berlalu. Dan haru biru masih saja akrab mencumbuku dalam lara panjang.

Sementara rumpun mawar di halaman RS Bethesda masih seperti dulu, tak mengenal musim kemarau. Kupetik setangkai mawar yang menari anggun dalam desauan angin dan terpaan debu. Kusesaki paru-paruku dengan aromanya, seakan memanggil keharuman masa lalu. Angin berhembus lirih. Tak sanggup kubayangkan sepotong wajah tirus itu, menutup mata untuk selamanya di sini. Sehelai daun mawar di genggamanku tiba-tiba luruh. Membuatku tercekat untuk beberapa saat. Sunyi.Ngelangut.

“Aku sudah bosan di sini. Terbaring. Aku ingin pulang. Menemanimu menyusuri jalanan kota, mencari inspirasi, untuk kita tulis. Seperti dulu..”

Ya, seperti dulu. Aku kembali terlempar pada hari-hari yang hilang itu. Yogyakarta menyimpan jejak-jejak kami. Seperti membolak-balik sebuah album foto, kubayangkan kembali masa indah itu. Kami sering mondar-mandir sepanjang Malioboro. ( Dia selalu bersemangat mengajakku menikmati Malioboro kala senja, ketika lampu-lampu jalan yang klasik itu dihidupkan, dan pedagang lesehan mulai menggelar tikar pandan). Makan nasi kucing di sosrowijayan sepulang nonton pertunjukan teatre. Berteduh dari guyuran hujan di sebuah gubuk yang berderet sepanjang Kali Code. Juga saat mencari buku bekas di Shoping Centre
Dan ketika malam mulai membentangkan sayap, kami pun pulang membawa pertanyaan-pertanyaan yang tak pernah terjawab.

Ah Yogyakarta. Aku mabuk kepayang dalam pelukan kotamu.

Meski kini engkau telah tiada
Tak kembali
Namun kotamu hadirkan
Senyummu abadi
Ijinkanlah aku
Untuk selalu pulang lagi
Bila hati mulai sepi tanpa terobati....

Senin pagi
Pulang adalah duri paling manis yang bersemayam dalam nadi setiap insan pejalan, begitupun diriku.
Detik-detik terakhir yang begitu menyiksa. Sebentar lagi kutinggalkan Yogya, bersama kenangan yang tercecer di dalamnya. Sebenarnya aku masih ingin lama tinggal di sini. Menikmati ruas jalannya. Mereguk kesederhanaan dan ketulusan di tengah pergeseran nilai yang seperti air bah melumat Yogyakarta. Tapi, ada seutas senyum tulus, putih, jernih, yang tengah menantiku. Aku kangen padanya.

Kereta bergerak meninggalkan Stasiun Tugu. Ada sembilu yang menyayat sebelum akhirnya kusadari bahwa hal-hal yang sulit dihadapi biasanya akan menjadi kenangan manis. Dan “engkau” adalah satu diantaranya.

Yogyakarta tinggal kenangan. Kunikmati tembang “Yogyakarta” mengalun pelan. Aku akan kembali ke kota ini, janjiku dalam hati. Suatu hari nanti, entah kapan. Mengantarkan kembali setangkai bunga mawar yang segar di atas pusaranya.




Disarankan: 0
  Komentar: 13 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print
  nia_bjm   Rabu, 22 Oktober 2008 @ 14:34 WIB    (Reply)
mbak .. kalimat demi kalimatnya apik bangetzzz .. jadi ikut merasakan gmn kerinduan kembali bersemayam ..
  sastrawiguna   Rabu, 22 Oktober 2008 @ 17:18 WIB
thx nia...
 
 
  rawinaw   Rabu, 22 Oktober 2008 @ 14:47 WIB    (Reply)
yogyakarta is the best town .. begitu banyak kenangan yang terukir di kotamu .... kenangan dengan my first love *lirik prihanto*
  sastrawiguna   Rabu, 22 Oktober 2008 @ 17:20 WIB
woww..mbak ajeng punya kenangan juga dengan kota yogya
 
 
  herdiboy   Rabu, 22 Oktober 2008 @ 15:57 WIB    (Reply)
duhh.. gw seh ga bisa suruh buat tulisan kayak gini.. ga heran kalo dah bisa nelorin buku.. ada kilasan lagu kla di situ..
kenangan buat almarhum ya ?
  sastrawiguna   Rabu, 22 Oktober 2008 @ 17:21 WIB
mesti sering jalan jalan bro...agar kepekaan menulis lebih terasah....dan tetap sering menulis juga c...
 
 
  mer   Rabu, 22 Oktober 2008 @ 21:24 WIB    (Reply)
bundaaaaaaa, kangen



yogya kota kenangan bunda yah....biar yang di sana tenang bersama-nya yah bunda
  bunda   Rabu, 22 Oktober 2008 @ 21:55 WIB
mer..bunda juga kangen mer....

hehehe ya neh....mestinya judulnya pulang ke yogya...
 
 
  koesplator   Rabu, 22 Oktober 2008 @ 22:45 WIB    (Reply)
kenangan tak terlupakan saya di yogya saat pasang
spanduk orderan sbyk 50 an buah, teyus selesainya subuh
makan di lesehan malioboro bersama teman-teman seniman lainnya ..... asik ......... dan paling berkesan lagi
sederetan toko-toko di malioboro langganan bikin iklan di harian 'kr' itulah kala masih cari duit buat bayar kuliah
  sastrawiguna   Kamis, 23 Oktober 2008 @ 12:18 WIB
so woderfull memories....
kenangan akan terasa indah setelah lewat berlalu dari pandangan mata dan berjalannya waktu....

 
 
  cupz   Kamis, 23 Oktober 2008 @ 08:20 WIB    (Reply)
waah,, sebuah kenangan yg tak terlupakan ya bund!

pengen ke jogja!
btw, anehnya barusan sy bacanya malah ditemenin sama kuta balinya andre hehanusa di media player, bukannya jogjakartanya kla,, hihi.. cari lagu kla dulu deh biar backsoundnya pas ya bund
  sastrawiguna   Kamis, 23 Oktober 2008 @ 12:23 WIB
hayuh atuh ke yogya....
bunda mah pengen terus ke yogya teh.
i wish i could stay in there....
gak tau neh cup....ngebet banget ma yogya.
apa mesti deket ma masinis kereta api yah...biar bisa bolak balik bd-yogya...gratis...
 
 
  mhimi   Kamis, 23 Oktober 2008 @ 09:53 WIB    (Reply)
duh yang baru tour kejogja, asyyik bangeet..!

ole-olenya mana neh..??
  sastrawiguna   Kamis, 23 Oktober 2008 @ 12:25 WIB
ya mhi...abis napak tilas neh dari yogya.....
ole ole nya uhmmmm...otak jadi fresh..namun badan pegel2
 
 
  ebramn   Kamis, 23 Oktober 2008 @ 20:45 WIB    (Reply)
sepertinya di bloggaul banyak yang bisa nulis puisi, alangkah baiknya bila ada sponsor yang mau ngumpulin dan membukukan puisi dr para penulis bloggaul. dan honornya bisa buat nutupin biaya ngenet...hehehe..
  sastrawiguna   Kamis, 23 Oktober 2008 @ 21:58 WIB
hehehehe...ya banyak..kecuali saya...
saya gak bisa bikin puisi...hehehe
 
 
  haerulsohib   Kamis, 23 Oktober 2008 @ 21:38 WIB    (Reply)
kenangan manis, tak salah kalau kakaknya nugie menulsi lagu khusus untuk yogya, yogya banyak ragam dan cerita, bunda sungguh beruntung bisa merasakan kenangan manis itu.....
  bunda lagi bt   Kamis, 23 Oktober 2008 @ 22:09 WIB
yupz...betul sekali rul.
beruntung punya kenangan bersaa yogya...jadi bisa cerita sama anak2..
 
 
  masidan   Jumat, 24 Oktober 2008 @ 00:26 WIB    (Reply)
wah... untung gue... bisa ketemu ama neng bunda...
biarpun gak bisa bawain oleh-2... tapi tak apalah...

mudah-2han bunda sehat-2 slalu...
salam.
  sastrawiguna   Jumat, 24 Oktober 2008 @ 06:20 WIB
senengnya bisa ketemu mas idan.
ternyata oo..ternyata....jadi malu euy....
makasih mas, semoga bisa mengambil hikmah dari ketemuan kemaren....
 
 
  me   Jumat, 24 Oktober 2008 @ 00:48 WIB    (Reply)
aku blom pernah ke yogya


maaf yah semalam aku bangun tidur
trus ym nya langsung dc dan gak tau kenapa mati .
pas bisa idup lagi aku liat id kamu dah left
maaf yah
  sastrawiguna   Jumat, 24 Oktober 2008 @ 06:24 WIB
it doesn't mater..!
thx ..u have visit my blog.
 
 
  sheed   Sabtu, 25 Oktober 2008 @ 15:51 WIB    (Reply)
hm ... jadi keinget juga waktu jalan2 ke yogya or muter2 jawa tengah selama seminggu ama yayang ... nice town ... penuh nuansa sejarah nan heroik saya rasakan disana. but .. saya lebih suka solo ... he.. he .. hew..
  sastrawiguna   Sabtu, 25 Oktober 2008 @ 16:01 WIB
aku kemaren gak bisa mampir mampir ke solo...
maunya c ke solo juga, cuma gak cukup waktunya..
 
 
  kidungjingga   Minggu, 26 Oktober 2008 @ 21:20 WIB    (Reply)
pulang adalah duri paling manis yang bersemayam dalam nadi setiap insan pejalan............

ahhh... bunda... v suka kata2 ini...
  bunda   Senin, 27 Oktober 2008 @ 05:24 WIB
makasih v...
v...jangan kebanyakan gadang...nanti makin begang aja v....
ati ati yach....jaga kesehatan, makan cukup ya v...walaupun kurang istirahat....
semoga v kuat dan tetap semangat...
 
 


 

website
translate

Free shoutbox @ ShoutMix

bunda okky

------------------------------------------------- ------------------------------------------------- ------------------------------------------------- Photobucket

Koesplator
 
    » Profile
    » Buku Tamu
"" singgah ""
:: road show 2008-2009 ::
"" h-1 kopdar blogger garut ""
"" berita duka ""
:: menulis karena ingin bersama ::
Arsip Blog 
CARI BLOG:
Ragam Raihan
harry_zoe
Three Colours
Email
abell
lovedago
harumi
lovedago
bilqist
Total: 2030 
DE ZIN VAN HET LEVEN
CUPz_BLOG
ochep return
Risa Rahmawati
biSot area
hiks... gi membiru ya...
betah nyak ketemu ma ...
btw bund, laen kali k...
persis pisan teh heuh...
sibuk sekali si teteh...
 

Berapa pasangan anda saat ini ?

satu
dua
tiga
empat

Lihat Hasil

 
Created on:
Sabtu, 22 September 2007 @ 20:59 WIB
 
   
 
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
BlogGaul mau berubah ...
Punya siapa nih??
Lombanya Risa
Tebarkan Amalan, tebarkan Senyuman
being a foreigner >_&l...
tragedi iklan
ujian nasional 2009
gaza emergency fundraiser
caleg
phasya31
ruliansyah
ida1441
inigo garces
blog@indosiar.com
 
   
   
    Copyright © 2004 PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI