|
||
woman rights (buat henceu)
Jumat, 10 November 2006 @ 15:33 WIB - Diari
![]() ISLAM MEMBERIKAN HAK-HAK WANITA DENGAN SEMPURNA Sesungguhnya Islam menempatkan wanita di tempat yang sesuai pada tiga bidang : 1. Bidang Kemanusiaan : Islam mengakui haknya sebagai manusia dengan sempurna sama dengan pria. Umat-umat yang lampau mengingkari permasalahan ini. 2. Bidang Sosial : Telah terbuka lebar bagi mereka (terpisah dari kaum pria) di segala jenjang pendidikan, di antara mereka menempati jabatan-jabatan penting dan terhormat dalam masyarakat sesuai dengan tingkatan usianya, masa kanak-kanak sampai usia lanjut. Bahkan semakin bertambah usianya, semakin bertambah pula hak-hak mereka, usia kanak-kanak; kemudian sebagai seorang isteri, sampai menjadi seorang ibu yang menginjak lansia, yang lebih membutuhkan cinta, kasih dan penghormatan. 3. Bidang Hukum Islam memberikan pada wanita hak memiliki harta dengan sempurna dalam mempergunakannya tatkala sudah mencapai usia dewasa dan tidak ada seorang pun yang berkuasa atasnya baik ayah, suami, atau kepala keluarga. Hak-hak ini semua tidak terdapat dalam faham yang menamakan dirinya "faham modern", yang menyerukan 'Emansipasi Wanita' itu. (Bahkan sebaliknya) mereka mengatakan bahwa Islam menghilangkan hak-hak wanita dan memenjarakannya di dalam rumah. Apakah karena Islam tidak menjadikan wanita sebagai dagangan murah yang bisa dinikmati setiap pandangan mata dan pemuas nafsu mereka yang bejat itu? Inikah kebebasan yang mereka kumandangkan? Dan inikah hak yang mereka tuntut? Apakah mereka menginginkan kita mengeluarkan puteri-puteri dan isteri-isteri kita ke jalan raya dengan pakaian telanjang, bercampur baur dengan kaum pria? Lalu di mana rasa cemburu terhadap kehormatan dan harga diri kita? Benarlah apa yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap mereka dan pendukung mereka, sebuah hadits yang diriwayatkan oleh imam Ahmad dan Imam Bukhari, dari Ibnu Mas'ud Radhiallahu ‘anhu: إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ اْلأُوْلىَ : إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَاشِعْتَ "Sesungguhnya termasuk yang didapati manusia dari salah satu ucapan kenabian yang terdahulu adalah : jika kamu tidak mempunyai perasaan malu, maka berbuatlah semaumu". Demi Allah! Yang demikian itu berarti terjerumus ke dalam rayuan dan ajakan Salibis yang dengki dan Zionis yang jahat. Tidaklah mereka itu, melainkan corong-corong yang berbunyi menurut perintah bos-nya dari Barat dan Timur, untuk menghancurkan kita dalam beragama Islam. Dan saya mengatakan dengan tegas, sesungguhnya mereka itu tidak menyerukan kebebasan dan hak-hak wanita, karena Allah Azza wa Jalla telah memberikan hak-hak mereka dengan sempurna, tetapi mereka - demi Allah - menyerukan kebebasan tubuh-tubuh wanita agar melanggar batas-batas akhlak yang utama dan adat istiadat yang baik, sehingga tersebarlah kerusakan dan kebejatan moral di muka bumi. Alangkah jauhnya angan-angan mereka, sementara di sana telah siap putera-putera yang telah bersumpah untuk menjadi tentara Allah yang jujur di jalan agama, untuk mengorbankan segala apa yang ada pada diri mereka. Kopas dari mana ya gw…lupa tuh…mudah2an di izinin sama penulisnya, amin… |
Disarankan: 0
| Komentar: 4 (Lihat) | Recommen | Print |
|
bisot Jumat, 10 November 2006 @ 15:52 WIB
oooo gitu yah honey, btw, "j" ada undangan dari zakar tuh |
||
|
oceph Jumat, 10 November 2006 @ 16:03 WIB
oo begitu ya..baru tahu..maklum saya sekolah di amrik :d:d |
||
|
pinkpineapple Jumat, 10 November 2006 @ 18:03 WIB
setuju banget |
||
|
henceu Rabu, 15 November 2006 @ 14:38 WIB
henceu telat bacanya neh a....makacih yah pake "buat henceu" |
||
Pengunjung
Total Pengunjung: 286Favorites
Komentar
Polling
Created on:
Rabu, 5 Juli 2006 @ 18:46 WIB
Rabu, 5 Juli 2006 @ 18:46 WIB


