CARI:  
   eddysilo
   http://sultan_haidir.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
 
           
   
PENGUMUMAN
 
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
Blogger Peduli
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
 
     
BLOG TERBARU
 
» slanker
» ovie chyndutz
» idealisme
» primadonna's stories
» samohung
» mawardi
» queenbubble
» red devil`s
» mckaye
» muhammad_bagus
 
     
POSTING TERBARU
 
» free download mp3 parc...
» free download mp3 supe...
» free download mp3 supe...
» free download mp3 moni...
» free download supernov...
» free the rain - untuk ...
» free download sinopsis...
» free download naffas -...
» free download monique ...
» free download the bran...
 
     
   
 
PENGUMUMAN:
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
 
FAKTA-FAKTA MENGAPA BABI HARAM
Selasa, 9 September 2008 @ 05:19 WIB - Diari
  FAKTA-FAKTA MENGAPA BABI HARAM

[size=2]Islam telah melarang segala macam darah, analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat ), suatu senyawa kimia yang berbahaya bagi kesehatan manusia, bersifat racun. Dg kata lain uric acid sampah dalam darah yang terbentuk akibat metabolisme tubuh yang tidak sempurna yang diakibatkan oleh kandungan purine dalam makanan.Dalam tubuh manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh ginjal,dan dibuang keluar tubuh melalui air seni. Dalam Islam dikenal prosedur khusus dalam penyembelihan hewan, yaitu menyebut nama Allah Yang MahaKuasa dan membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari membiarkan urat-urat danorgan organ lainnya utuh. Dengan cara ini menyebabkan kematian hewan karena kehabisan darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya, sebab jika organ-organ misalnya jantung, hati, atau otak dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging, mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun, dan pada masa-masa kini lah para ahli makanan baru menyadari akan hal ini, subhanallah.
Apakah kita tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher ? karena mereka tidak memiliki leher, sesuai dengan anatomi alamiahnya? Bagi orang muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher.
Ilmu kedokteran mengetahui bahwa babi sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya, sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.
Allah SWT jelas telah MENGHARAMKANNYA BABI
a. QS. Al Baqoroh (2) : 173
b. QS. Al Maa'idah (5) : 3
c. QS. Al An `Aam (6) : 145
d. QS. An Nahl (16) : 115
Rasulullah SAW juga telah menegaskan babi lebih banyak mudhorotnya.

KENYATAAN DILAPANGAN TENTANG BABI :
Babi adalah binatang yang paling jorok dan kotor, Suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri & kotoran manusia pun dimakannya. Sangat suka berada pada tempat yang kotor, tidak suka berada di tempat yang bersih dan kering. Babi hewan pemalas dan tidak suka bekerja (mencari pakan), tidak tahan terhadap sinar matahari, tidak gesit, tapi makannya rakus (lebih suka makan dan tidur), bahkan paling rakus di antara hewan jinak lainnya. Jika tambah umur, jadi makin malas & lemah (tidak berhasrat menerkam dan membela diri). Suka dengan sejenis dan tidak pencemburu. A.V. Nalbandov dan N.V. Nalbandov (Buku : Adaptive physiology on mammals and birds). Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing pada daging babi (menurut penelitian ilmiah, hal tsb. disebabkan karena praeputium babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke daging). Lemak punggung babi tebal, babi memiliki back fat (lemak punggung) yang lumayan tebal. Konsumen babi sering memilih daging babi yg lemak punggungnya tipis, karena semakin tipis lemak punggungnya, dianggap semakin baik kualitasnya. Sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami oxidative rancidity, sehingga secara struktur kimia sudah tidak layak dikonsumsi.

Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan yang ada di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya. Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali. Ia memakan sampah busuk dan kotoran hewan. Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama jika dibiarkan. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Penelitian ilmiah modern di dua negara Timur & Barat, yaitu Cina dan Swedia.Cina (mayoritas penduduknya penyembah berhala) & Swedia (mayoritas penduduknya sekuler) menyatakan:
"Daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus & kolon". Persentase penderita penyakit ini di negara negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis, terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo. Babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, sehingga dikatakan sebagai Reservoir Penyakit. Gara-gara babi, virus Avian Influenza jadi ganas. Virus normal AI (Strain H1N1 dan H2N1) tidak akan menular secara langsung ke manusia. Virus AI mati dengan pemanasan 60 ºC lebih-lebih bila dimasak hingga mendidih.Bila ada babi, maka dalam tubuh babi, Virus AI dapat melakukan mutasi & tingkat virulensinya bisa naik hingga menjadi H5N1. Virus AI Strain H5N1 dapat menular ke manusia. Virus H5N1 ini pada Tahun 1968 menyerang Hongkong dan membunuh 700.000 orang (diberi nama Flu Hongkong).

Daging babi adalah daging yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak. Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lezat, namun daging babi sulit dicerna. Ibaratnya racun, seperti halnya kholesterol! Selain itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit : pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (angina pectoris) , dan radang pada sendi-sendi.

Sekitar th 2001 pernah terjadi para dokter Amerika berhasil mengeluarkan cacing yang berkembang di otak seorang perempuan, setelah beberapa waktu mengalami gangguan kesehatan yang ia rasakan setelah mengkonsumsi makanan khas meksiko yang terkenal berupa daging babi, hamburger (ham = babi, sebab aslinya, hamburger adalah dari daging babi). Sang perempuan menegaskan bahwa dirinya merasa capek-capek (letih) selama 3 pekan setelah makan daging babi. Telur cacing tsb menempel di dinding usus pada tubuh sang perempuan tersebut, kemudian bergerak bersamaan dengan peredaran darah sampai ke ujungnya, yaitu otak. Dan ketika cacing itu sampai di otak, maka ia menyebabkan sakit yang ringan pada awalnya, hingga akhirnya mati dan tidak bisa keluar darinya. Hal ini menyebabkan dis-fungsi yang sangat keras pada susunan organ di daerah yang mengelilingi cacing itu di otak. Penyakit-penyakit "cacing pita" merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang terjadi melalui konsumsi daging babi. Ia berkembang di bagian usus 12 jari di tubuh manusia, dan beberapa bulan cacing itu akan menjadi dewasa. Jumlah cacing pita bisa mencapai sekitar ”1000 ekor dengan panjang antara 4 - 10 meter”, dan terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar).

Saya pernah membaca sebuah artikel yang mengatakan : ”Bahwa seseorang itu berkelakuan sesuai dengan apa yang dimakannya.” Melihat tayangan di salah satu TV swasta kemarin sore, seorang profesor dari IPB (lupa namanya) telah meneliti struktur DNA babi. Sesuatu yang mengejutkan ternyata, struktur gen babi itu mirip dengan struktur gen manusia. Jadi dapat dikatakan gen babi = gen manusia, jadi sama dengan kita memakan daging manusia (=kanibal), subhanallah. Jadi ada betulnya artikel tadi mengatakan kalau kita memakan babi bukan tidak mungkin karakter babi menempel pada kita, tidak pada kita, bisa jadi pada keturunan kita ! wallahu a’lam.

Disarikan : dari berbagai sumber & mailing list.
 
     
  Disarankan: 0  
 
  Komentar: 45 (Lihat) | Beri Komentar    Recommen | Print
  miayam   Selasa, 9 September 2008 @ 07:35 WIB    (Reply)
semoga kita tetap istiqomah
  sultan_haidir   Selasa, 9 September 2008 @ 16:22 WIB
amin
 
 
  harry_zoe   Rabu, 10 September 2008 @ 11:43 WIB    (Reply)
padahal dah banyak kok yg tahu faktanya,tapi masih banyak juga yg gak mengindahkan
  edy   Rabu, 10 September 2008 @ 17:40 WIB
mungkin belum dibukakan "hatinya" ya
 
 
  sastrawiguna   Rabu, 10 September 2008 @ 17:04 WIB    (Reply)
saya dibekali rasa yang aneh terhadap makhluk yang bernama babi.
beberapa kali saya bertemu dengan babi yang gentayangan masih hidup, di situ saya langsung muntah.
saat saya mencium aroma babi panggang atau masakan yang menggunakan daging atau minyak babi, sayapun langsung muntah.

ibuku seorang chinese, tapi tidak pernah mengkonsumsi binatang haram ini....

jijiiiiiikkk banget..lebih jijik dari membayangkan seekor tikus.....
  edy   Rabu, 10 September 2008 @ 17:39 WIB
idem mbak
  pian   Sabtu, 28 February 2009 @ 02:04 WIB
berlebihan bgt
  miss   Rabu, 18 Maret 2009 @ 22:38 WIB
ya loe sama menjijikkannya dengan tuh babi...
kek babi loe...
  renny   Rabu, 29 April 2009 @ 12:37 WIB
babi itu enak sekali dagingnya...
empuk, harum, truz lezat
  korintus   Sabtu, 23 January 2010 @ 11:24 WIB
siapa yang makan ia telah melakukan untuk tuhan, sebab ia mengucap syukur kepada tuhan, siapa yang tidak makan ia juga telah melakukan untuk tuhan, sebab ia pun mengucap syukur kepada tuhan.....

makan untuk perut dan perut untuk makanan tetapi keduanya itu akan dimusnakan oleh tuhan..

yang harus kita jaga adalah jiwa kita agar kita layak dihadapan tuhan...
  muhamad ali makrus   Sabtu, 13 February 2010 @ 11:45 WIB
emang aneh... kalo tuhan mu menganggap babi itu di haramkan knapa juga dia biarkan untuk hidup ma manusia bukankah alloh maha penyayang...
dilihat dari tindakan kaum_mui dsbg.. fanatiknya minta ampun... mwnya makan segala kayak babi... senang makan semua.. kalo g makan babi tapi babi itu dah da dibalik otak kamu... ea giut deh...
faksin flu babi itu bahan dasarnya dari lemak babi trus orang maw naek haji ke arab,sebelumnya harus di vaksin pake vaksin flu babi... sama ja bohong... babi tetep da dalam diri kamu... wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk kasihan deh loe...
 
 
  miftahmuhaemen   Rabu, 10 September 2008 @ 18:38 WIB    (Reply)
sep neh posnya
  miss   Rabu, 18 Maret 2009 @ 22:40 WIB
pos???
loe juga mau gw kirimin pos kalo loe juga sama ma babi babi tu.....
  pak   Jumat, 22 Mei 2009 @ 23:30 WIB
isi komentar kamu di sini!
  pak mus   Jumat, 22 Mei 2009 @ 23:34 WIB
miss...u binatang ato hewan...ngomong kasar bgt,,,babi tu haram tw...dibilangin ko gk percaya...sy sumpahin biar perilaku kmu kayak babi...!
  kiky   Minggu, 24 January 2010 @ 02:28 WIB
pak mus, saya makan babi tapi tidak pernah ngomong seperti bapak, pake nyumpahin orang biar prilakunya kaya babi,
 
 
  shila   Minggu, 21 September 2008 @ 12:09 WIB    (Reply)
terima kasih, ini dapat menjadi bahan bagi tugas agama saya
  johny   Senin, 27 Oktober 2008 @ 14:48 WIB
babi tidak makan babi
 
 
  naroto   Senin, 8 Desember 2008 @ 22:45 WIB    (Reply)
iya betul,babi ng makan babi.ah masa gen babi sama dengan manusia selidiki lagi dong,jangan asal buat artikel
  ucox   Rabu, 4 Maret 2009 @ 14:25 WIB
woyyy,,tu mang bner.
lonya aja yg ga gaul,,
to jgn2 lo tu babi y,,
  jabbar   Rabu, 30 September 2009 @ 18:15 WIB
pantasan kalian2 ky' babi semua...,
gen-nya aja uda sama..,
 
 
  alem   Jumat, 16 January 2009 @ 10:57 WIB    (Reply)
lebih baek makan babi. dari pada otak babi.
  miss   Rabu, 18 Maret 2009 @ 22:36 WIB
ya seperti otak mu yang seperti babi itu
 
 
  juleha   Jumat, 16 January 2009 @ 11:00 WIB    (Reply)
tikus koq muntah babi.heeeeeeeee
  miss   Rabu, 18 Maret 2009 @ 22:42 WIB
nama loe bodoh...sama seperti otak bodoh loe yang seperti babi itu.......
 
 
  virgin   Rabu, 4 February 2009 @ 10:13 WIB    (Reply)
tes
 
  icang99   Senin, 2 Maret 2009 @ 11:22 WIB    (Reply)
ada sebuah ayat yang menerangkan ada kaum yang di kutuk menjadi kera dan babi karena perbuatannya. mungkin itulah sebabnya dna manusia dan babi itu sama/mirip. jadi babi sekarang ini adalah jelmaan manusia. ibarat makan babi=makan manusa=kanibal.

juga meruntuhkan teori evolusi bahwa manusia berasal dari kera. ternyata di ayat tersebut diterangkan manusia dikutuk menjadi kera. tidak salah ada yang disebut orangutan.
  sultan_haidir   Sabtu, 7 Maret 2009 @ 12:00 WIB
tambahan masukan yg bagus mas icang
  deddy   Rabu, 11 Maret 2009 @ 20:40 WIB
ooo begituuu... berarti benar ya..
karena banyak makan babi, di ntt banyak pengendara motor yang g bisa belok... dan kalo marah suara melengking... makan nya banyak
persis kaya b
  miss   Rabu, 18 Maret 2009 @ 22:44 WIB
loe aja sendiri yang mau dibilang turunannya babi dan kera...
gak ada otak loe....
otak loe emg seperti babi...
jelas2 tuhan menciptakan manusia lebih dari makhluk lainnya...
gak bersyukur banget deh loe...
mu-maunya loe mengkonsumsi teori tak berguna....
otak babi loe...
  jabbar   Rabu, 30 September 2009 @ 18:17 WIB
yup..., sodara lu emang babi...
 
 
  mus   Jumat, 13 Maret 2009 @ 09:12 WIB    (Reply)
manusia punya hak asasi. termasuk berhak menentukan apa yang mau dimakan. jadi..... anda jangan merendahkan orang lain dong dengan dasar keyakinan anda. sekarang pake logika, kenapa bangsa yang mengkonsumsi babi lebih maju dan lebih pintar org2nya dibandingkan kita orang indonesia yang ngaku diri suci tetapi bermental tempe, dan korup. kebanyakan makan tempe kali yeee.... jadi dna nya juga kayak tempe.......... he...he.......
  miss   Rabu, 18 Maret 2009 @ 22:48 WIB
bener loe...

mereka semua sok sok suci...sok pake pake jijik segala ama babi...

seharusnya introfeksi diri dunk....jelek2in bangsa yg makan babi...tapi bangsa loe sendiri lebih kejam...memakan "darah" saudaranya sendiri...ya contohnya korupsi itu sendiri...
lebih menjijik kan dari babi...
lebih rakus dari babi....
  as   Kamis, 19 Maret 2009 @ 15:25 WIB
isi komentar kamu di sini!

kalian semua ini bodoh yah , binatang kok diperdebatkan. apa kalian semua sudah seperti binatang apalagi yang udah sewotnya engga ketulungan gitu. gak usah kaya gitu kaleee..,biar orang engga makan babi,menghina babi bukan lu ini yg dihina.., dan yg engga makan toleransi donk..

itu kenapa engga maju2 bangsa ini semua kaya babi sih sikapnya dewasa donk ... dewasa ....
  hmmm   Rabu, 8 April 2009 @ 16:08 WIB
emang babi sarang penyakit kok? jd ya ayat itu emang ada... coba aja lo liat... manusia itu membawa karakter apa yang dimakannya... klo lo suka makan duit korupsi... lo bisa jd maling... klo lo suka makan babi... lo ya kayak babi... wakakakakkkkkk
  alvachino   Kamis, 7 Mei 2009 @ 16:21 WIB
kenapa babi itu haram, supaya untuk membedakan mana binatang dan mana manusia, kalau binatang alloh swt. tidak membatasinya apapun yang binatang suka maka dimakannya. sedangkan manusia ada batasan yang diatur oleh agama. manusia beragama, binatang tidak. masih banyak makanan yang lebih baik dan enak dari pada babi, dan semuanya halah bagi manusia. jadi tolong manusia yang beragama jangan rakus. babi haram, mau diembat juga? kaya binatang ngga dibatasi, rakus benar apa yang disukanya semua dimakan.
  pak mus   Jumat, 22 Mei 2009 @ 23:23 WIB
miss..u da2 ja....jelas2 babi haram,,, u kn dh tw bangsa pemakan babi kayak gmn perilakunya...udah sodomi,sex bebas, suka telanjang, sex di tempat umum, kayak binatang ja....u mw jd binatang ?
  ines   Selasa, 30 Juni 2009 @ 09:46 WIB
subhanallah itulah hukum allah untuk menguji setiap manusia loe beriman atawa tidak silakan pilih sendiri
  key   Jumat, 2 Oktober 2009 @ 16:31 WIB
daging aja dipermasalahkan. udah jadi vegetarian aja.
 
 
  man   Senin, 23 Maret 2009 @ 21:42 WIB    (Reply)
yang namanya binatang babi itu sangat doyan makan tahi manusia, bahkan makan tahinya sendiri. apa nggak gokil tuh binatang!
  naga   Rabu, 1 April 2009 @ 11:18 WIB
yang pelu kita renungkan kenapa tuhan menciptakan hewan ini, kalau tidak ada gunanya, biarlah kita lihat diri kita, sejujurnya jangan menghakimi oang lain, atau menuduh kebenaran milik kita, apa lagi menuduh orang kurang beriman jika makan babi apa kita lebih baik dari yang tidak makan sapi seperti india, nanti kita tanya pada penciptanya kalau anda sudah mati. pendapat saya sih apa yang kita makan tidak berpengaruh pada kekekalan tapi apa yang keluar dari mulut kita seperti menghardik orang babi dan anjing itu menentukan status kita di akhirat nanti. tk.
  pak mus   Jumat, 22 Mei 2009 @ 23:42 WIB
pak naga itu lain masalah pak...maslah makanan jangan di campur dengan masalah perbuatan orang...di dalam islam ada hukum(ajaran) tentang makanan yang haram...ada juga yang membahs maslah akhlak (perbutan),,, makanan haram tetap haram tidak bs dirubah dengan proses atau tekhnologi canggih,,sebab itu sudah hukumnya (ketetapannya).
mudah2n bs dipahami.
 
 
  nnaaannn   Jumat, 3 April 2009 @ 18:43 WIB    (Reply)
ngeri bgtt .
  whp   Selasa, 7 April 2009 @ 07:34 WIB
subhanallah, kalaupun orang2 non muslim tidak percaya dengan apa yang telah terbukti biarkanlah, toh pada saatnya nanti kita semua sebagai manusia akan menyaksikan bersama2 di hari pembalasan. semuanya akan terbukti. kita sebagai muslim hanya memberikan fakta yang sesungguhnya. ya allah, kami semua menunggu datangnya suatu hari dimana engkau mengungkapkan semua kebenaran.
  arie   Rabu, 20 Mei 2009 @ 23:57 WIB
truz, apa donk manfaat diciptakan-nya babi...?
eit, gw bkn bagian dari orang2 pemakan babi
  jabbar   Rabu, 30 September 2009 @ 18:27 WIB
manfaat diciptakannya babi?
biar lu-lu pada ngaca ama babi..., sodara lo (dna babi=dna manusia, bego apa ya?).., sori dna gw ga sama dengan babi..., hehehehe...,
 
 
  an-dre   Rabu, 8 April 2009 @ 18:59 WIB    (Reply)
hari pembalasan ?? ?? ? ?? ? ?
(o)(o)
8=====d

ikan lele kan juga makan tahi sendiri dan manusia ..
islam tidak tahu apa-apa ...
  key   Jumat, 2 Oktober 2009 @ 16:35 WIB
betul. ikan yang dipelihara di empang-empang (terutama di kampung-kampung yg wc-nya di empang tsb)makan nya kotoran manusia. trus gak punya leher juga. apa ikan haram?
 
 
  unang   Kamis, 30 April 2009 @ 09:33 WIB    (Reply)
ngga jadi ah...., banyak babi ngepet disini !
 
  lampoke   Jumat, 1 Mei 2009 @ 08:39 WIB    (Reply)
yang suka babi yah monggo toh...toh ada di antara kalian yg gk gitu.... btul tdak !!!
 
  ayu   Rabu, 6 Mei 2009 @ 16:35 WIB    (Reply)
"daging binatang-binatang itu (antara lain babi) janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu. "( injil - imamat 11: 8).

yesus memusnahkan 2000 babi untuk menyembuhkan seorang manusia

"yesus mengabulkan permintaan mereka. lalu keluarlah roh roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. kawanan babi (yang kira-kira 2000 jumlahnya) itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya." (injil - markus 5: 13).
  muslim   Sabtu, 13 February 2010 @ 22:27 WIB
tapi kenapa yah justru mereka mengabaikan ayat2 tersebut??padahal itu kan kitab suci dari tuhan mereka...ko ga nurut ma tuhan???wkwkwk...
 
 
  sae   Jumat, 8 Mei 2009 @ 23:10 WIB    (Reply)
wah, oke juga penjelsannya.

tapi, saran aja gimana kalo djelasn membedakan secara laboratorium daging sapi vs babi?

http://maktabah-ilmiyah.blogspot.com
 
  abdul   Selasa, 12 Mei 2009 @ 02:02 WIB    (Reply)
babi babi babi,,,orang yang makan babi atau juga anjing,maka manusia yg memakannya terkadang klakuannya kaya anjing dan babi.......
lihat fakta skrang ::::banyak orang yang klakuannya ky anjing dan babi...karena banyak ulah manusia yang menjual dendeng babi atau abon anjing,,,,
hahah manusia..sadarlah yakin lah kpada al-qur"an karena itu adalah firman allah yang sesungguhnya...by

  sae   Selasa, 12 Mei 2009 @ 13:46 WIB
astaghfirullah...
mas abdul sabar dong mas. menurut hemat saya, tidak perlulah menulis seperti itu. bilapun ada yang melakukan seperti itu (mencapurkan), apakah akan selesai dengan komentar mas abdul? lebih baik cari solusinya, jika tidak minimal mencari tau mengapa seperti itu. kali aja alasan ekonomi, dll
mas abdul, bukankah allah swt juga mengajarkan berbicara yang santun meskipun ketika berdebat dengan non-muslim?

http://maktabah-ilmiyah.blogspot.com
smangadh
  nenen   Jumat, 15 Mei 2009 @ 18:41 WIB
mama kau kurasa babi atau anjing
  anjing   Sabtu, 25 Juli 2009 @ 10:53 WIB
isi komentar kamu di sini! tidak goblokaaaaa
  santai   Selasa, 24 November 2009 @ 16:36 WIB
hahaha kalian muslim indonesia sok suci, padahal indones termasuk urutan ke 3 pengakses situs porno.dgn mayoritas orang islam.
di negara manakah terjadi penyiksaan manusia, sampai sekarang afganistan masih daerah rawan, aceh, bekas jajahan gam, dan menyiksa sesama muslim, penyiksaan tki di malaisia*( sesama agam)
heeem...?
biadab

 
 
  eros   Minggu, 5 Juli 2009 @ 13:45 WIB    (Reply)
mau jadi apa bangsa ini kalo isu agama jadi perdebatan. di negara ini setiap warga berhak meyakini agamanya masing-masing dan itu dilingdungi oleh uu. jadi sangat tidak etis kalau salah satu agama memaksakan keyakinannya kepada agama lain. untung saja perdebatan ini belum membumi di tanah air indonesia. saya yakin kalau isu ini terus diperdebatkan maka yang terjadi adalah keutuhan nkri bisa terganngu. jadi kesimpulannya stop isu sara kalau mau pancasila tetap ditegakkan.
  jabbar   Rabu, 30 September 2009 @ 18:46 WIB
ini bukan isu agama bung...,
masa dna babi=dna manusia..., bego..,
pantesan bangsa ini seperti babi..,
hehehe...,
 
 
  eros   Minggu, 5 Juli 2009 @ 13:46 WIB    (Reply)
mau jadi apa bangsa ini kalo isu agama jadi perdebatan. di negara ini setiap warga berhak meyakini agamanya masing-masing dan itu dilingdungi oleh uu. jadi sangat tidak etis kalau salah satu agama memaksakan keyakinannya kepada agama lain. untung saja perdebatan ini belum membumi di tanah air indonesia. saya yakin kalau isu ini terus diperdebatkan maka yang terjadi adalah keutuhan nkri bisa terganngu. jadi kesimpulannya stop isu sara kalau mau pancasila tetap ditegakkan.
  khairi   Jumat, 31 Juli 2009 @ 15:50 WIB
bener mas eros. setuju.......

sebenarnya yang suka jelek-jelekin itulah yang jelek. jadi kita sudahi saja perdebatan yang tidak ada manfaatnya.
 
 
  ncad    Selasa, 4 Agustus 2009 @ 11:00 WIB    (Reply)
he..he..
kalo alasannya ilmiah sih oke2 aje...
tapi bukankah ada begitu banyak makanan dan minuman yang juga mengandung zat2 yang berbahaya bagi manusia??
rokok bagaimana??
alkohol bagaimana??
fastfood dengan segala macam pengawetnya bagaimana?
apakah semuanya itu jadi haram hukumnya?
dan lebih lagi, apakah semuanya itu harus diatur di dalam sebuah kitab suci??

bagaimana penggunaan knalpot motor yang menyebabkan polusi dan menghasilkan pembakaran yang tidak sempurna(akhirnya beracun)?jadikah hal ini haram juga??

kembali ke masalah medis dan ilmiah...
berarti alasan haram tidak haram itu bukan masalah surga dan neraka...tetapi kesehatan..
begitukah??
he..he..tetap semangat berjuang!
  sultan_haidir   Rabu, 5 Agustus 2009 @ 21:18 WIB
he..he..he..manteb, tengkyu, tetep semangat !!!!
 
 
  cindy   Senin, 7 September 2009 @ 00:11 WIB    (Reply)
nimbrung yah...

penjelasan sederhananya kan udah tertera dengan jelas di al-qur'an bahwa babi diharamkan. penjelasan ilmiah yang menyatakan bahwa bagian-bagian dari babi menyebabkan kerugian dari segi medis juga udah banyak. walo ternak dan pengolahan babi sudah dihigieniskan dalam bentuk apapun, ngga ada yg bisa membantah firman tuhan (dalam hal ini dari sudut pandang islam >allah swt) bhwa babi memiliki substansi yg tidak baik jika masuk dalam tubuh manusia. klo tetep ngeyel mw soal kenapa, kenapa, dan kenapa....wah, yg bikin ketetapan tu tuhan yg maha tahu segala-galanya dibanding kita manusia yg bebel-bebel kayak gini :>
diperlukan riset lebih lanjut utk memastikan apa yg menyebabkan babi diharamkan untuk dikonsumsi. tapi yg pasti jika allah swt sudah menyebutkan dengan jelas, umat manusia wajib taat. soalnya ya itu tadi, pengetahuan manusia tuh terbatas.
soal kenapa babi diciptakan oleh tuhan, ya pasti ada manfaatnya walo tu hewan kayaknya 'hina' banget ya?! hehehe... bisa jadi ke depannya ni hewan dipake sebagai hewan uji utk bidang2 hayati karena kesamaan struktur dna dgn manusia. tapi bagi umat muslim, bisa dipastikan bahwa substansi yg diproduksi oleh tubuh babi ngga akan pernah dipake.

well, sekian dulu dari saya. saya cuma mw ngasih opini dari sudut pandang yg jernih aja kok, g mw nambah perdebatan. bagi yg memaang mengkonsumsi daging babi yg baca tulisan ini, moga tulisan ini dapat menjadi bahan masukan ato pertimbangan.

say peace to everyone by not pushing in any judgement.
 
  no name   Senin, 7 September 2009 @ 13:51 WIB    (Reply)
mari sama2 kita lihat kebenaran, saya setuju kalau babi itu kotor, tapi bagaimana dengan orang2 yang suka makan daging anjing, kelelawar, ataupun tupai? jika memang haram, untuk apa tuhan menciptakan babi? kalau begitu, lebih baik di musnahkan saja bukan? lalu untuk apa babi ada di dunia ini? nah...di sini saya cuma ingin bertukar pikiran dengan anda yang muslim (karna memang saya nonmuslim).
  egia   Rabu, 16 September 2009 @ 18:12 WIB
kadang2 loe kayak babi juga
  bajak   Rabu, 14 Oktober 2009 @ 01:18 WIB
babi juga masih ada gunanya loo... sebagian besar untuk transplantasi organ bagi yang membutuhkannya, dikarenakan struktur dna babi yang hampir mirip dengan manusia.

sumber: ada banyak, try googling

babi haram untuk dimakan tapi untuk alasan medis (jika gak ada alternatif lain) mungkin dapat dimaklumi.
 
 
  key   Jumat, 2 Oktober 2009 @ 16:39 WIB    (Reply)
struktur gen babi itu mirip dengan struktur gen manusia? mirip bukan berarti sama. dalam ilmu genetik, kalo mirip tapi urutannya beda, hasilnya bisa beda 180'. lo ngaco ya? ga pake otak.
 
  kenali dan kunjungi objek wisata di pandeglang   Jumat, 30 Oktober 2009 @ 10:42 WIB    (Reply)
makasih infonya, bagus banget. copy paste ke hardisk ya mas
 
  ari   Kamis, 5 November 2009 @ 19:50 WIB    (Reply)
babi memang aku aja jijik liatnya
 
  kenali dan kunjungi objek wisata di pandeglang    Jumat, 6 November 2009 @ 03:39 WIB    (Reply)
sip..penjelasannya lengkap nih..makasih kang..
  sita   Jumat, 6 November 2009 @ 12:23 WIB
oo jadi begitu ya,,,,,
kenapa jadi pada enggak nangkep seh intinya....
intinya itu babi diciptakan untuk bukan sebagai makanan dan melainkan sebagai pembersih dari apapun.... buktinya dia memakan apapun yg ada sampai kotorannya pun dimakan. dan dia dapat digunakan sebagai hewan ternak untuk membersihkan sampah2 organik ataupun mungkin juga non organik.
kayanya patut dicoba untuk pembersih non organik..
apa lagi di era sekarang ini
 
 
  edo   Jumat, 13 November 2009 @ 17:21 WIB    (Reply)
disitu sdh jelas kl babi itu haram yesus babi untuk persembahan jd itu fungsinya babi bs untuk persembahan bisa untuk makan sampah tadi dan neneku pemakan babi kelakuanya kayak babi juga
  santai   Selasa, 24 November 2009 @ 16:26 WIB
hahaha.qm tau g, agama ap sebelum abad ke 7masehi di arab?, qm tau g ap patung2 yang di musnahkan di mekah pad abad ke7 tujuh..? tau g apa arti bulan dan bintang di atas mesjid..? dan apkah agam yang di anutn orang tua muhamad..? dan apakah ada yang tau apa penyakit yang di derita muhamad waktu dia muda. dan tau g apa alasan mengapa alquran g bsa di terjemahkan..? jawab dulu baru di perdebatkan daging babi.... kta mulai dari awal
 
 
  cowoneraka   Kamis, 26 November 2009 @ 17:19 WIB    (Reply)
1. kalau menurut agama kristen dan islam memang babi itu haram, tapi lebih haram lagi ucapan yang keluar dari mulut kita yg mencemoohkan orang lain, bukan yang masuk ke dalam mulut.
2. mengenai babi yang makan kotoran memang sama seperti ikan lele, mungkin penjelasannya bisa diterangkan secara ilmiah kenapa makanan yang masuk ke dua hewan tersebut tidak lagi membahayakan tubuhnya dan mungkin orang2 yg makan babi atau makan ikan lele. semoga ada dokter yg bisa menjelaskan. dalam alkitab dan alquran tidak dijelaskan rokok, alkohol, fastfood, zat dari knalpot, itu berbahaya bagi manusia karena memang saat itu belum ada itu semua, tapi yg jelas diharuskan manusia memelihara tubuhnya jasmani dan rohani.
3. allah menciptakan manusia dan hewan, manusia diciptakan serupa dan sehakekat dengannya, tapi babi jelas tidak sama. tidaklah mungkin gen babi sama dgn gen manusia, siapa yg membuat teori itu? menenai nama2 hewan seperti orangutan, itukan hanya nama kenapa ikan dinamakan ikan atau fish, singa dinamakan singa atau lion? itu hanya masalah bahasa manusia yg tidak sama saat kehancuran menara babel. babi ada kok lehernya cuma karena gemuk aja jadi kelihatannya kepala langsung badan. perbedaan daging babi dan sapi jelas sekali dari warna, rasa, lemaknya, baunya, jadi ga perlu tes laboratorium sdh jelas perbedaannya.
4. mengenai hari pembalasan itu tergantung menurut kepercayaan yg dianut masing2 orang. agama mana yg mengajarkan kekerasan atau menjelek2kan agama lain? apalagi memaksakan yg paling benar? belum tentu kita yg sdh sering beribadah pasti masuk sorga.. ingatlah itu!
  risp   Sabtu, 29 Mei 2010 @ 16:04 WIB
hidup sby plin plan dan tidak tegas.
 
 
  rynn   Senin, 30 November 2009 @ 00:14 WIB    (Reply)
bintg itu mmg haram doe .

saia stuju dis artcle .
 
  rynn   Senin, 30 November 2009 @ 00:16 WIB    (Reply)
saia stuju ngn cowoneraka .
 
  m for muslim   Senin, 30 November 2009 @ 18:26 WIB    (Reply)
miss itu botol = bodoh dan tolol...
dy tuh tersinggung klo ras'a(babi) itu disinggung. krn dy sndr babi... dy jg sbnr'a sering makan2an kotor. terbukti dr kata2'a yg kotor...
hahahaha!!!!!!!!!!!!
  riski   Sabtu, 28 Agustus 2010 @ 17:30 WIB
sok tau bnget sih lo
mnusia ataupun nabi tidak ada yang berhak mencelah ciptaan allah
klo babi di haramkan berarti kmu mengharamkan ciptaan-nya.
allah tidak mungkin menciptakan sesuatu yang tidak baek.tinggal bgmana cara qta menggunakannya.
 
 
  gogo   Jumat, 4 Desember 2009 @ 20:49 WIB    (Reply)
ahh klen orang kristen banyak makan babi ya kan....


  walah   Sabtu, 5 Desember 2009 @ 14:18 WIB
nah kalo vaksin meningitis itu trus gimana?. kan dalam vaksin itu ada kandungan babinya juga. bahkan pemerintah arab saudi mewajibkan bahwa setiap calon jemaah haji harus divaksin meningitis dulu sebelum berangkat haji. ini cuplikannya
1. http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/06/17/16004473/menkes.vaksin.meningitis.wewenang.mui

2.
http://www.republika.co.id/berita/46193/enzim_babi_di_vaksin_meningitis_haji

3.
http://www.antaranews.com/berita/1240784249/menag-minta-menkes-selesaikan-vaksin-meningitis-mengandung-babi

4.
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/mui-vaksin-meningitis-haram.htm

diantara itu semua menurut saya, setiap mahkluk diciptakan dengan tujuannya masing-masing. tidak seorang manusiapun bisa mengharamkan atau menghalalkan apa yang telah tuhan ciptakan. halal dan haram akan muncul apabila manusia sudah menyalahgunakan tujuan dari terciptanya masing2 mahluk tersebut.
kalaupun tidak ada tujuannya kenapa babi harus ada, kenapa kok dulu tuhan itu menciptakan babi, kalau tidak ada manfaatnya sama sekali.
aneh....
  hessa   Minggu, 4 April 2010 @ 15:05 WIB
afwan nih,, bukan manusia yang mengharamkan babi,,
tapi di al-quran juga udah di tulis, al-quran itu kan firman allah, jadi bukan manusia yang sok tau, tapi manusia berusaha mencari tau kenapa diharamkan,, dan ternyata terbukti secara ilmiah..
 
 
  zzzz   Minggu, 6 Desember 2009 @ 09:39 WIB    (Reply)
thx info.... *yg ngomen neyh artikel ngeri2,iiaa kta2nya
 
  pencinta damai   Minggu, 6 Desember 2009 @ 21:05 WIB    (Reply)
kalo ada pembangkit listrik biogas tenaga babi, apakah listriknya haram?

sudahlah,,kalo ngomongin agama masing-masing, ga akan ada habisnya...tiap agama semuanya benar...
kapan itu hari pembalasan?tuhan maha pengampun dan maha penyayang,tidak mungkin ada pembalasan, kecuali diingatkan bung!ingat itu,,
  lucifer   Senin, 14 Desember 2009 @ 14:04 WIB
betul, haleluya!!!
  hessa   Minggu, 4 April 2010 @ 15:09 WIB
gak setuju..
 
 
  lucifer   Senin, 14 Desember 2009 @ 14:00 WIB    (Reply)
apa yang kamu makan dan minum, tidak masalah...

yg penting perbuatan qm..
 
  welly   Senin, 4 January 2010 @ 15:40 WIB    (Reply)
patatmu nteh.
melalasa ceritam............
engko nge babi tddmu.!!!!!!!!!!!
  anymous   Senin, 1 February 2010 @ 21:29 WIB
liat aja tuh tingkah fpi ama fbr ato mui? mereka ga makan babi tapi sikapnya kek gt? sama aja. dasar norak. makan apa aja sama aja, yg penting tindakannya!
 
 
  ali makrus   Sabtu, 13 February 2010 @ 11:50 WIB    (Reply)
susah jadi manusia... orang arab ja senang makan babi tapi orang indonesia tidak makan malah mengharamkan babi...
emang islam datang dari indonesia ke arab ea... berarti orang arab harus belajar dari indonesia ea heheheheheh wkwkwkwkwk
 
  muhamadh....   Minggu, 14 February 2010 @ 07:51 WIB    (Reply)
kenapa kagak nongol lagi dah ter bukti to? aku jah dah masuk katolik........... maaf g murtad........... tapi dah bosan ma fanatik...
  kang iwan   Selasa, 2 Maret 2010 @ 21:13 WIB
isi komentar kamu di sini!

ya memang orang yang suka makan babi harus nya bersukur. orang islam gak makan babi, kalao makan
juga nanti gak kebagian he. he.......javascript:show_layer('smile')
  kang iwan   Selasa, 2 Maret 2010 @ 21:15 WIB
isi komentar kamu di sini!

ya memang orang yang suka makan babi harus nya bersukur. orang islam gak makan babi, kalao makan
juga nanti gak kebagian he. he.......javascript:show_layer('smile')
  tyo   Rabu, 31 Maret 2010 @ 18:13 WIB
astaga, kenapa jd pada saling menghujat & menghina ? gak perlu spt itu deh. bagi yg keyakinannya tdk mengharamkan babi, silahkan anda mengkonsumsinya. bagi yg keyakinannya mengharamkan babi (islam & yahudi), silahkan tdk mengkonsumsinya.
agamamu adalah agamamu, agamku adalah agamaku, tidak ada paksaan dalam beragama (termasuk berkeyakinan). intinya : kalau memang masih mau disebut manusia, gk perlu menghujat org yg berbeda keyakinan, silahkan jalankan ajarannya masing2. hujatan & hinaan hanya menimbulkan permusuhan, gk ada manfaatnya.
kalo mau diskusi, silahkan diskusi yg menonjolkan kemanfaatan. jangan membuat perbedaan menjadi pemicu perseteruan. tuhan sendiri memang menciptakan alam semesta dgn berbagai perbedaan. kita manusia harus bijaksana menjalani berbagai perbedaan itu.
mohon maaf bila ada salah2 kata.
 
 
  sharing ilmu   Kamis, 4 Maret 2010 @ 18:30 WIB    (Reply)
gak tau kenapa saya kok kl ngeliat fisik nya babi aja sudah illfeel ata jijik apa lg kl memakannya...
iaa mungkin menurut mereka yg sering mengonsumsi daging babi berkata enak tetapi saya gak ada rasa penasarannya pgn nyoba buat makan daging babi dan jgn sampe deh kl bisa..
 
  minggu   Sabtu, 3 April 2010 @ 18:07 WIB    (Reply)
jangan munafik lho semuanya..... babi itu haram tapi orang yang tidur atau slingkuh ama yang makan daging babi pasti halal ya....
tu lihat cewek islam banyak nyari bule2 yg makan babi halal tu.... omong kosong smuanya...
  hessa   Minggu, 4 April 2010 @ 15:08 WIB
jangan ngerasa lebih baik dari mereka..
 
 
  cang ink tawang   Selasa, 6 April 2010 @ 19:16 WIB    (Reply)
waduh... cang ink tawang.... jeg damai gen... gitu ja kok direpotin... .... pokoknya benar ato nga... hanya tyme yg tau... engken nah.... jeg setuju gen..... inggih rarisang,, titiang mepamit....
 
  komeng   Senin, 3 Mei 2010 @ 11:47 WIB    (Reply)
babi loo..........loo..........pada
 
  murdi waluyo   Rabu, 1 September 2010 @ 13:24 WIB    (Reply)
bolehlah....berpedoman pada apapun tentang binatang termasuk babi.......tapi jangan sampai menganaktirikan dan menghina binatang tersebut...apapun alasannya ,,,
karena mereka juga ciptaan allah...(open mine)
 
 
Kembali Ke Atas
     
 
 
Hidup(ku) diwarnai musik, tak terbayangkan bagiku jika dunia tanpa alunan musik. www.demolagu.com
 
 
PROFILE
BUKU TAMU
 
     
 
BLOG  [v]
nggak pake judul
jatuh cinta
bosan ngeblog, mengapa ?
fenomena dukun cilik
hobi nyleneh
Arsip Blog
 
 
CARI BLOG
 
     
 
PENGUNJUNG  [v]
» onghendry
» bocahbogeg
» stufen_edu
» lovely_12
» indian
Total: 176
 
     
 
KOMENTAR  [v]
» bolehlah....berpedoma...
» babi loo..........loo...
» waduh... cang ink taw...
» jangan munafik lho se...
» gak tau kenapa saya k...
 
  RSS Komentar Blog  

RSS Blog
Created:
Senin, 4 Agustus 2008 @ 10:46 WIB
   
         
    Copyright © 2004, PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI