| |
|
|
I’m okay by myself
Minggu, 7 Oktober 2007 @ 19:53 WIB - Diari
Kurasa setiap orang pernah punya dua jenis teman seperti ini. Yang pertama teman yang saat kamu bilang kamu tidak apa-apa, duluan saja, masih ada hal yang harus kukerjakan di sini dan ia pergi. Yang satu lagi, tetap ngotot walau kamu bilang tidak apa kalau mereka tidak menunggumu. Kalau kamu lebih suka yang mana? Kalau aku disuruh memilih aku suka dua-duanya. Yang membuatku kagum adalah tipe yang kedua karena mereka dibilangin nggak apa-apa juga bahkan untuk duluan atau kita pulang sendiri saja nggak boleh. Pokoknya mereka mau nemanin atau nungguin. Orang-orang seperti mereka pasti bahagia sekali karena mereka begitu jujur tidak merasa bahwa mereka tidak apa-apa tanpa orang lain. Mereka juga beruntung sekali karena mereka bisa begitu karena teman-teman yang mereka punyai juga begitu selama ini makanya mereka jadi orang yang seperti itu juga. Kurasa mungkin itulah yang namanya teman sejati. Yang pertama mungkin sudah biasa ya? kadang ada baiknya juga karena kadang orang ingin dibiarkan sendiri saja. Tapi kesannya tidak perduli ya. Tergantung sih sama orangnya dan pemakaiannya. Aku tidak pernah berhenti konflik di antara keduanya. Aku memang selalu melakukan apa yang aku bisa sendirian dan aku sungguh-sungguh merasa tidak apa-apa melakukannya by myself. Hanya saja terus terang saja tentu saja akan lebih menyenangkan kalau ada orang lain yang menemani. Hanya menemani. Itu terasa menyenangkan
|
Disarankan: 0
|
|
Created on:
Selasa, 4 September 2007 @ 13:35 WIB |
|
|