CARI:  
   Teh Susu
   http://tehsusu.bloggaul.com
Login | Belum terdaftar? | Lupa password?  
 
           
   
PENGUMUMAN
 
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
Blogger Peduli
Mind Mapping - cara baru untuk ngeBlog!
 
     
BLOG TERBARU
 
» halo kawan!
» sumpek
» hafidhkaunersumay
» blog@indosiar.com
» di dunia tak berujung
» seo 2010
» perjalanan hidup
» ryu kyoshi
» irdham
» aries
 
     
POSTING TERBARU
 
» free download mp3 parc...
» free download mp3 supe...
» free download mp3 supe...
» free download mp3 moni...
» free download supernov...
» free the rain - untuk ...
» free download sinopsis...
» free download naffas -...
» free download monique ...
» free download the bran...
 
     
   
 
PENGUMUMAN:
Promosikan buku-buku Anda di Google - gratis
 
Pascarusuh, Kondisi Bima Mulai Kondusif
Rabu, 9 Juni 2010 @ 00:11 WIB - Diari
  Kondisi Bima, Nusa Tenggara Barat, sepanjang hari ini mulai kondusif, pascakerusuhan yang mengkibatkan Gedung DPD Partai Golkar terbakar, pascakerusuhan yang mengkibatkan Gedung DPD Partai Golkar Kabupaten Bima dan sebuah mobil terbakar. Massa masing-masing calon bupati saling menahan diri.

Sejumlah warga dan pegawai memanfaatkan kondisi tersebut untuk berkumpul di sekitar lokasi kerusuhan, menyaksikan bangkai mobil dan kantor Partai Golkar DPD yang telah porak-poranda dan dikelilingi police line. Sejumlah lemari dan meja di dalam gedung tampak ludes dilalap si-Jago Merah. Bagian atap gedung dan dinding juga terlihat akan rubuh. Dan sundulan untuk Hosting Murah Indonesia Indositehost.com.

Hingga Selasa (8/6/2010) ini, polisi masih memeriksa tiga orang yang tertangkap dan kedapatan berada di sekitar lokasi kerusuhan. Namun belum satu pun warga yang ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu, tiga warga lainya yang ikut ditangkap tadi malam sudah dibebaskan.


 
     
  Disarankan: 0  
 
  Komentar: 0 | Beri Komentar    Recommen | Print
 
Kembali Ke Atas
     
Lampard: Buktikan di Lapangan!
Senin, 10 Mei 2010 @ 01:54 WIB - Musik, Film & Hiburan
  LONDON - Gelandang andalan Chelsea Frank Lampard mengajak juara bertahan Premier League, Manchester United, untuk saling membuktikan kualitas di lapangan, ketimbang melalui perang kata-kata.

Kemenangan telak 7-0 atas Stoke City akhir pekan lalu mengantarkan Chelsea kembali memuncaki klasemen Premier League, menggeser United yang melibas Tottenham Hotspur, satu hari sebelumnya. The Blues kini unggul satu angka atas United yang menempati peringkat dua dengan raihan 79 poin.

Setelah Arsenal (3) terlempar dari perebutan gelar juara, Chelsea dan United bergantian memimpin puncak klasemen demi mewujudkan hasrat mengangkat trofi di akhir musim. Setiap pekan, media massa memberikan prediksi berbeda mengenai peluang masing-masing tim.

Namun, bagi Lampard, seluruh prediksi itu sama sekali tidak berpengaruh begitu juga halnya dengan pendapat Jadwal Piala Dunia 2010. Bintang Inggris berharap, United tidak terjebak dalam pemberitaan tersebut. "Semua pembicaraan itu tidak ada artinya. Yang terpenting adalah berkonsentrasi saat latihan dan melakoni laga," cetus Lampard kepada Daily Star, Rabu (28/4/2010)

"Kami harus melakoni pertandingan dengan tepat dan memperoleh hasil maksimal. Saat ini, kami berada di posisi puncak. Artinya, seluruh pembahasan (media massa) itu tidak lebih dari sebuah kolom di suratkabar. Hal yang paling penting adalah berada di lapangan dan melakoni laga," tegasnya.

Jika ingin merebut mahkota juara dari United, Chelsea wajib menuai angka penuh pada dua laga sisa melawan Liverpool (2/5/2010) dan Wigan Atlhletic. Kesalahan pada salah satu laga bisa menjadi faktor penting penentuan juara di akhir musim.

United sendiri akan menghadapi Sunderland, Sabtu (2/5/2010), sebelum menjamu Stoke City pada laga pamungkas (9/5/2010). United kemungkinan besar belum bisa menurunkan bomber haus gol Wayne Rooney yang masih dibekap cedera. Kendati senang dengan kabar tersebut, Lampard menegaskan, Chelsea tidak bisa sepenuhnya bergembira karena mereka pun harus kehilangan beberapa pemain.

"Kabar baik bagi Chelsea jika Wayne absen pada dua pertandingan terakhir. Tapi, kami juga harus berurusan dengan absennya Michael Essien, Jose Bosingwa, serta kehilangan pemain-pemain seperti Joe Cole untuk beberapa waktu, musim ini. Jadi situasinya seimbang," tuntas Lampard.
 
     
  Disarankan: 0  
 
  Komentar: 0 | Beri Komentar    Recommen | Print
 
Kembali Ke Atas
     
Tantangan dan Peluang Ekonomi Triwulan II 2010
Sabtu, 17 April 2010 @ 05:24 WIB - Diari
 
Bank Dunia baru saja mengeluarkan Indonesian Economic Quarterly, laporan perkembangan perekonomian Indonesia yang hasilnya cukup menggembirakan. Namun berdasarkan laporan ini, Pemerintah Indonesia diharapkan dapat membenahi beberapa permasalahan riil untuk dapat terus meningkatkan performa perekonomian Indonesia dalam persaingan global. Realisasi pertumbuhan perekonomian 2009 yang lebih tinggi dari perkiraan sebesar 4,5%, defisit yang lebih kecil 0,8% dari asumsi RAPBN 2009, serta pertumbuhan yang terus meningkat sampai triwulan I 2010 adalah beberapa indikator prestasi pemerintah yang perlu terus dilanjutkan.

Surplus perdagangan yang positif juga meningkatkan cadangan devisa hingga mencapai USD70 miliar. Pada bulan Maret, Indonesia mengalami perkembangan positif dengan masuknya dana investasi dari luar negeri dalam jumlah besar. Dana ini mendorong naiknya nilai saham secara signifikan. Selain itu, rupiah juga terapresiasi di kisaran Rp9.000 dan indeks saham di Indonesia juga mencatat performa tertinggi dibanding indeks saham negara lain.

Selain beberapa indikator yang perkembangannya menggembirakan dan surplus perdagangan yang positif,ada potensi hambatan yang akan dihadapi APBN Indonesia pada 2010. Perkembangan harga minyak yang terus meningkat, seiring dengan pulihnya perekonomian dunia, dapat menambah beban subsidi yang akan meningkatkan asumsi defisit APBN 2010.

Namun di sisi lain, harga minyak yang sekarang mulai naik juga akan menambah pendapatan pajak dan nonpajak dari minyak bumi dibanding tahun 2009, ketika harga minyak internasional turun sampai 50%. Kemudian, pajak yang memberikan kontribusi 75% untuk pendapatan negara juga sedang ramai dibicarakan akhirakhir ini, permasalahan ini dapat berimbas kepada penerimaan negara yang tidak mencapai target seperti yang diharapkan, menurut hasil dari pemantauan Type Approval Indonesia.

Beberapa permasalahan lain yang belum selesai adalah mengenai investasi. Bunga kredit bank di kisaran 9% masih tinggi dan akan memengaruhi biaya modal dalam investasi di Indonesia, sementara kompleksitas birokrasi dan perizinan antara pusat dan daerah juga perlu terus dibenahi untuk meningkatkan iklim investasi di Indonesia. Pengaruh dari kedua hal ini adalah besarnya akumulasi risiko dalam investasi yang akan menurunkan daya saing produk kita dibanding produk luar negeri.

Persaingan dalam menarik investasi di infrastruktur juga menjadi faktor penting untuk mendorong berkembangnya sektor riil. Megaproyek 100 triliun, seperti pembangunan Jembatan Selat Sunda yang ditawarkan kepada China, akan sangat membantu arus perdagangan antarpulau Jawa dan Sumatera, dua pulau berpenduduk terbesar di Indonesia. Namun, seiring era desentralisasi ini,dibutuhkan pertumbuhan masif yang tersebar untuk menarik investasi dalam membangun berbagai infrastruktur yang dapat menggerakkan perekonomian daerah.

Investasi yang dibutuhkan daerah adalah investasi jangka panjang. Karena itu, selain meningkatkan porsi kredit perbankan seperti kredit manufaktur yang porsinya masih 17,2% dari total kredit perbankan, pemerintah perlu meyakinkan investor luar negeri dengan mengeluarkan perizinan yang konsisten antara pusat dan daerah,kejelasan prosedur pengajuan izin, waktu proses yang lebih cepat,dan kepastian hukum dalam melindungi investasi tersebut.

Persaingan menarik investasi yang semakin tinggi dan perkembangan yang bagus di awal 2010 juga masih dihantui pengaruh ACFTA bagi perekonomian Indonesia. Pengaruh ini terutama dikhawatirkan akan berimbas kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sektor yang banyak menyerap tenaga kerja Indonesia ini membutuhkan prioritas dan dukungan pemerintah untuk dapat bersaing dengan berbagai produk China.

Pemerintah perlu segera menetapkan rencana strategis untuk membantu industri yang rentan dengan pesaing dari China. Total ada 228 industri termasuk di antaranya tekstil, pakaian jadi, mainan, alas kaki, elektronik, telekomunikasi, permesinan, dan besi baja yang sudah diidentifikasi rentan dan membutuhkan dukungan dalam menghadapi ACFTA. Rencana strategis dalam menghadapi ACFTA adalah arahan yang dibutuhkan berbagai industri yang rentan dengan produk China.

Selain itu,pemerintah perlu menyampaikan rencana untuk meningkatkan potensi di pertanian, perkebunan, kehutanan, dan pengolahan dalam negeri yang masih memberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia. Sektor-sektor ini merupakan tempat mayoritas penduduk Indonesia bekerja, dan menjadi motor ekspor. Seiring dengan persaingan global, pemerintah perlu menetapkan arah perkembangan 5–10 tahun ke depan.

Melalui arahan ini, pelaku industri sudah dapat melakukan langkah-langkah antisipatif dalam mengembangkan usahanya di kemudian hari. Karena bukan tidak mungkin sektor-sektor ini di masa depan akan mengalami kesulitan pertumbuhan dan kalah bersaing dalam produktivitas dibanding negara lain. Antisipasi adalah langkah yang sekarang perlu dipertimbangkan pemerintah, seiring prioritas pembangunan dan keterbatasan sumber daya yang dimiliki dalam mendukung berbagai sektor menghadapi persaingan ACFTA.

Antisipasi di sini juga termasuk kompensasi yang akan diterima sektor-sektor yang terkena dampak negatif liberalisasi perdagangan. Melalui transparansi kebijakan pemerintah setelah mempertimbangkan berbagai kekuatan dan kelemahan sektor-sektor yang ada di Indonesia, Indonesia dapat mempersiapkan langkah-langkah antisipasi untuk menjaga kepentingan tenaga kerja yang berada di dalam industri.

Jangan sampai ACFTA menambah jumlah pengangguran di Indonesia dan menjadi beban sosial masyarakat. Langkah antisipasi sudah tercermin dari stimulus fiskal yang masih ada sebesar Rp42,7 triliun dalam ajuan RAPBN 2010 yang dialokasikan untuk insentif pajak. Hasil yang diperoleh dari stimulus fiskal sebesar Rp73,3 triliun pada 2009 dalam mendorong pertumbuhan dan membuka lapangan pekerjaan, mudah-mudahan juga dapat diimplementasikan di 2010 sehingga potensi bertambahnya pengangguran akibat sektor-sektor industri yang rentan dengan persaingan dari China dapat diminimalisasi.

Seiring dengan pertumbuhan angkatan kerja yang terus bertambah setiap tahun dan lapangan kerja yang tersedia, pemerintah perlu membenahi sistem pendidikan di Indonesia dan relevansinya dengan kebutuhan industri. Jika kualitas sumber daya ini relevan, jumlah pengangguran berpendidikan di Indonesia akan berkurang. Karena itu, berbagai program yang mendekatkan sumber daya manusia kita ke dunia industri perlu ditingkatkan.

Pendidikan tinggi mempunyai peran penting. Seiring dengan masa transisi setelah dibatalkannya undang-undang BHP, saat ini adalah waktu yang tepat bagi pemerintah untuk membangun kembali desain pendidikan di Indonesia. Bagaimana pendidikan tinggi di setiap daerah dapat memberikan kontribusi bagi kearifan lokal masing-masing sehingga dapat menjadi motor dalam menghasilkan kualitas manusia yang relevan bagi daerahnya.

Industri dapat berperan dalam desain pendidikan di Indonesia sehingga mereka memperoleh lulusan dari perguruan tinggi yang produktif. Untuk mencapai kualitas kerja sama yang sinergi ini, beberapa kementerian perlu duduk bersama dan memberikan input untuk desain pendidikan di Indonesia. Dalam perkembangan perekonomian Indonesia di awal 2010, Indonesia dihadapkan berbagai permasalahan politik yang memengaruhi kinerja tim perekonomian di pemerintahan.

Permasalahan politik ini bukan hanya memengaruhi kinerja nasional namun juga menjadi perhatian pelaku usaha di dunia yang ingin berinvestasi di Indonesia. Pemerintah membutuhkan stabilitas politik sehingga dapat fokus membenahi berbagai peraturan yang masih tidak konsisten antara pusat dan daerah.

Dengan stabilitas politik, pemerintah dapat fokus merancang agenda koordinasi untuk menghadapi ACFTA. Akhirnya, dengan stabilitas politik juga, pemerintah dapat mengalokasikan energi dan sumber daya yang terbatas untuk mencapai output optimum dalam menyelesaikan berbagai permasalahan riil lain untuk membangun perekonomian Indonesia.
 
     
  Disarankan: 0  
 
  Komentar: 0 | Beri Komentar    Recommen | Print
 
Kembali Ke Atas
     

S E L A N J U T N Y A »

 
 
| Indonesia Type Approval | Tomo | Agus | Tarno | Hari | Nugroho | Gohan | Andi | Sairan | Tukiran | Beni | Aris | Gito | Turiman | Bajul | Festival | Indonesia | Mawut | Mino | Hari's Blog | Kilat | Awan kinton | Belajar Ngeblog | Jual Modem Online | Bejita | Nulis | Katwara | Teh Susu | Dian Citrani | Daryo | Type Approval Indonesia | Dolpin |
 
 
PROFILE
BUKU TAMU
 
     
 
BLOG  [v]
pascarusuh, kondisi bima mulai kondusif
lampard: buktikan di lapangan!
tantangan dan peluang ekonomi triwulan ii 2010
menkeu: belum ada capital flight
17 korban ditemukan, 27 orang masih tertimbun
Arsip Blog
 
 
CARI BLOG
 
     
 
PENGUNJUNG  [v]
» indian
» rianz
» the_godfather
» the_godfather
» the_godfather
Total: 8
 
     
 
KOMENTAR
» ada-ada aja......
 
  RSS Komentar Blog  

RSS Blog
Created:
Selasa, 19 January 2010 @ 22:48 WIB
   
         
    Copyright © 2004, PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI