| |
|
|
|
 |
Anjing Dicat Menjadi Panda dan Macan
|
 |
 |
Rabu, 9 Juni 2010 @ 00:43 WIB - Diari |
 |
| |
Para pemilik hewan ini mengecat anjing milik mereka agar terlihat mirip dengan hewan lain seperti panda dan macan. Ini terjadi dalam acara yang digelar di China. Gambar-gambar yang diambil dalam acara pengecatan anjing do Zhengzhou, wilayah timur China, menunjukkan kerumunan orang mencoba mengambil gambar yang tidak biasa ini. Dan sundulan untuk Hosting Murah Indonesia Indositehost.com.
Dalam sebuah gambar yang diambil terlihat seekor anjing dibuat mirip dengan macan. Sementara gambar lainnya, seekor anjing gemuk dicat hingga menyerupai panda kecil. Seperti dikutip Telegraph, Selasa (8/6/20100).
China dikenal dengan acara yang tidak lazim, acara yang baru-baru ini digelar merupakan pengecatan anjing agar menyerupai hewan lain saat pertunjukan anjing digelar.
Meskipun waktu dan usaha yang dikeluarkan untuk merubah hewan-hewan ini sangat keras, tapi masih belum diketahui bagaimana perasaan dari anjing ini ketika dia dirubah menjadi spesies lain.
|
|
| |
|
|
| |
Disarankan: 0
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| Kembali Ke Atas |
| |
|
|
 |
Bantu Perokok Lepas dari Jeratan Nikotin
|
 |
 |
Senin, 31 Mei 2010 @ 22:20 WIB - Musik, Film & Hiburan |
 |
| |
AKIBAT kronik paling gawat dari penggunaan nikotin adalah ketergantungan. Sekali seseorang menjadi perokok, maka sulit baginya mengakhiri kebiasaan itu, baik secara fisik maupun psikologis. Hal tersebut karena sifat adiktifnya-membuat seseorang menjadi ketagihan-rokok dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM IV) dikelompokkan menjadi nicotine related disorders. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggolongkannya sebagai bentuk ketagihan. Menurut Belajar HTML Proses farmakologis dan perilaku yang menentukan ketagihan tembakau sama dengan proses yang menimbulkan ketagihan pada obat, seperti heroin dan kokain.
“Kita lihat ketergantungan dari merokok itu multidimensi. Lebih berat dari kita pakai kokain. Biasanya merokok dumulai dari remaja,” ujar Dr Tribowo T Ginting SpKJ, dokter spesialis Kedokteran Jiwa dalam acara peluncuran kampanye Break Free dengan tema “Semangat Bebaskan Diri dari Jeratan Adiksi Nikotin” di The Cone, FX Lifestyle X’nter, Jakarta, Rabu (26/5/2010).
Dalam sebatang rokok, terdapat kandungan tidak kurang dari 4.000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri atas komponen gas (85 persen) dan partikel (15 persen). Komponen gas asap rokok adalah karbon monoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Adapun partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol.
Lantas, apa yang menyebabkan para perokok sulit berhenti? Ternyata, nikotin biang keladinya!
“Kadar nikotin rokok kita lebih bagus dibandingkan dengan rokok-rokok di Eropa. Nikotin menghasilkan dopamin. Dopamin akan memengaruhi endorfin yang akan menimbulkan rasa senang, seperti morfin yang secara alami ada di dalam tubuh. Begitu nikotinnya turun, maka pemberian dosis biasa tidak nikmat, maka para perokok itu lebih banyak menghisap lagi,” terang Dr Tribowo.
Apakah perokok bisa melepaskan diri dari jeratan nikotin? “Modal awal dari diri sendiri, motivasi, niat, komitmen. Kalau dalam difisi adiksi dalam kedokteran jiwa. Ada tahapan-tahapan perubahan perilaku, Jika orang pengen berhenti, kita lihat dulu dari pracontemplation, itu belum sadar, belum sukarela. Pada saat dia mulai goyah, masuk ke dalam tahap contemplation,” jelas Dr Tribowo.
Sedangkan bagi artis Irianti Erningpraja yang didaulat PT Pfizer Indonesia menjadi salah satu nara sumber dalam acara peluncuran kampanye Break Free mengatakan, bila perokok ingin berhenti merokok, maka harus berada dalam titik sadar terlebih dahulu.
“Semua hal di dunia ini harus sadar dulu, kekurangan kita apa, kelebihan kita apa. Baru kita cari solusi, makanya supaya ada kesadaran. Dokter Oz yang ada di Oprah membawa paru-paru perokok yang sudah meninggal untuk dilihatkan. Jadi knowing saja tidak cukup. Harus ada kesadaran. Pada saat kita telah terinspirasi, kita bisa punya motivasi,” ungkapnya.
Lantas, bagaimana cara paling mudah membantu para perokok berhenti merokok? “Dukungan dari keluarga, sosial, dan bantuan medis. Ada kecanduan, bisa dikalahkan dengan motivasi yang kuat. Motivasi bisa ditingkatkan. Kita kuatkan mereka, dan buat mereka goyah. Apalagi mereka sudah diberikan informasi bahaya merokok.
Mendukung dengan cara hargai usaha mereka menurut Hosting Murah Indonesia Indositehost.com, selain itu sediakan waktu untuk para perokok yang ingin berhenti jadi mereka merasa ditemani, dan yang terutama jangan menghakimi. Kemudian bila dia bisa berhenti secara bertahap, kita bisa kasih reward,” tutup Dr Tribowo.
|
|
| |
|
|
| |
Disarankan: 0
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| Kembali Ke Atas |
| |
|
|
 |
Pendaftaran Anggota KY Sepi Peminat
|
 |
 |
Sabtu, 29 Mei 2010 @ 16:01 WIB - Musik, Film & Hiburan |
 |
| |
Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Yudisial (Pansel KY) baru menerima tujuh orang pendaftar untuk menduduki jabatan sebagai anggota KY, menurut informasi yang diterima Belajar HTML. Padahal, pembukaan pendaftaran telah dibuka 17 Mei 2010.
Hal ini berbeda dengan pendaftaran calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dibuka sejak 25 Mei di mana saat ini sudah 62 orang telah mendaftarkan diri. Ketua Pansel KY Harkristuti Harkrisnowo beralasan, sepinya pendaftaran untuk calon anggota KY disebabkan kurangnya sosialisasi.
Jadi, sosialisasi selama ini hanya lewat email, perguruan tinggi seluruh Indonesia, serta model jemput bola, kata Harkristuti saat dihubungi harian Seputar Indonesia, kemarin. Sekadar diketahui, Pansel KY membuka pendaftaran hingga 18 Juni 2010. Ketimpangan peminat antara calon pimpinan KY dan KPK dimaklumi oleh Harkrisuti yang juga Dirjen HAM pada Kementerian Hukum dan HAM itu.
Menurut Hosting Murah Indonesia Indositehost.com, jabatan pimpinan KPK diminati karena peran dan tugas KPK lebih berat dan menantang sekaligus dipandang sebagai jabatan strategis dalam hal pemberantasan korupsi. Saya tidak tahu, KY tidak sengetop KPK, terangnya. Pakar Hukum Pidana dari Universitas Indonesia ini meyakini, ke depan tugas dan tanggung jawab KY akan semakin berat sehingga patut diperhitungkan kewenangannya sebagai lembaga negara yang konsen melakukan pengawasan hakim.
Sekarang ini KY sudah dilirik oleh publik menyangkut kewenanganya sebagai pengawas hakim, ungkap dia. Menyiasati sepinya pendaftar, Pansel KY sudah berupaya melakukan jemput bola dengan mendatangi tokoh-tokoh yang dianggap kompeten dan berintegritas tinggi. Bahkan, Harkristuti mengaku sudah mengantongi 17 nama tokoh yang dinilai layak untuk dicalonkan sebagai Ketua KY mendatang.
Kita sudah kantongi 17 nama. Mereka dianggap layak dan patut menduduki jabatan itu, jelasnya. Sala satu nama yang mencuat dan bakal dicalonkan lagi adalah Ketua KY Busyro Muqoddas. Busyro dipandang memiliki kemampuan, berintegritas tinggi,serta berkomitmen kuat memberantas mafia peradilan. Informasinya sih ya, pansel akan mencalonkan kembali Ketua KY Busyro Muqoddas, terangnya.
Saat disinggung siapa nama-nama tokoh lainnya yang bakal direkomendasikan oleh pansel? Harkristuti tidak bersedia menjawab. Dia hanya menyatakan, tokoh-tokoh yang bakal dijemput bola oleh pansel rata-rata adalah akademisi dan praktisi hukum. Menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia bahwa ketua KY Busyro Muqoddas tidak bersedia menanggapi pernyataan Harkristusi. Saya tidak akan mendaftarkan diri. Tapi kalau ada permintaan, itu hal lain dan akan saya pertimbangkan,”jelasnya.
|
|
| |
|
|
| |
Disarankan: 0
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| Kembali Ke Atas |
| |
|
|
S E L A N J U T N Y A »
|
|
RSS Blog  |
| Created: |
| Minggu, 1 November 2009 @ 00:23 WIB |
|
|
|